Begini Cara Memikat Hati Murid Saat Pertemuan Pertama

edukasi Feb 11, 2021

Bagi seorang guru, sangat penting mengetahui cara memikat hati siswa pada pertemuan pertama. Seperti yang dikatakan banyak orang, bahwa pertemuan pertama itu akan menentukan kesan selanjutnya, jika pertemuan pertama Anda berjalan dengan baik, hal tersebut memungkinkan pertemuan selanjutnya akan berjalan baik pula.

Sebagai seorang guru, pasti Anda merasakan pertemuan dan kepergian setiap tahunnya. Anda harus rela melepas murid yang telah diajar bertahun-tahun dan menerima siswa baru. Dan saat itu juga ada tantangan baru yang harus Anda lewati, mulai dari menghafal nama peserta didik baru yang cukup banyak, belajar memahami karakter masing-masing peserta didik, serta membangun hubungan baik antara Anda dengan peserta didik.

Saat bertemu dengan murid baru, tentu Anda memiliki harapan agar bisa menjadi guru yang dicintai, dihormati dan dirindukan mereka. Seorang guru akan merasa bangga ketika anak didik menganggapnya sebagai orangtua yang harus dihormati dan dipatuhi. Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengambil hati murid ketika mengajar, khususnya pada pertemuan pertama.

10 Cara Memikat Hati Murid saat Pertemuan Pertama

Apa yang Anda lakukan ketika mulai mengajar di lingkungan baru atau dengan siswa baru? Pastinya Anda mengajar dengan sebaik mungkin bukan? Dengan memberikan kesan yang baik di hari pertama bertemu atau mengajar siswa baru, membuat banyak murid merasa jatuh cinta dan menghormati Anda sebagai guru. Nah, adapun berikut ini merupakan 10 cara memikat hati murid saat pertemuan pertama, di antaranya yaitu:

1. Perkenalan dengan Baik

"Tak kenal maka tak sayang," itulah kata pepatah. Saat Anda bertemu dengan lingkungan, suasana dan siswa baru, Anda harus berkenalan dengan baik terlebih dahulu. Perkenalan merupakan cara untuk menghubungkan Anda dengan orang baru melalui kontak fisik dan pertukaran kata. Anda bisa memulai kelas dengan memperkenalkan diri, mulai dari nama, umur, alamat dan lainnya yang dibutuhkan siswa.

Anda juga bisa meminta siswa untuk memperkenalkan dirinya masing-masing. Berusahalah untuk mengingat nama mereka agar mudah berkomunikasi dan menyapa siswa. Berikan kesan pertemuan pertama terbaik pada siswa, agar mereka dapat menumbuhkan cinta kepada Anda.

2. Bersikap Humoris

Salah satu sifat guru yang sering diingat oleh murid yaitu humoris, karena ketika kita mengingat hal yang lucu, maka perasaan kita akan lebih senang dan berkesan di hati. Candaan dan humor dalam kegiatan belajar mengajar akan lebih menyenangkan. Buatlah candaan alami tanpa menyinggung kekurangan murid. Usahakan pula untuk memberikan candaan yang masih berkaitan dengan materi pelajaran, agar siswa dapat mengingat materi pelajaran tersebut.

Sifat humoris perlu ditanamkan pada guru, agar siswa tidak bosan dan mengantuk ketika kegiatan belajar berlangsung. Anda dapat menceritakan pengalaman atau berbagi kenangan bersama murid.

5 Tips yang Perlu Dilakukan Guru untuk Mengatasi Perundungan di Kelas
Berdasarkan data National Association of School Psychologist, perundungan bisa mencakup ancaman fisik, pelecehan seksual hingga kata-kata yang tidak menyenangkan.

3. Ramah dan Murah Senyum

Apa yang Anda rasakan ketika bertemu dengan seseorang yang ramah dan murah senyum? Tentu Anda akan merasa terenyuh dan baik kepada mereka bukan? Begitu pula dengan murid yang bertemu dengan guru ramah dan murah senyum.

Seorang guru memang harus bersikap tegas kepada muridnya, tetapi bukan berarti Anda menjadi jutek dan tidak ramah pada murid. Karena hal tersebut membuat Anda terlihat sangar dan tidak disukai murid.

Berbeda dengan guru yang ramah dan murah senyum, meski baru pertama kali bertemu, para murid akan langsung menyukai Anda. Mereka juga memberi kesan terbuka, yang artinya membuka diri untuk setiap kesulitan dan berkonsultasi dengan Anda. Mereka tidak akan canggung bercerita masalahnya kepada Anda, hal tersebut memudahkan Anda untuk memberi solusi dan membimbing murid

4. Menyapa Siswa

Meski baru pertama kali bertemu dengan murid baru, tak ada salahnya Anda menyapa mereka. Hal tersebut membuat mereka merasa akrab dan dekat dengan Anda. Cobalah ingat nama mereka satu persatu dan sapa mereka ketika sedang berpapasan dimana saja.

5. Menyampaikan Materi Pelajaran dengan Baik

Meskipun pada hari pertama, guru dan murid akan saling memperkenalkan dirinya, namun bukan berarti Anda menghabiskan waktu mengajar untuk berkenalan saja. Pasti Anda akan menyampaikan sedikit materi pelajaran sebagai pengenalan materi yang akan dibahas di pertemuan selanjutnya.

Disaat itu, Anda harus bisa menyampaikan materi pelajaran dengan baik dan terlihat profesional. Jangan lupa untuk menguasai materi pelajaran yang akan diajarkan kepada murid, sehingga ketika ada pertanyaan dari mereka, Anda bisa menjawabnya dengan jelas dan tepat.

6. Memberi Inspirasi dan Motivasi

Tugas seorang guru bukan hanya menyampaikan materi, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi kepada muridnya untuk selalu semangat dalam menjalani hidup. Sebagian besar murid merasa senang pada guru yang sering memotivasi dan menginspirasi mereka untuk menjadi lebih baik.

7. Berpenampilan Rapi

Pada pertemuan pertama, sebagian orang akan memandang fisik dan penampilan Anda. Sehingga, untuk membuat orang lain berkesan, Anda harus berpakaian rapi dan terlihat profesional. Berpenampilan rapi bukan berarti harus mempunyai wajah cantik atau tampan dengan kulit putih, tetapi menjaga penampilan dengan memakai baju yang bersih, serasi dan wangi.

Murid akan merasa terkesan dan tertarik dengan Anda pada pertemuan pertama, ketika Anda terlihat rapi serta membangun suasana positif bagi mereka. Sebaliknya, murid akan menjadi tidak bersemangat jika pada pertemuan pertama Anda terlihat lusuh dan tidak rapi.

8. Responsif

Menjadi guru yang responsif memang tidak mudah, karena Anda bertemu dengan ratusan murid. Namun, sifat tersebut sangat disukai murid.

Responsif dapat dilakukan dengan mempelajari dan memahami karakteristik murid terlebih dahulu, sehingga Anda bisa mengetahui apa yang dibutuhkan murid untuk mencapai tujuan belajar.

Di hari pertama mengajar dengan murid baru, Anda bisa menunjukan sikap responsif ini kepada murid. Misalnya, ketika ada murid yang bertanya tentang Anda atau materi pelajaran, jawablah pertanyaan mereka dengan baik dan tepat.

5 Tips Menumbuhkan ‘Love Quotient’ di Kelas
Kecerdasan LQ harus ditanamkan pada peserta didik sejak dini, mulai dari PAUD, TK atau SD. Dengan begitu, mereka akan menjadi generasi unggul dan berkarakter serta menjadi pemimpin adil dan bertanggung jawab di masa depan.

9. Dinamis

Dinamis artinya mudah berubah dan dapat mengikuti kondisi. Jika guru mempunyai sikap statis atau monoton saat mengajar, murid akan menganggap Anda membosankan. Hal tersebut bisa membuat semangat mereka turun.

Idealnya seorang guru harus mampu mendidik siswa dengan berbagai cara, seperti berdiskusi, bercerita, ceramah hingga memaksa (diktator). Cara tersebut harus disesuaikan dengan kondisi. Misalnya, ketika banyak murid yang susah diatur, Anda bisa menggunakan cara diktator atau ketika ada murid yang bandel, Anda bisa berceramah atau memberi nasihat untuk mereka.

Hal ini bisa Anda kenalkan pada pertemuan pertama. Dengan mengubah cara mengajar, Anda dapat membawa murid-murid hanyut ke dalam suasana belajar yang lebih asik.

Dengan mengubah pola mengajar kita sejenak, kita bisa membawa murid-murid hanyut pada suasana belajar, tidak asyik sendiri-sendiri.

10. Usahakan Datang Lebih Awal

Saat ingin bertemu murid untuk pertama kalinya usahakan untuk datang lebih awal. Hal tersebut menjadi kesempatan bagi Anda untuk lebih dekat dengan murid lainnya

Itulah 10 cara memikat hati murid saat pertemuan pertama. Cara tersebut bisa dilakukan oleh guru baru maupun guru lama yang akan kembali mengajar dengan suasana berbeda.

Epin Supini

Penulis yang memiliki banyak mimpi

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.