Berikut 7 Contoh Soal AKM Numerasi

Sumber Materi Mar 31, 2021

Pada tahun 2021, Kemendikbud telah menetapkan bahwa Ujian Nasional akan diganti menjadi Asesmen Nasional. Asesmen Nasional dibentuk bukan untuk menggantikan peran Ujian Nasional dalam mengevaluasi kemampuan siswa secara personal, tetapi menggantikan fungsi Ujian Nasional sebagai sumber informasi dalam mengevaluasi dan memetakan mutu pembelajaran sekolah, dan sistem pendidikan.

Adapun bagian dari Asesmen Nasional yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. Untuk menghadapi perubahan ini, ada baiknya Anda mempersiapkan diri untuk menghadapi soal-soal AKM yang akan diuji kepada siswa. Salah satu solusi yang dapat membantu Anda yaitu dengan mencari berbagai macam referensi, baik buku maupun platform online yang menyediakan beberapa contoh soal AKM Numerasi yang dapat Anda gunakan nantinya.

Aspek Penting dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Nantinya Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) akan berfokus pada dua aspek kompetensi minimum, yaitu pada kemampuan bernalar dengan menggunakan bahasa (literasi) dan kemampuan bernalar dengan menggunakan matematika (numerasi). Adapun hal-hal yang berkaitan dengan Asesmen Kompetensi Minimum yaitu sebagai berikut:

- Keterampilan berpikir logis-sistematis

- Keterampilan bernalar dengan menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari

- Keterampilan memilah dan memilih serta mengolah informasi yang didapat

Komponen Soal AKM

Kemendikbud membagi komponen soal AKM berdasarkan 3 hal. Berikut penjelasannya.

1. Konten

Berdasarkan konten yang akan dibuat nanti, terdapat perbedaan hal yang akan diuji dalam soal AKM. Dalam Asesmen Literasi Membaca, soal yang dibuat bertujuan untuk menguji beberapa teks yang bersifat informasi maupun suatu fiksi.

Sedangkan dalam Asesmen Numerasi, soal yang dibuat bertujuan untuk menguji bilangan, geometri dan suatu pengukuran, data dan ketidakpastian, serta aljabar.

2. Proses Kognitif

Dalam Asesmen Literasi Membaca, kompetensi yang akan diuji pada komponen proses kognitif yaitu murid akan menuntut siswa untuk menemukan informasi, menginterpretasi dan mengintegrasikan isi dari teks atau soal yang terdapat pada soal, serta mengevaluasi dan merefleksikan teks tersebut dengan menggunakan konteks lain yang terdapat di luar teks.

Sedangkan dalam Asesmen Numerasi, soal akan melibatkan proses pemahaman suatu konsep, kemampuan dalam penerapan konsep untuk masalah rutin, serta kemampuan bernalar dalam menyelesaikan masalah non-rutin.

3. Konteks

Dalam Asesmen Literasi Membaca dan Numerasi, soal yang akan diberikan kepada siswa akan mengangkat konteks secara personal, sosial budaya dan juga saintifik.

Ragam Soal AKM

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) memiliki berbagai macam bentuk soal. Berikut adalah 5 bentuk soal untuk AKM. Simak penjelasan di bawah ini.

1. Pilihan Ganda

Siswa hanya bisa memilih satu jawaban yang benar di setiap soal yang telah diberikan.

2. Pilihan Ganda Kompleks

Siswa bisa memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal.

3. Menjodohkan

Siswa bisa menjawab dengan melakukan penarikan garis dari satu titik ke titik lainnya yang merupakan pasangan antara pertanyaan dan jawabannya.

4. Isian Singkat

Siswa bisa menjawab berupa bilangan, kata untuk menyebutkan nama benda, tempat, atau jawaban lainnya.

5. Uraian

Siswa menjawab soal yang berisi beberapa kalimat untuk menjelaskan jawabannya.

Pengerjaan soal AKM akan dilaksanakan dengan berbasis komputer di mana memiliki sifat yang adaptif. Sehingga bisa dikatakan bahwa pertanyaan yang disajikan tergantung pada kemampuan dari siswa itu sendiri. Selain itu, Kemendikbud juga pernah mengatakan bahwa, jika siswa dapat menjawab pertanyaan dengan benar, maka soal yang selanjutnya akan lebih kompleks. Begitu juga sebaliknya, jika siswa menjawab pertanyaan dengan salah, maka soal yang selanjutnya akan lebih sederhana.

Berikut 7 Contoh Soal AKM Numerasi

Adapun beberapa contoh soal AKM numerasi yang dapat Anda jadikan referensi dalam membuat soal nantinya.

7 Tips Mengajar Literasi Numerasi (Matematika) Agar Mudah Dipahami Siswa
Literasi numerasi adalah keterampilan untuk mengaplikasikan pengetahuan dasar, prinsip dan juga proses matematika dalam konteks kehidupan sehari-hari.

1. Berapakah bilangan yang tepat untuk mengisi titik-titik berikut?

4 7     3

... ...    ... +

7 8     1

Jawab:

473 + X = 781

X = 781 – 473

X = 308

Maka, bilangan yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas, yaitu 308

2.

Diketahui banyak rumah seluruhnya pada gambar di atas adalah 9 buah. Penomorannya secara berutuan menggunakan angka ganjil dimulai dari 1 (satu) untuk nomor rumah yang berada paling kanan.

Nomor rumah pada urutan keenam dari kanan adalah ...

Nomor rumah pada urutan ketujuh dari kiri adalah ...

Jawab:

11 dan 5

Urutan nomor sembila rumah dari kanan ke kiri dengan nomor-nomor berupa bilangan ganjil adalah 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17.

3. Perhatikan koleksi stiker milik Anton berikut ini!


Pilihlah ‘Benar’ atau ‘Salah’ dari pernyataan berikut ini!

Sepertiga stiker milik Anton berbentuk segi delapan

Benar

Salah

Stiker Anton yang paling sedikit adalah berbentuk persegi.

Benar

Salah

Jawaban:

Benar dan Salah.

Salah karena yang paling sedikit berbentuk persegi dan bintang (masing-masing hanya terdiri dari 1 buah saja).

4. Perpustakaan sekolah mendapatkan sumbangan buku-buku dari orang tua murid. Sebanyak 30% adalah buku cerita fiksi, 0.25 buku pelajaran dan sisanya buku ensiklopedia. Berapa bagian dari semua buku yang disumbangkan merupakan buku ensiklopedia?

7/12 bagian

9/20 bagian

1/3 bagian

¼ bagian

Jawaban:

B.

Diketahui : 30% = 30/100

0.25 = 25/100

Ditanya : bagian buku ensiklopedia

Pembahasan:

Bagian buku ensiklopedia = 100/100 – 30/100 – 25/100

= 45/100

= 9/20

6. Budi memegang angka 61%, Dinda memegang angka 0,7, Ade memegang angka 0,68, dan Yuda memegang angka 5/9. Mereka disuruh berbaris sesuai urutan bilangan yang mereka pegang. Apabila urutan berdiri dimulai dari yang terbesar, yang berada tepat di belakang Ade adalah b...

Jawab:

Budi.

Urutan berdiri jika yang paling depan adalah dari nilai yang terbesar, maka jawabannya adalah Dinda (0,7), Ade (0,68), Budi (0,61), dan Yuda (0,55).

Andi mendapatkan kue 5/6 bagian dan Susi mendapay 6/7 bagian dari kue yang sama. Pernyataan berikut ini yang benar adalah ...

Andi mendapatkan kue yang lebih banyak. (Benar/Salah)

Susi mendapatkan kue lebih banyak. (Benar/Salah)

Andi dan Susi mendapatkan bagian yang sama. (Benar/Salah)

Andi mendapatkan kue lebih sedikit. (Benar/Salah)

Jawaban:

Salah, Benar, Salah, Benar.

7.  Perhatikan gambar berikut ini!

Di dalam lift sudah berisi 5 orang dengan jumlah berat badan 380 kg. Sedangkan di luar lift, Andi, Rosa dan Joni akan masuk ke dalam lift yang sama. Jika Rosa dan Joni masuk bersamaan, berapa kg berat yang maksimal barang yang dapat mereka bawa?

Jawab:

52.

Karena kapasitas lift adalah 550 kg, sementara berat penumpang sudah mencapai 380+83+35=398, sehingga lift masih mampu menampung berat 550-398=52 kg.

Sekian penjelasan dari Asesmen Nasional beserta beberapa contoh soal AKM numerasi yang bisa dijadikan referensi dalam membuat soal. Dengan diterapkannya AKM pada tahun 2021 ini, sangat diharapkan bahwa pendidikan di Indonesia bisa semakin meningkat dan kemampuan bernalar dan kritis siswa juga semakin berkembang dengan baik.

Berikut contoh soal AKM Numerasi Kemendikbud beserta pembahasannya. Tonton video kejarcita lainnya ya!

Referensi soal AKM Numerasi:

https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/an/

Agnes Meilina

Gemar membaca buku dan menulis di malam hari.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.