5 Cara Menemukan Bakat Anak Sejak Dini

parenting Jun 18, 2020

Setiap manusia dilahirkan dengan bakat yang berbeda-beda. Begitu juga yang terjadi pada setiap anak. Mereka dilahirkan dengan bakat yang berbeda dan biasanya menurun dari orang tuanya masing-masing. Bisa dibilang pengaruh gen dapat mempengaruhi bakat anak sedari kecil. Namun, bisa juga kemampuan atau bakat seorang anak berbeda dari kedua orang tuanya. Hal itu dapat terjadi karena pengaruh lingkungan rumah atau di ruang lingkup sekolahnya.

Bakat merupakan kemampuan terpendam yang dimiliki seorang anak. Apabila kemampuan tersebut tidak diasah dengan baik, kemampuan atau bakat itu berubah menjadi angin lalu yang tidak memiliki arti apa-apa. Oleh karena itu, banyak orang tua yang kerap kali penasaran dengan bakat yang anak mereka miliki.

Apakah Bakat Begitu Penting Untuk Setiap Anak?

Definisi bakat menurut KBBI yaitu bakat adalah dasar (kepandaian, sifat dan pembawaan) yang dibawa sejak lahir. Sehingga dapat dibilang bakat memiliki potensi yang sangat besar bagi anak untuk merancang masa depannya kelak.

Bakat anak dapat dilihat sedari kecil. Seorang anak memiliki bakat berbeda-beda. Hal itu juga berlaku untuk sepasang kakak dan adik. Bakat seorang kakak di rumah biasanya berbeda dengan bakat adiknya sendiri. Bakat pada anak dapat dilihat sejak anak menginjak umur lima tahun. Namun, tidak jarang orang tua yang masih kesulitan dalam memahami bakat pada anak-anaknya. Hal itu dikarenakan mereka belum terlalu mengekspor bakat yang mereka miliki.

Selain itu, para orang tua juga harus pandai memilah bakat seorang anak dengan minat yang dimiliki anak mereka. Kedua hal tersebut cenderung hampir sama dan kerap kali membuat orang tua menjadi bimbang dan kalut. Minat tentunya berbeda dengan bakat, bisa dikatakan minat cenderung muncul ketika anak sangat menginginkan sesuatu dan sesuatu tersebut berbentuk sebuah kegiatan seperti merawat tanaman di rumah atau membaca komik. Minat seorang anak biasanya belum konsisten dan masih berubah-ubah. Para orang tua tentunya dapat melihat minat seorang anak dengan mudah.

Namun, bagaimana dengan bakat pada anak mereka? Bakat setiap anak tidak bisa dilihat dan diketahui detailnya bagaimana. Anda hanya dapat mengetahui potensi yang anak-anak Anda miliki. Memang cukup sulit untuk mengetahui bakat yang terpendam dari seorang anak. Namun, Anda tidak perlu khawatir lagi, karena Anda dapat mengetahui bakat dari anak Anda dengan menerapkan cara-cara berikut ini. Berikut penjelasannya.

5 Cara Menemukan Bakat Anak Sejak Dini

Untuk menemukan bakat seorang butuh waktu yang lebih lama dibandingkan menilai minat dari setiap anak. Hal itu dikarenakan minat seorang anak cenderung dilakukan setiap hari atau bisa dikatakan sering dilakukan anak setiap hari atau setiap minggunya. Sedangkan bakat, belum tentu setiap anak melakukannya setiap hati, karena setiap anak cenderung belum terlalu mampu untuk mengeksplor bakat yang mereka miliki. Nah, berikut merupakan cara yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui bakat dari anak yang Anda miliki.

Membantu Anak Dalam Mengeksplor Kemampuan yang Mereka Miliki

Para orang tua dapat berperan sebagai pendamping anak-anak ketika mereka sedang menjalani sebuah aktivitas. Biarkan anak-anak Anda melakukan kegiatan yang positif dan perhatikan pekerjaannya. Anda bisa menilai apakah anak Anda memiliki bakat terhadap aktivitas yang dilakukan dengan melihat hasil yang mereka berikan. Apabila hasil akhir dari setiap aktivitas yang mereka lakukan selalu bagus dan anak-anak terlihat handal dalam melakukan aktivitas tersebut, para orang tua sudah melihat celah dari potensi yang anak Anda miliki.

Namun, yang perlu orang tua sadari, jangan sesekali menuntut anak untuk melakukan sesuatu bahkan sampai menekan mereka untuk selalu memberikan yang terbaik. Tidak jarang anak-anak merasakan frustasi sejak usia dini karena tindakan egois orang tuanya. Memang tidak bisa disalahkan bila setiap orang tua menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya, tetapi Anda dapat mengubah pola atau metode ajar yang Anda terapkan di rumah. Bersikaplah sebagai seorang sahabat untuk anak Anda, jangan pernah bersikap seperti seorang ditaktor yang menakutkan.

Membiarkan Anak untuk Bersosialisasi Dengan Teman atau Keluarga Besar

Satu hal yang orang tua harus tahu bahwa bakat seorang anak tidak selalu berbentuk akademik. Dengan membawa anak ke dalam ruang lingkup yang lebih luas dan membiarkan anak untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan anggota keluarga dan teman-temannya, Anda dapat melihat kemampuan yang anak Anda miliki. Tidak banyak anak-anak yang mampu untuk bersosialisasi dengan orang banyak, mereka cenderung pemalu dan tertutup. Tidak jarang mereka akan meminta pulang pada orang tuanya ketika sudah bosan. Maka dari itu, dengan menerapkan cara ini Anda dapat melihat kemampuan anak Anda.

Anda dapat melihat dan mengamati kebiasaan yang anak Anda tunjukkan ketika bersosialisasi dengan anggota keluarga atau teman-temannya. Cara ini bisa menjadi salah satu alternatif yang sangat mudah untuk diterapkan oleh orang tua. Bisa saja anak Anda memiliki kecakapan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang-orang banyak.

Rajin Mengikuti Perlombaan

Selain itu, Anda dapat membawa dan mengikutkan anak-anak Anda ke dalam beberapa perlombaan yang diselenggerakan oleh pihak yang bertanggung jawab. Perlombaan yang diikutkan tidak harus dalam skala nasional atau internasional, bisa seperti perlombaan antar sekolah atau kelurahan. Cara ini bisa dikatakan cukup efektif dan efisien bagi orang tua. Hal itu dikarenakan orang tua dapat melihat kemampuan atau bakat dari anak mereka berdasarkan hasil perlombaan yang diikuti.

Jangan memberikan target yang terlalu tinggi pada anak Anda ketika mengikuti sebuah perlombaan atau kompetensi. Biarkan mereka melakukannya dengan santai dan senang supaya hasilnya bisa lebih maksimal. Anak-anak cenderung akan merasa tertekan ketika orang tua selalu menekan mereka dan tanpa Anda sadari anak-anak Anda akan merasakan sebuah ketakutan untuk gagal.

Bebaskan Mereka Untuk Memilih

Menjadi orang tua yang ditaktor dan pemaksa cenderung membuat anak menjadi tertekan dan ketika cukup besar mereka akan melakukan pemberontakan terhadap kelakuan orang tuanya. Bukankah itu sangat menyedihkan ketika anak yang Anda didik sejak kecil menentang dan melawan Anda tanpa rasa takut? Oleh karena itu, Anda harus berusaha untuk tidak terlalu menekan mereka. Berikan mereka pengertian yang logis dan bimbing mereka ketika apa yang dilakukan mereka tidak sesuai dengan yang Anda harapkan.

Tidak jarang Anda menemukan kasus anak-anak yang senang membrontak orang tuanya di rumah. Selama mereka melakukan kegiatan yang positif dan tidak merusak diri, Anda dapat mendukungnya dengan sepenuh hati. Ada baiknya sesekali Anda bersikap sebagai sahabat dari anak Anda supaya bisa lebih dekat dan memahami bakat yang mereka miliki.

Membangun Portofolio Digital Untuk Masa Depan Anak
Jenis penilaian di K13 dibagi menjadi penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian keterampilan selain berdasarkan praktik dan proyek juga didasarkan atas portofolio siswa. Lantas bagaimana menyiapkan portofolio digital untuk masa depan anak?

Lakukan Konsultasi Dengan Guru

Hal terakhir yang dapat Anda lakukan yaitu dengan berkonsultasi dengan wali kelas anak Anda di sekolah. Anda bisa bertanya pada guru dari anak Anda untuk menilai dan melihat bakat yang anak miliki. Mereka cenderung lebih aktif ketika di sekolah dan Anda tidak bisa melihat aktivitas anak Anda selama 24 jam.

Dengan berkonsultasi dengan guru, Anda dapat menentukan langkah selanjutnya yang dapat Anda lakukan untuk mengasah bakat yang anak Anda miliki. Berikan mereka dukungan yang positif dan hargailah setiap hasil yang mereka dapatkan. Hal tersebut dapat menumbuhkan motivasi dan kemampuan mereka.

10 Ide Aktivitas dengan Anak Selama Masa Karantina
Pandemi Covid 19 yang sudah melanda Indonesia selama hampir 3 bulan ini, membuat pemerintah menjalankan program karantina diri bagi setiap masyarakat. Ada cara untuk menghilangkan rasa bosan anak-anak saat masa karantina. Caranya, dengan melakukan beragam aktivitas bersama.

Dengan menerapkan kelima cara tersebut, Anda tidak akan kesulitan lagi untuk menemukan bakat yang anak Anda miliki.

Agnes Meilina

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang menyelesaikan kuliahnya di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Medan. Gemar membaca buku dan menulis di malam hari.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.