Kegiatan Ekstrakurikuler yang Dapat Menumbuhkan Karakter Pelajar Pancasila

teaching 19 Apr 2021

Masalah moral masih menjadi salah satu permasalahan yang harus diselesaikan, jangan sampai penerapan nilai luhur, rasa kasih sayang terhadap sesama dan rasa hormat terhadap orang yang lebih dewasa memudar dari generasi muda. Mengingat, kasus kenakalan remaja masih sering terjadi. Diperlukan proses sosialisasi primer di lingkungan keluarga dan sosialisasi sekunder di sekolah untuk kembali membangun karakter anak.

Pendidikan berperan penting untuk menumbuhkan budi pekerti dan intelektual anak. Melalui pendidikan karakter, diharapkan tercipta generasi yang dapat mempertahankan eksistensi kepribadian dan keunggulan moral. Pendidikan karakter sendiri berarti pendidikan budi pekerti, pendidikan nilai, pendidikan moral, pendidikan watak untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam memilah yang baik dan buruk.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga terus berupaya untuk memajukan pendidikan Indonesia, salah satunya dengan mengadakan program sekolah penggerak yang di dalamnya terdapat profil Pelajar Pancasila. Pelajar Pancasila adalah wujud pelajar Indonesia yang mempunyai kompetensi global, menjadi pelajar sepanjang hayat dan memiliki  karakter sesuai dengan nilai Pancasila.

Nadiem juga mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia bertumpu pada 6 profile pelajar Pancasila, yaitu:

  1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia,
  2. Berkebhinekaan global
  3. Bergotong-royong
  4. Kreatif
  5. Bernalar kritis
  6. Mandiri

Untuk mencapai profil pelajar Pancasila, dilakukan transformasi pendidikan salah satunya melalui sekolah penggerak. Sekolah penggerak ini menjadi langkah awal atau yang menggerakkan sekolah-sekolah lainnya, karena sulit untuk melakukan perubahan secara serentak atau seluruh sekolah di Indonesia sehingga dilakukan secara bertahap. Dalam sekolah penggerak tidak ada sekolah unggulan, dan mengubah input, tetapi mengubah proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas SDM.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan di sekolah untuk menumbuhkan karakter pelajar Pancasila, salah satunya melalui ekstrakurikuler yang tersedia.

Tentang Program Sekolah Penggerak Kemendikbud
Sekolah Penggerak adalah salah satu kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Mendikbud. Apa itu Sekolah Penggerak? Bagaimana pelaksanaan dari program tersebut? Apakah bisa menjadi solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia?

Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Menumbuhkan Karakter Pelajar Pancasila

Ekstrakurikuler merupakan kegiatan tambahan di sekolah yang dilakukan diluar jam pelajaran sekolah. Ada banyak kegiatan ekstrakurikuler yang bisa diikuti oleh siswa sesuai keinginannya, mulai dari kesenian, olahraga, club belajar bahasa asing dan lainnya.

Setiap kegiatan ekstrakurikuler tersebut memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan kemampuan minat bakat siswa hingga menumbuhkan karakter sesuai dengan nilai Pancasila. Adapun berikut ini merupakan beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dijadikan sebagai upaya menumbuhkan karakter belajar Pancasila, di antaranya yaitu:

1. Ekstrakurikuler Kerohanian

Setiap sekolah pasti memiliki kegiatan ekstrakurikuler kerohanian, seperti Rohis (Rohani Islam), Rohkris (Rohani Kristen), Irma (ikatan remaja masjid) dan lainnya. Kegiatan ekstrakurikuler tersebut meliputi arahan peserta didik untuk mengamalkan ajaran agama, mendorong pembentukan tingkah laku sesuai agama serta melakukan kegiatan manfaat seperti marawis, sholawatan, pengajian rutin dan lainnya.

Ekstrakurikuler ini membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai/profil Pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.

2. Ekstrakurikuler Kesenian

Kegiatan ekstrakurikuler kesenian di sekolah mendukung pembelajaran seni budaya dan prakarya, serta meningkatkan potensi atau bakat siswa di bidang kesenian. Kegiatan ekstrakurikuler kesenian juga dibagi menjadi beberapa jenis di dalamnya, mulai dari seni musik, seni rupa, seni tari, seni teater dan lainnya. Masing-masing jenis ekstrakurikuler tersebut memiliki karakteristik dan pencapaian yang berbeda.

Ekstrakurikuler kesenian menekankan aktivitas belajar sambil mempraktikkan atau "learning by doing". Kegiatan ini memiliki banyak manfaat, misalnya siswa menjadi lebih kreatif, mengenal dan mewarisi budaya Indonesia, seperti pada tari daerah, lagu dan alat musik tradisional. Tanpa disadari, kegiatan ini dapat menumbuhkan karakter atau profil pelajar Pancasila kebhinekaan global dan kreativitas.

3. Ekstrakurikuler PMR

Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang tak kalah memiliki banyak manfaat yaitu PMR. Kegiatan ini bukan hanya mengajarkan kesehatan kepada siswa tetapi menanamkan sikap empati untuk membantu orang lain dan meningkatkan kepedulian terhadap sekitar.

Siswa yang belajar mengenai kesehatan dan pengobatan melalui PMR akan lebih mudah mengerti, karena mereka bukan hanya diberikan pengetahuan saja tetapi langsung praktik dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima. Kegiatan ini juga dapat menumbuhkan sikap gotong royong pada siswa, karena diperlukan kerjasama yang baik untuk menolong atau mengobati orang lain.

7 Alasan Pentingnya Ekstrakurikuler di Sekolah Bagi Murid
Ekstrakurikuler adalah program tambahan yang diselenggarakan institusi pendidikan. Pelaksanaannya dilakukan di luar jam sekolah atau setelah proses pembelajaran selesai.

4. Ekstrakurikuler Pramuka

Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang pasti ada di setiap sekolah yaitu Pramuka, bahkan beberapa sekolah mewajibkan kegiatan ini. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan profil pelajar Pancasila. Ada banyak manfaat mengikuti ekskul Pramuka, di antaranya yaitu:

1. Memupuk semangat gotong-royong dan kebersamaan. Karakter ini ditanamkan melalui pelaksanaan kemah yang biasanya dilakukan dua kali dalam setahun. Dalam acara ini, siswa diajak untuk saling bahu-membahu mendirikan tenda, membersihkan tenda, memasak dan lainnya.

2. Menanamkan sikap mandiri. Dalam pramuka, banyak kegiatan yang menuntut siswa untuk menggunakan kemampuan sendiri, tanpa bantuan orang lain.

3. Menumbuhkan karakter tidak mudah menyerah. Dalam pramuka, siswa akan mengikuti kegiatan yang melewati berbagai rintangan, seperti naik turun tebing yang berlumpur dan licin, uji nyali dan kemampuan, dan lainnya. Dalam hal ini siswa juga akan tumbuh menjadi generasi pecinta alam.

Dan masih banyak lagi manfaat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Makanya tak heran jika eskul ini seringkali diwajibkan oleh sekolah untuk menumbuhkan karakter siswa lebih baik.

5. Ekstrakurikuler Paskibra

Ekskul paskibra atau Pasukan Pengibar Bendera memiliki daya tarik tersendiri bagi para siswa. Dimana ekskul ini biasanya digunakan untuk menarik siswa-siswi dalam menaikkan bendera Indonesia ketika upacara atau perayaan kemerdekaan RI.

Ada banyak manfaat mengikuti ekskul Paskibra, di antaranya melatih kemandirian, kekuatan fisik, kedisiplinan, dan kerjasama siswa dalam membentuk baris-baris yang bagus.

Ekskul Paskibra juga dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan siswa, dimana mereka dapat berperan sebagai pemimpin barisan untuk memberi aba-aba kepada kelompoknya. Anggota Paskibra juga biasanya memiliki rasa cinta tanah air yang cukup besar, karena mereka bukan hanya diajarkan untuk baris-berbaris mengibarkan bendera, tetapi juga dibekali wawasan mengenai negara dan tanah air Indonesia.

6. Ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR)

Ekstrakurikuler karya ilmiah remaja merupakan sekelompok remaja yang biasanya melakukan serangkaian kegiatan untuk menghasilkan karya ilmiah. Karya ilmiah tersebut dihasilkan dari cara berpikir, kerjasama antar siswa, penalaran yang logis dan percobaan.

Kegiatan ini memiliki banyak manfaat, mulai dari membangkitkan rasa ingin tahu siswa, meningkatkan daya nalar siswa, menambah wawasan terhadap iptek, meningkatkan keterampilan iptek, meningkatkan minat baca, mengenal sifat-sifat ilmiah, menumbuhkan sikap kritis, pemberani, toleransi, kreatif dan inovatif.

Kegiatan ini juga bisa menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan Pelajar Pancasila, salah satunya profil bernalar kritis dan kreativitas.

Itulah beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menumbuhkan profil pelajar Pancasila. Selain pada ekskul-ekskul yang telah disebutkan di atas, ada beberapa ekskul lainnya yang diadakan di beberapa sekolah seperti ekskul jurnalistik, Japan Club, English Club wirausaha dan lainnya. Sekolah dapat merekomendasikan berapa ekstrakurikuler tersebut kepada siswa untuk bisa memperoleh manfaat di dalamnya.

‌‌‌‌

Epin Supini

Penulis yang memiliki banyak mimpi

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.