7 Fakta Sekolah Penggerak yang Harus Kamu Tahu!

Info Kemendikbud 3 Apr 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nadiem Anwar Makarim, telah membangkitkan harapan bagi masyarakat dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari beragam kebijakan baru yang direalisasikan saat ini, salah satunya yaitu Sekolah Penggerak.

Keputusan Kemendikbud dalam meresmikan program Sekolah Penggerak di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta penilaian terhadap karakter siswa. Selain itu, ada beberapa fakta Sekolah Penggerak yang harus kamu ketahui. Apa saja? Simak penjelasan di bawah ini.

Apa sih yang dimaksud dengan Sekolah Penggerak? Sekolah Penggerak adalah salah satu kebijakan baru yang telah disahkan oleh Kemendikbud. Adapun penerepan program Sekolah Penggerak tidak didasarkan oleh jenis sekolahnya, misalnya sekolah favorit. Program ini diterapkan di seluruh sekolah yang ada di Indonesia, baik sekolah negeri, swasta, favorit ataupun tidak, karena tujuan dari dibentuknya program ini yaitu untuk mendorong transformasi sekolah-sekolah di Indonesia untuk menjadi Sekolah Penggerak.

Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan seperti mampu meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu tiga tahun serta mampu dalam meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan seluruh guru. Dalam penerapan program Sekolah Penggerak ini, terlebih dulu sekolah akan diberikan pendampingan selama tiga tahun ajaran dan untuk selanjutnya sekolah akan mengupayakan transformasi tersebut secara mandiri.

Sekolah Penggerak

Bisa dikatakan bahwa Sekolah Penggerak adalah sekolah teladan, contoh, panutan bagi sekolah lainnya. Dalam hal ini, Sekolah Penggerak dijadikan sebagai tempat pelatihan dan sumber inspirasi bagi kepala sekolah dan guru-guru lainnya. Adanya Sekolah Penggerak di Indonesia sangat berguna untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia.

Adapun tiga ciri utama yang dimiliki oleh Sekolah Penggerak jika dibandingkan dengan sekolah-sekolah lainnya yaitu banyak tanya, banyak coba dan juga banyak karya. Bagaimana maksudnya? Simak penjelasan di bawah ini.

Banyak Tanya

Proses pembelajaran yang diterapkan di Sekolah Penggerak yaitu mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan belajar. Oleh karena itu, guru memiliki andil besar dalam memilah dan memilih metode belajar apa yang cocok untuk diterapkan saat KBM sedang berlangsung. Kendati demikian, proses belajar ini tidak membuat kegiatan belajar menjadi berpusat pada guru, melainkan guru bertindak sebagai fasilitator dan merangkap sebagai pemerhati kelas.

Banyak Coba

Selain aktif, siswa juga dituntut untuk kreatif. Kalau diperhatikan secara seksama, banyak sekali orang-orang kreatif yang ada di Indonesia, tetapi sayangnya tidak diperhatikan dan dilatih dengan  baik. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kreativitas anak bangsa, program Sekolah Penggerak ini bergerak untuk mengayomi siswa dalam meningkatkan kreativitas yang mereka miliki.

Banyak Karya

Setelah bertindak aktif dan meningkatkan kreativitas, maka selanjutnya adalah menghasilkan banyak karya. Karya yang bisa dihasilkan siswa tentunya beragam, seperti seni tari, lukis, bernyanyi, dalam bidang sastra, prestasi akademik, olahraga dan hal lainnya. Bila Anda perhatikan dengan baik, tidak sedikit siswa yang memendam kreativitas yang dimilikinya, mereka cenderung malu dan tidak memiliki dukungan untuk maju.

Oleh karena itu, dengan disahkannya program Sekolah Penggerak ini, pemerintah mengharapkan siswa untuk terus maju dalam menghasilkan beragam karya terbaik yang bisa mengharumkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Apa itu Profil Pelajar Pancasila yang Merupakan Outcome dari Sekolah Penggerak Kemendikbud
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim terus berinovasidemi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satunya denganmengeluarkan kebijakan sekolah penggerak. Sebuah program baru dari Kemendikbudyang bertujuan untuk mengejar ketinggalan dalam bidang pendidikan. K…

Ciri-Ciri Sekolah Penggerak

Adapun ciri-ciri Sekolah Penggerak menurut Kemendikbud, yaitu sebagai berikut.

1. Kepala Sekolah Memahami Proses Pembelajaran Siswa dan Mampu Mengembangkan Kemampuan Guru

Dalam hal ini, kepala sekolah di Sekolah Penggerak tidak hanya bertugas dalam mengatur kegiatan operasional yang ada di sekolah, melainkan juga harus memahami proses pembelajaran siswa serta berperan sebagai mentor untuk setiap guru yang mengajar.

2. Berpihak Kepada Siswa

Selain itu, setiap guru yang mengajar di Sekolah Penggerak memiliki peran penting dalam memahami siswa. Dengan memahami siswa dan berpihak kepada mereka, guru bisa lebih mengerti dalam cara mengajar yang tepat untuk siswa. Dengan begitu, hasil belajar siswa pun akan semakin meningkat, begitu pula dengan kemampuan akademiknya.

3. Meningkatkan Kredibilitas Siswa

Selain itu, Sekolah Penggerak juga memiliki andil dalam meningkatkan kredibilitas siswa, seperti menggerakkan siswa untuk bisa tampil percaya diri, mandiri, bisa berpikir kritis, logis, kreatif, memiliki jiwa yang mau bergotong royong, mau bekerja sama, serta berakhlak mulia.

7 Fakta Sekolah Penggerak yang Harus Kamu Tahu

Adapun beberapa fakta Sekolah Penggerak yang harus Anda ketahui. Apa saja? Simak penjelasan di bawah ini.

1. Solusi dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia

Tujuan utama dari dibuatnya program Sekolah Penggerak yaitu untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Seperti yang Anda ketahui, bahwa Indonesia masih mengalami ketertinggalan dalam bidang pendidikan, maka tidak jarang pemerintah melalui Kemendikbud membuat beberapa kebijakan baru demi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Program Sekolah Penggerak Kemendikbud, Apakah Solusi yang Efektif untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan?
Sekolah Penggerak adalah salah satu kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Mendikbud. Apa itu Sekolah Penggerak? Bagaimana pelaksanaan dari program tersebut? Apakah bisa menjadi solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia?

2. Diterapkan di 2.500 Sekolah untuk Kali Pertama

Untuk kali pertama, Kemendikbud menerapkan program Sekolahnya Penggerak di 2.500 sekolah yang ada di Indonesia. Tidak ada kriteria khusus seperti Sekolah favorit atau Sekolah ternama yang bisa menggunakan program ini. Dalam penerapannya, pihak sekolah terlebih dulu harus mempersiapkan banyak hal supaya program Sekolah Penggerak dapat berjalan secara maksimal.

3. Dalam penerapannya membutuhkan banyak kolaborasi dan kerja sama

Dibutuhkan banyak kolaborasi dan kerja sama dalam menerapkan program Sekolah Penggerak. Misalnya dalam hal pembinaan dan pengawasan yang berada di tingkat pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Program Sekolah Penggerak juga mendapatkan apresiasi dan dukungan yang bagus dari Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Dengan adanya kolaborasi dan kerja sama tersebut, program yang mulai diterapkan pada tahun 2021 ini bisa berjalan dengan maksimal.

4. Dibutuhkan Beberapa Tahap Hingga 100% Sekolah di Indonesia Ditetapkan Sebagai Sekolah Penggerak

Adapun tahap-tahap yang harus dilakukan dalam melaksanakan program Sekolah Penggerak. Pak Nadiem menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2021/2022, program Sekolah Penggerak ini akan melibatkan 2.500 satuan pendidikan dalam 34 provinsi dan 110 kabupaten/kota.

Pada tahun ajaran 2022/2023, program Sekolah Penggerak akan diterapkan sebanyak 10.000 satuan Pendidikan dalam 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota, serta pada tahun ajaran 2023/2024 , Kemendikbud akan menerapkan program Sekolah Penggerak sebanyak 20.000 satuan pendidikan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota sampai 100% satuan pendidikan di Indonesia menjadi Sekolah Penggerak.

5. Sekolah Penggerak Bukanlah Sekolah Unggulan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Nadiem, menegaskan bahwa dalam ruang lingkup program Sekolah Penggerak mencakup seluruh kategori sekolah di Indonesia, baik sekolah negeri maupun swasta. Selain itu, Pak Nadiem juga menegaskan bahwa tidak akan memilih sekolah unggulan.

6. Harus Ada Penguatan terhadap SDM

Penguatan terhadap SDM yang dilakukan meliputi pelatihan dan pendampingan intensif dengan pelatih ahli yang telah disiapkan oleh pihak Kemendikbud. Penguatan ini melibatkan kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru.

7. Kegiatan Pembelajaran dengan Paradigma Baru

Selain itu, Kemendikbud telah berupaya untuk merancang kegiatan pembelajaran berdasarkan prinsip yang telah terdiferensiasi sehingga setiap siswa yang belajar akan sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangannya.

Itulah beberapa fakta Sekolah Penggerak yang harus kamu ketahui. Dalam penerapannya, siswa, orang tua dan guru harus saling bekerja sama supaya program Sekolah Penggerak yang akan diterapkan nanti bukan menjadi masalah besar bagi siswa kelak.

Agnes Meilina

Gemar membaca buku dan menulis di malam hari.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.