Capaian Pembelajaran Matematika Fase E

capaian pembelajaran 4 Okt 2023

Capaian Pembelajaran Matematika Fase E

A. Rasional Mata Pelajaran Matematika

Matematika adalah ilmu pasti yang mengajari tentang belajar dan berpikir logis. Bisa dikatakan, Matematika adalah alat konseptual yang berguna untuk mengonstruksi dan merekonstruksi materi pembelajaran, mengasah, dan melatih kemampuan berpikir manusia untuk menyelesaikan permasalahan.

Dengan mempelajari Matematika, kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, logis, analitis, sistematis, dan kreatif akan semakin meningkat. Kompetensi yang diasah dalam pembelajaran Matematika, yaitu kemampuan untuk memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup. Dengan Matematika, peserta didik juga memahami tentang cara berpikir, bernalar, dan berlogika dengan aktivitas yang dapat membentuk alur berpikir yang berkesinambungan.

B. Tujuan Mata Pelajaran Matematika

Dengan mempelajari Matematika, peserta didik akan dapat:

  1. Memahami materi pembelajaran Matematika yang memuat fakta, konsep pembelajaran, prinsip, operasi, dan relasi matematis dan mampu mengaplikasikannya secara akurat, efisien, dan tepat dalam menyelesaikan masalah;
  2. Menggunakan penalaran untuk melakukan manipulasi matematis dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan suatu pernyataan matematika;
  3. Menyelesaikan masalah sesuai dengan tahap penyelesaiannya;
  4. Mengomunikasikan pernyataan matematika dengan menggunakan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas suatu masalah matematis;
  5. Mengaitkan pembelajaran Matematika yang memuat fakta, konsep pembelajaran, prinsip, operasi, dan relasi matematis pada bidang kehidupan; serta
  6. Menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan.
Capaian Pembelajaran Matematika Fase C
Matematika akan membekali peserta didik tentang bagaimana cara berpikir, bernalar, dan berlogika melalui aktivitas yang dapat membentuk alur berpikir

C. Karakteristik Mata Pelajaran Matematika

Pembelajaran Matematika terdiri dari lima elemen konten dan lima elemen proses. Berikut adalah penjelasannya.

1. Elemen Konten

Dalam pembelajaran Matematika, elemen konten berkaitan dengan pandangan bahwa Matematika adalah materi yang harus dipahami oleh setiap peserta didik. Peserta didik harus memahami pembentukan alur materi pembelajaran Matematika yang berupa fakta, konsep, operasi, dan relasi yang bersifat formal-universal.

2. Elemen Proses

Dalam pembelajaran Matematika, elemen proses ini berkaitan dengan pandangan bahwa Matematika adalah alat konseptual yang berguna untuk mengonstruksi dan merekonstruksi materi pembelajaran Matematika yang membentuk alur berpikir dan alur pemahaman yang mampu mengembangkan kompetensi peserta didik. Bagian dari elemen proses, yaitu:

- Penalaran dan Pembuktian Matematis

Penalaran Matematika berkaitan dengan proses menganalisis sesuatu untuk menyusun serta menyelidiki praduga. Pembuktian matematis ini berkaitan dengan proses membuktikan kebenaran suatu prinsip, rumus, atau teorema tertentu.

- Pemecahan Masalah

Pemecahan masalah matematis berkaitan dengan proses menyelesaikan masalah matematis dengan menerapkan dan mengadaptasi berbagai macam strategi atau rumus yang efektif. Proses pemecahan masalah ini mencakup konstruksi dan rekonstruksi pemahaman matematika melalui pemecahan masalah.

- Komunikasi

Komunikasi matematis berkaitan dengan membentuk alur pemahaman materi pembelajaran Matematika melalui cara mengomunikasikan pemikiran matematis yang menggunakan bahasa matematis yang tepat. Komunikasi matematis ini juga mencakup tentang proses analisis dan evaluasi pemikiran matematis orang lain.

- Representasi Matematis

Reprenstasi matematis berkaitan dengan pembuatan dan penggunaan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk mengomunikasikan suatu model matematika.

- Koneksi Matematis

Koneksi matematis berkaitan dengan proses pengaitan materi pembelajaran Matematika dengan bidang kehidupan.

Elemen

Deskripsi

Bilangan

Bidang kajian Bilangan membahas tentang angka sebagai simbol bilangan, konsep bilangan, operasi hitung bilangan, dan relasi antara berbagai operasi hitung bilangan dalam subelemen representasi visual, sifat urutan, dan operasi 

Aljabar

Bidang kajian Aljabar membahas tentang aljabar non[1]formal dalam bentuk simbol gambar sampai dengan aljabar formal dalam bentuk simbol huruf yang mewakili bilangan tertentu dalam subelemen persamaan dan pertidaksamaan, relasi dan pola bilangan, serta rasio dan proporsi. 

Pengukuran

Bidang kajian Pengukuran membahas tentang besaran- besaran pengukuran, cara mengukur besaran tertentu, dan membuktikan prinsip atau teorema terkait besaran tertentu dalam subelemen pengukuran besaran geometris dan non-geometris. 

Geometri

Bidang kajian Geometri membahas tentang berbagai bentuk bangun datar dan bangun ruang baik dalam kajian Euclides maupun Non-Euclides serta ciri - cirinya dalam subelemen geometri datar dan geometri ruang

Analisis Data dan Peluang

Bidang kajian Analisis Data dan Peluang membahas tentang pengertian data, jenis-jenis data, pengolahan data dalam berbagai bentuk representasi, dan analisis data kuantitatif terkait pemusatan dan penyebaran data serta peluang munculnya suatu data atau kejadian tertentu dalam subelemen data dan representasinya, serta ketidakpastian dan peluang. 

Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Matematika Fase E (Kelas X SMA/MA/Program Paket C)

Di akhir Fase E, peserta didik telah mampu menggeneralisasi sifat-sifat operasi bilangan berpangkat (eksponen), dan menggunakan barisan dan deret dalam bunga tunggal dan bunga majemuk. Peserta didik juga telah mampu menggunakan sistem persamaan linear tiga variabel, sistem pertidaksamaan linear dua variabel, persamaan dan fungsi kuadrat, serta persamaan dan fungsi eksponensial dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Capaian Pembelajaran Matematika Fase D
Pembelajaran Matematika dapat melatih peserta didik dalam memahami pembelajaran Matematika yang berupa fakta, konsep, prinsip, operasi, dan relasi matematis, serta mampu menyelesaikan masalah matematis

Selain itu, pada fase ini peserta didik juga telah mampu menentukan perbandingan trigonometri dan memecahkan suatu permasalahan yang melibatkan segitiga siku-siku. Peserta didik juga telah mampu menginterpretasi dan membandingkan himpunan data berdasarkan distribusi data, menggunakan diagram pencar untuk menyelidiki hubungan data numerin, dan mengevaluasi laporan yang berbasis statistika. Peserta didik mampu untuk menjelaskan peluang dan menentukan frekuensi harapan dari kejadian majemuk, dan konsep dari kejadian yang saling bebas dan saling lepas.

Elemen

Capaian Pembelajaran

Bilangan

Di akhir fase E, peserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat bilangan berpangkat (termasuk bilangan pangkat pecahan). Mereka dapat menerapkan barisan dan deret aritmetika dan geometri, termasuk masalah yang terkait bunga tunggal dan bunga majemuk. 

Aljabar

Di akhir fase E, peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sistem persamaan linear tiga variabel dan sistem pertidaksamaan linear dua variabel. Mereka dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan fungsi kuadrat (termasuk akar imajiner), dan persamaan eksponensial (berbasis sama) dan fungsi eksponensial.

Pengukuran

-

Geometri

Di akhir fase E, peserta didik dapat menyelesaikan permasalahan segitiga siku-siku yang melibatkan perbandingan trigonometri dan aplikasinya. 

Analisis Data dan Peluang

Di akhir fase E, peserta didik dapat merepresentasikan dan menginterpretasi data dengan cara menentukan jangkauan kuartil dan interkuartil. Mereka dapat membuat dan menginterpretasi box plot (box-and[1]whisker plot) dan menggunakannya untuk membandingkan himpunan data. Mereka dapat menggunakan dari box plot, histogram dan dot plot sesuai dengan natur data dan kebutuhan. Mereka dapat menggunakan diagram pencar untuk menyelidiki dan menjelaskan hubungan antara dua variabel numerik (termasuk salah satunya variabel bebas berupa waktu). Mereka dapat mengevaluasi laporan statistika di media berdasarkan tampilan, statistika dan representasi data.

Peserta didik dapat menjelaskan peluang dan menentukan frekuensi harapan dari kejadian majemuk. Mereka menyelidiki konsep dari kejadian saling bebas dan saling lepas, dan menentukan peluangnya.  

Itulah contoh dari Capaian Pembelajaran Matematika Fase E. Semoga bermanfaat!

Agnes Meilina

content writer - content creator - reviewer books

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.