Tips Stimulasi Perkembangan Otak Anak

parenting 25 Mei 2022

Stimulasi perkembangan pada otak anak ini sangat penting sekali. Tetapi, apa sih stimulasi perkembangan otak anak itu? Stimulasi perkembangan otak anak ialah peran orangtua dalam kegiatan interaktif pada anaknya agar anak mendapatkan sebuah pengalaman belajar  dalam menguasai berbagau kemampuan.

Kegiatan stimulasi perkembangan otak anak ini sangat penting karena bertujuan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pada sel-sel otak agar dapat bekerja dan berfungsi secara maksimal sejak anak berusia dini. Agar stimulasi perkembangan otak anak dapat sesuai harapan yang diinginkan berikut ini beberapa tips stimulasi perkembangan otak anak.

1. Mengajak anak bermain

Anak bermain bersama orangtua menjadi kebahagiaan tersendiri untuk anak. Hal ini juga mampu membantu dalam menstimulasikan perkembangan otak anak. Masa anak-anak lebih baik diajak dan diperkenalkan berbagai permainan untuk mengembangkan kecerdasan anak. Dari kegiatan mengajak anak bermain membuat otak anak menjadi tumbuh kembang yang lebih baik dan mengajarkan anak cara melakukan problem solving.

2. Membiarkan anak bereskplorasi dan bereksperimen

Rasa ingin tahu anak sangat tinggi seiring dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Wajar anak ingin eksplor lingkungan sekitar dan bereksperimen pada hal-hal yang membuatnya penasaran. Orangtua punya peran penting dalam hal eksplorasi dan eksperimen anak yaitu membiarkannya dengan pendampingan. Hal tersebut merupakan yang terpenting.

3. Quality time

Menghabiskan sebagian waktu sehari-hari dengan anak akan membuat anak merasa waktu yang dihabiskan sehari-hari terasa berhaga. Waktu yang dihabiskan bersama keluarga dapat memaksimalkan tumbuh kembangkan anak. Berawal dari quality time ini dapat mengetahui kebutuhan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga dapat membantu stimulasi perkembangan otak anak.

4. Menunjukkan kasih sayang pada anak

Menunjukkan rasa kasih sayang kepada anak dapat memberikan rasa aman dan nyaman di dalam keluarga. Menunjukkan kasih sayang pula dapat pula menjadikan anak tersebut merasa ada yang memberikan perhatian. Anak dengan pemberian perhatian cukup akan dapat dengan mudah dalam stimulasi perkembagan bagi otak anak.

5. Memastikan nutrisi makan anak

Nutrisi baik yang diterima anak akan memaksimalkan tumbuh kembang pada anak. Tumbuh kembang yang baik akan membuat anak semakin memiliki kepercayaan diri. Meningkatkan daya ingat anak karena konsumsi vitamin mineral yang tercukupi. Oleh karena itu, orangtua memiliki peranan penting dalam mengontrol nutrisi makan pada anak.

6. Selalu menanyakan kabar anak

Menanyakan kabar kepada anak menjadi salah satu media yang dapat mengikat hubungan antar orang tua. Hanya dengan menanyakan “apakah hari ini menyenangkan?” mampu membuat anak merasa ada yang memperhatikan dan merasa terlindungi.

7. Mengenalkan musik

Musik dapat merangsang otak pada anak dengan cepat. Mengenalkan musik kepada anak mengembangkan keahlian di bidang non akademis. Musik mampu sebagai alternatif untuk anak agar tidak jenuh dengan kegiatan sehari-hari. Mengenalkan musik diharapkan mampu menjaga kestabilan emosi yang dimiliki sang anak nantinya.

8. Mengajak anak menggambar

Menggambar akan melatih kemampuan motorik pada anak. Dari menggambar anak dapat mengekspresikan apa yang mereka lihat dan rasakan. Selain itu dengan menggambar dapat memberikan ruang kecerdasan pada anak karena secara tidak sadar melalui menggambar kreativitas pada anak akan meningkat.

Mendidik Anak agar Dapat Berpikir Kreatif
Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kompetensi penting agar mampu menyelesaikan masalah, berpikir out of the box dan senang mencoba hal baru.

9. Memberikan sentuhan pada anak

Terkadang anak membutuhkan kehadiran orangtuanya dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya hanya dengan memberikan sentuhan. Cara sederhana memberikan sentuhan pada anak ialah dengan memberikan pelukan hangat. Hal ini dapat dilakukan saat anak tantrum atau saat anak sedih. Dalam kondisi itu anak lebih membutuhkan kehadiran orangtuanya dengan pelukan dibandingkan suara dengan nada tinggi.

10. Memastikan waktu tidur anak cukup

Waktu tidur anak yang cukup dapat pula menjaga kestabilan emosi dan tumbuh kembang anak. Karena tubuh yang memilik istirahat cukup mampu menyeimbangkan emosi yang dimiliki anak. Tidur cukup dapat membantu anak terapi dalam mengembangkan otak anak.

11. Mengajak anak bercerita

Mengajak anak bercerita menjadi yang paling penting. Dengan bercerita artinya anak tersebut mampu terbuka dan menuangkan emosi yang dimilikinya kepada media yang tepat. Orangtua yang mampu menjadi tempat bercerita anak nantinya dapat mempererat hubungan orangtua dan anak. Anak tersebut akan merasa bahwa orang di sekitarnya memmbuat dia merasa nyaman

12. Mengajarkan memecahkan masalah sederhana

Memecahkan masalah sederhana dapat diselipkan pada saat bermain dengan anak. Berbagai masalah diselesaikan dengan cara sederhana dan ajak anak memecahkan masalah dengan sendiri terlebih dahulu setelah itu ajak anak diskusi untuk mengajarkan pada hal yang baik.

7 Permainan Edukatif di Kelas yang Bisa Melatih Problem Solving Anak
Problem solving merupakan kemampuan seseorang dalam menganalisis masalah dan menemukan solusi paling efektif untuk memecahkan masalah tersebut.

Itulah beberapa tips secara umum yang dapat dilakukan orangtua dalam menstimulasikan perkembangan otak anak. Kegiatan-kegiatan diatas mungkin kecil namun akan berdampak besar pada pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga luangkan waktu untuk anak meskipun dalam waktu yang sangat singkat. Perkembangan otak anak sangat bergantung sekali dari peran orangtua. Sudah menjadi kewajiban orang tua dalam menstimulasi perkembangan otak anak utnuk menyiapkan masa depan anak yang lebih gemilang

Pemberian stimulasi perkembangan otak anak harus dilakukan sesuai usia anak agar hal ini dapat mengoptimalkan kecerdasan pada anak. Beberapa tips stimulasi perkembangan otak anak sesuai usianya akan dibahas dibawah ini untuk mempermudah orangtua dalam melakukannya. Yuk disimak!

· Usia 0 – 3 bulan

Dalam usia ini, anak belum bisa melakukan banyak hal. Cara stimulasi perkembangan anak dengan mengendong, menatap mata bayi, mengajak bayi berbicara, membunyikan mainan yang ada suaranya, menggulingkan bayi ke kanan dan kiri, memberikan suara atau musik bergantian.

· Usia 3 – 6 bulan

Di usia ini, stimulasi yang dapat dilakukan dengan sebuah rangsangan seperti telungkup, terlentang dan duduk.

· Usia 6 – 9 bulan

Stimulasi pada anak usia ini adalah dengan memanggil namanya, mengajak anak bernyanyu, mengajak anak tepuk tangan, melatihnya berdiri dengan berpegangan, dan terakhir dengan membacakan cerita pada anak.

· Usia 9 – 12 bulan

Stimulasi perkembangan otak pada anak usia ini dengan mengajaknya bermain memasukkan makanan ke lubang, mengajari anak memanggil nama ibu bapaknya, mengajari minum dengan gelas, bermain dengan bola kecil, mengajari anak berjalan.

· Usia 12 – 18 bulan

Anak di usia ini dapat diajak berlatih mencoret-coret dengan pensil warna, mengajari warna-warna yang ada, mengajaknya bermain puzzle. Anak diusia ini sudah dapat berjalan namun belum lancar sehingga orangtua harus mendampingi anak dengan sabar.

· Usia 18 – 24 bulan

Pada usia ini anak orangtua dapat mengajari anak menyebutkan bagian-bagian dari anggota tubuh, mengajak anak mengenal anggota keluarga, mengajari anak menggunakan dan melepaskan pakaian sendiri.

· Usia 2 – 3 tahun

Stimulasi di usia ini dapat dilakukan dengan mengajari anak berhitung, mengajari anak menggunakan kata-kata sifat, mengajari anak menggunakan toilet sendiri dan mengajari anak menyikat gigi dengan benar.

· Usia 3 tahun ke atas

Di usia ini pertumbuhan dan perkembangan otak anak akan maksimal apabila didukung dengan stimulasi yang tepat. Di usia ini orangtua sudah mengajari anak mengenal huruf, dan anak mengerti perintah dan larangan.

Semoga tips stimulasi perkembangan otak sesuai umur anak ini dapat diterapkan orangtua dengan mudah ya dan semoga berhasil. Selamat mencoba.

Demikian artikel mengenai tips stimulasi perkembangan otak anak. Ikuti blog.kejarcita.id untuk mendapatkan kumpulan artikel seputar pendidikan jarak jauh, usaha sosial dan inovasi teknologi.

Anisa Cahyani

"Perempuan yang gemar merangkai kata menjadi tulisan dan juga pemburu matahari terbenam."

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.