Rekomendasi Aplikasi Pembelajaran yang Bermanfaat untuk Guru

edukasi 7 Mar 2023

Perkembangan teknologi yang pesat dan kehadiran internet ternyata memberi banyak dampak positif di kehidupan manusia, tak terkecuali untuk dunia pendidikan di Indonesia. Beragam aplikasi pun dibuat oleh para developer agar kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah lebih mudah dilaksanakan.

5 Contoh Media Pembelajaran Berbasis Digital
e-Learning sendiri merupakan contoh media pembelajaran digital dengan penerapan multimedia interaktif.

Rekomendasi Aplikasi Pembelajaran untuk Guru

Berikut rekomendasi aplikasi pembelajaran yang bermanfaat untuk guru. Cek tulisan di bawah ini ya!

1. ZipGrade

Ada beragam cara untuk mengevaluasi hasil belajar siswa, salah satunya ialah ulangan harian. Ulangan harian biasanya berbentuk esai atau pilihan ganda. Jika berbentuk pilihan ganda, sekolah biasanya menyiapkan Lembar Jawaban Kerja (LJK) sehingga siswa hanya perlu mengisi data diri dan menghitamkan lingkaran pada jawaban yang dianggap benar.

Untuk memeriksa jawaban yang benar pada lembar pilihan ganda, LJK diperiksa menggunakan scanner khusus. Jika sekolah tidak memiliki scanner tersebut, guru terpaksa mengecek secara manual jawaban masing-masing lembar siswa lalu memberi nilai. Pengecekan manual ini tentu sangat merepotkan, mengingat jumlah siswa yang tidak sedikit.

Kini, guru bisa membuat ulangan harian layaknya LJK tanpa harus memiliki scanner mahal yaitu dengan menggunakan aplikasi ZipGrade. ZipGrade membantu guru untuk membuat dan mencetak tugas. Kelebihan utamanya yaitu aplikasi ini menilai LJK pilihan ganda hanya melalui ponsel pintar saja.

Langkah-langkah menggunakannya yaitu:

1) buat dan cetak LJK

2) atur kunci jawaban

3) scan LJK menggunakan ponsel pada aplikasi ZipGrade

4) ekspor hasil scan LJK dalam bentuk PDF agar mudah dibaca.

Aplikasi ini bisa Anda gunakan secara gratis, lho! Tetapi Anda akan diberikan limit scan sebanyak 100x dalam 1 bulan dan akan diatur ulang pada bulan berikutnya. Untuk menghindari limit, sekolah bisa berlangganan ZipGrade dengan biaya sebesar Rp 99,000 exclude pajak selama 1 tahun.

2. Emaze

Kira-kira, apa aplikasi yang ada di benak Anda ketika ingin membuat presentasi kelas? Pasti sebagian besar guru menjawab Microsoft PowerPoint. Ternyata, ada aplikasi serupa yang penggunaannya lebih mudah lho! Nama aplikasi ini yaitu Emaze.

Microsoft PowerPoint cukup efektif untuk membuat presentasi sederhana. Kita perlu memiliki kreativitas lebih untuk membuat presentasi yang menarik perhatian siswa. Microsoft PowerPoint menyulitkan guru dalam men-setting tampilan slide dan mengatur animasi karena tidak tersedia otomatis. Selain itu, template slide antara satu dan lainnya yang tersedia masing kosong.

Emaze bisa jadi aplikasi pengganti Microsoft PowerPoint untuk membuat presentasi yang menarik perhatian siswa. Software presentasi online ini dibuat menggunakan teknologi html5. Kita dapat membuat, menentukan, juga membagikan presentasi yang telah dibuat melalui cloud-based SaaSsystem.

3. StoryBoardThat

Salah satu cara untuk mempermudah siswa menerima materi pelajaran yang diberikan yakni guru menyajikannya dalam bentuk Storyboard. Storyboard adalah urutan sketsa gambar yang bertujuan memudahkan seseorang untuk memahami cerita yang ingin disampaikan.

Storyboard biasanya dibuat menggunakan cara manual yakni digambar di kertas atau melalui aplikasi komputer. Akan tetapi, kemampuan menggambar adalah bakat yang belum dimiliki semua guru. Bahkan yang sudah mahir menggambar pun akan menghadapi ide buntu sehingga membuat satu storyboard saja akan membuang waktu banyak sekali.

StoryBoardThat adalah freeware yang bisa membantu guru untuk membuat storyboard. Melalui aplikasi ini, siswa bisa belajar menggunakan pendekatan visual yang kreatif karena ada karakter dan alur cerita yang terbentuk. Hasil storyboard yang diciptakan menggunakan aplikasi ini dapat disimpan menjadi beberapa jenis dokumen, bisa berupa tayangan presentasi, PDF, atau cells dalam aplikasi tersebut.

Kelebihan dari StoryBoardThat yaitu memiliki perpustakaan gambar yang sangat luas, tata letak fleksibel, sumber inspirasi storyboard yang beragam, tampilan interface sangat sederhana sehingga user friendly untuk pemula, dan keamanan data yang terjamin. Fitur yang disajikan sangat banyak dan Anda cukup mencarinya dengan mengetik kata kunci (keyword) di kolom pencarian.

4. Kaizena

Sekarang, guru tidak perlu bekerja dua kali untuk memberi feedback dari tugas siswa yang sudah dikumpulkan, karena Kaizena bisa membantu Anda menyelesaikannya. Melalui website Kaizena, Google Docs memungkinkan Anda memberi feedback langsung dengan empat metode yaitu suara, teks, melampirkan sumber pustaka, dan melacak jawaban sesuai mata pelajaran secara otomatis.

Langkah-langkahnya cukup mudah:

1) Buka akun Google Mail

2) pilih Google Docs

3) pilih tugas yang ingin diperiksa

4) pilih menu add on lalu cari “Kaizena” dan install aplikasi tersebut

5) pilih menu add on kembali lalu pilih “Kaizena” (jika sudah di-install maka akan otomatis muncul)

6) login Kaizena menggunakan Google Mail

7) pilih login sebagai “Teacher” dan lengkapi profil seperti nama, nama sekolah, pelajaran, kelas

8) berikan feedback kepada tugas siswa dengan 4 pilihan yaitu Text Message, Voice Message, Attach a Lesson, dan Track a Skill.

5. PlagScan

Apakah guru yakin bahwa siswa telah mengerjakan tugas dengan jujur? Di zaman yang modern ini, banyak siswa yang menggunakan teknologi untuk sesuatu yang tidak baik. Salah satunya yaitu menjiplak karya atau tulisan orang lain untuk tugas sekolah mereka. Sepertinya, tidak ada hal yang tidak bisa kita temukan lewat internet. Hal ini pun menjadi inspirasi bagi sebagian oknum untuk melakukan tindakan yang tidak terpuji.

Sering sekali tugas yang ternyata hasil menjiplak atau karya plagiat tidak terdeteksi guru. Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa memanfaatkan situs cek plagiasi secara online seperti PlagScan. Caranya yaitu anda cukup mengunggah tulisan yang ingin dicek plagiasinya di website PlagScan.

Aplikasi tersebut akan melakukan pemindaian dan melakukan identifikasi secara otomatis terhadap jumlah plagiarisme dalam tulisan. Nah, kalimat yang dianggap sebagai plagiat akan berwarna merah dan anda bisa melihat sumber kalimat tersebut diplagiasi. Guru pun tidak perlu mengecek tulisan satu per satu secara manual.

Aplikasi ini dapat Anda coba secara gratis untuk 20 kali pengecekan. Lakukan sign up dan buat akan sebelum melakukan pengecekan tulisan. Jika sudah mencapai batas trial, Anda perlu berlangganan untuk menggunakannya.

6. Edmodo

Banyak guru yang belum mengetahui bahwa ada sebuah jaringan sosial yang berfungsi khusus sebagai ruang pendidikan. Namanya adalah Edmodo. Kira-kira, apakah Anda sudah pernah mendengarnya? Jika belum, Anda wajib menambahkan aplikasi ini dalam daftar aplikasi pendidikan yang digunakan selama proses belajar mengajar.

Edmodo sendiri merupakan platform belajar berbasis jejaring sosial yang dikembangkan oleh Nic Borg dan Jeff O’hara pada akhir tahun 2008. User atau penggunanya yakni guru, siswa, dan orang tua siswa. Tanpa perlu menggunakan banyak platform, guru bisa menggunakan Edmodo untuk melakukan beragam KBM, seperti membuat kuis, fitur polling, memberi tugas, menggunggah berbagai jenis ekstensi file untuk bahan ajar, menyimpan bahan ajar yang sudah diunggah dalam perpustakaan maya, memberikan transparansi nilai dan pembelajaran yang dilakukan kepada siswa dan orang tua siswa, hingga memberi penghargaan kepada siswa.

Kehadiran platform pendidikan Edmodo membantu guru, siswa, dan orang tua siswa dalam menciptakan ruang diskusi dan lingkungan pendidikan yang kolaboratif. Aplikasi ini juga membuat proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru menjadi lebih efisien, efektif, dan terorganizir.

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Era Digital dan Merdeka Belajar
Cara meningkatkan motivasi belajar siswa di era digital dan merdeka belajar ini adalah mengajak siswa membuat tujuan belajar.

Demikian penjelasan mengenai Rekomendasi Aplikasi Pembelajaran yang Bermanfaat untuk Guru. Anda bisa mengikuti blog.kejarcita.id untuk mendapatkan berbagai macam kumpulan artikel yang membahas seputar pendidikan jarak jauh, usaha sosial dan juga inovasi teknologi.

Anisa Cahyani

"Perempuan yang gemar merangkai kata menjadi tulisan dan juga pemburu matahari terbenam."

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.