7 Kelebihan Homeschooling

edukasi Agt 28, 2020

Saat anak telah memasuki usia wajibnya mengenyam pendidikan, saatnya orang tua memutuskan secara matang metode yang tepat. Secara umum, anak yang sudah layak sekolah menjalani masa belajar di sekolah formal. Namun ada sebagian orang tua yang lebih memilih homeschooling atau sekolah mandiri untuk anak-anaknya.

Apakah homeschooling itu? Sistem belajar satu ini adalah terobosan kreatif dalam pendidikan yang sudah cukup lama diterapkan di Indonesia dan legal.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 129 tahun 201 memberikan definisi  homeschooling adalah proses pendidikan siswa yang ditempuh di rumah masing-masing dengan diajar sendiri oleh orang tua. Jika tidak mumpuni, mereka mendatangkan  guru privat yang sesuai dengan keilmuan yang dikuasainya. Bila Anda kurang yakin untuk memilih layanan pendidikan mandiri ini, ketahuilah terlebih dahulu kelebihan-kelebihannya.

1. Waktu Belajar Fleksibel

Berbeda dengan sekolah formal yang disetting 6-7 jam pelajaran, sistem belajar homeschooling bisa lebih sedikit. Bahkan saat ini di perkotaan diterapkan full day school untuk sekolah formal. Anak yang sekolah mandiri di rumah dapat menentukan jadwal sendiri sesuai keinginannya. Hal ini tentu sangat membantu bagi mereka yang mudah stress saat diatur dan dikekang.

Kelebihan ini juga cocok untuk anak yang aktif di kegiatan-kegiatan luar sekolah sebagai atlet, artis, model, vlogger, dan lain sebagainya. Jadwalnya yang padat karena sudah merintis karir sejak kecil pasti akan sangat mengganggu jam sekolahnya. Maka sistem homeschooling menjadi rekomendasi dalam menyeimbangkan wawasan mereka.

2. Pergaulan Anak Lebih Mudah Dipantau

Perubahan peradaban dan kebiasaan pada saat ini memunculkan kekhawatiran-kekhawatiran baru para orang tua dalam pergaulan anak. Banyak terjadi tindak kekerasan, penyalahgunaan narkoba, free sex, dan lainnya pada aktifitas anak di luar pantauan. Melalui sistem belajar homeschooling, Anda bisa melakukan edukasi pada anak dengan lebih cermat dan tepat. Gerak gerik mereka pun akan lebih terpantau . Ketika anak melakukan hal yang nyeleneh, Anda mudah untuk langsung memberikan teguran yang sesuai.

3. Bebas Memilih Mata Pelajaran

Selain dapat membuat jadwal belajar secara kustom, Anda juga bisa menentukan mata pelajaran yang paling diminati oleh anak.  Jikalau tidak paham pada satu materi, maka bisa diulang-ulang hingga benar-benar paham. Siswa homeschooling menjadi fokus pada hal-hal yang kuasai. Semisal mereka suka matematika, maka kemampuan berhitungnya dapat lebih cepat karena tidak banyak materi lain yang harus dipelajarinya. Mereka mampu ahli dalam bidang tertentu berkat kurikulum yang dirancang sendiri sesuai minat dan bakat. Dalam sekolah mandiri ini, siswa juga berkesempatan besar untuk belajar sesuatu yang tidak ada di sekolah formal. Contohnya belajar coding, public speaking, voice over, dan lain sebagainya.

4.       Potensi Anak Lebih Terarah

Mata pelajaran yang dirancang oleh praktisi homeschooling tidak serta merta guna menghindari beragamnya materi yang diberikan di sekolah formal. Hal demikian bertujuan agar potensi yang dimiliki oleh siswa menjadi mudah dikenali dan terarah dengan baik. Bagi Anda yang ingin menumbuhkan kesadaran akan potensi diri pada anak, sistem homeschooling adalah proses pendidikan yang layak untuk dipilih. Apabila Anda khawatir akan kemampuan interaksi sosialnya yang bisa jadi rendah, maka dukunglah dengan mengikutsertakannya dalam komunitas-komunitas produktif. Cara ini melatih secara emosional untuk bisa berbaur dengan masyarakat. Terlebih lagi agar dia tidak merasa kesepian sebab tidak punya teman sekolah seperti anak-anak yang lain.

5. Tingginya Kualitas Belajar

Homeschooling lebih menekankan pada kualitas dari pada kuantitas. Metode belajarnya dikemas berbeda dengan sekolah formal.  Meskipun durasi belajarnya lebih singkat, siswa tidak ketinggalan pelajaran berkat kurikulum yang dirancang sedemikian efektif dan produktif. Meskipun tidak banyak ragam bidang yang mereka tahu, namun ada satu atau dua konsentrasi yang sangat mereka kuasai.

Proses belajar memang tidak bisa dinilai dari seberapa sering belajar, namun seberapa berkualitasnya kegiatan belajar tersebut.  Anak didik homeschooling cenderung lebih menyentuh akses ke dunia nyata. Cara pandang yang terbentuk memungkinkan mereka lebih cepat dewasa karena berinteraksinya juga lebih sering dengan orang yang lebih tua. Maka belajar tentang kehidupan pun adalah bagian yang sangat melekat dengannya.

6. Satu Murid Satu Guru

Perhatian guru atau tutor akan terpusat pada anak Anda yang homeschooling karena hanya ada satu murid di setiap pertemuan. Apabila Anda sanggup dan mumpuni untuk mengajarinya, tidak perlu memakai jasa guru privat. Budget yang dikeluarkan menjadi lebih ringan.

Saat hanya ada satu murid yang diajar, tentu kualitas pendidikan yang diberikan akan fokus pada anak tersebut. Anda akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal pada perkembangan kecerdasan anak Anda. Bagi guru homeschooling pun menjadi lebih praktis dan cepat dalam mengenali anak didiknya. Tidak hanya pada sebatas nama dan kemampuannya, tapi juga secara psikologis dan kepribadiannya. Guru menjadi tahu lebih cepat seberapa jauh siswanya dapat mencerna materi yang ia berikan.

Mengenal Homeschooling Sebagai Model Pendidikan Alternatif
Kehadiran Homeshooling sebagai model pendidikan alternatif memiliki akar yang panjang. Homeshooling muncul sebagai bagian dari reaksi terhadap sistem pendidikan formal yang dianggap belum mampu secara efektif mengembangkan segala potensi dan minat anak.

7.       Mencegah Terjadinya Bullying

Kasus bullying marak sekali terjadi di kalangan anak-anak. Faktanya tidak sedikit korban perundungan memilih putus sekolah atau berpindah-pindah sekolah. Akibatnya akan sangat fatal pada tumbuh kembang anak. Guna mencegah terjadinya bullying pada anak Anda, memilih homeschooling untuk pendidikannya adalah hal yang tepat. Di rumah, anak lebih safety di bawh pantauan orang tua secara langsung.

Kondisi mental anak begitu berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Jika anak mengalami perundungan, akan sulit mengobatinya. Maka dari itu jika saja Anda takut itu terjadi atau malah anak Anda salah satu korban bullying, segera lah gunakan metode homeschooling.

Kejarcita.id Alternatif Belajar di Rumah untuk Anak
Perkembangan gawai (gadget) yang bisa mengakses internet, membuat belajar secara online menjadi semakin mudah dilakukan. Beruntung sekali ada platform penyedia konten belajar online yang berkualitas seperti kejarcita.id.

Keputusan Anda untuk melangsungkan pendidikan anak dengan homeschooling harus dengan persiapan yang cukup. Baik Persiapan mental maupun materi juga dibutuhkan untuk melancarkan prosesnya hingga selesai. Kelebihan sekolah mandiri yang telah kami jabarkan di atas merupakan hasil dari pengalaman para praktisi homeschooling. Anda dapat mempertimbangkannya secara mendalam untuk memperoleh hasil yang terbaik.

Miela Baisuni

Freelance content writer & social media specialist, traveller.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.