7 Tips Agar Siswa Bisa Mengejar Ketinggalan Selama PJJ Ketika STM

teaching Apr 08, 2021

Kegiatan PJJ yang dilakukan secara online tentu berbeda dengan kegiatan belajar mengajar secara langsung di kelas, di mana siswa dan guru tidak bisa bertemu dan guru juga tidak bisa mengawasi siswa secara langsung. Pembelajaran jarak jauh juga belum bisa dikatakan optimal, mengingat tak sedikit siswa yang kekurangan akses belajar dan kemampuan mereka dalam menggunakan internet yang terbatas.

Bukan hanya itu, keterbatasan siswa dalam memiliki fasilitas belajar hingga ketidaksiapan mereka untuk belajar secara online membuat kegiatan PJJ belum efektif. Alhasil banyak siswa yang tertinggal dalam mencapai akademik atau tujuan pembelajaran.

Sebagai guru, Anda harus lebih peka terhadap murid yang belum memahami materi dan harus memiliki strategi atau metode belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. PJJ bukanlah hal yang mudah dilakukan, mengingat model pembelajaran ini baru pertama kali dilakukan secara intensif. Tentunya guru dan siswa membutuhkan waktu untuk adaptasi yang baik.

Sejak pandemi covid 19 merajalela dan terus meningkat, pembelajaran jarak jauh pun dilakukan agar anak-anak tetap mendapatkan pendidikan meskipun pergerakan di luar dibatasi untuk mengurangi penularan. setelah pandemi mereda dan kehidupan berjalan normal, kegiatan belajar mengajar akan dilakukan secara offline dan seperti awal. Pertanyaannya, yang harus dilakukan guru untuk mengatasi siswa yang ketinggalan pelajaran saat PJJ?

7 Tips Agar Siswa Dapat Mengejar Ketinggalan Selama PJJ ketika

Jika siswa ketinggalan materi pelajaran selama PJJ, kemungkinan mereka akan sulit untuk menerima materi pelajaran yang baru. Hal ini bukan hanya membuat nilai siswa menjadi turun drastis, tetapi juga membuat kegiatan belajar mengajar menjadi tidak efektif. Namun tak perlu khawatir, berikut ini merupakan 7 tips agar siswa dapat mengejar ketinggalan selama PJJ ketika jadwal sekolah telah kembali normal yang bisa Anda lakukan, di antaranya yaitu

1. Pahami Karakter Siswa

Cara pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai pelajaran yaitu dengan memahami karakter siswa. Setiap anak memiliki karakter yang berbeda saat belajar di kelas, ada yang langsung cepat memahami pelajaran, ada pula yang membutuhkan perhatian dan latihan terus-menerus untuk memahami pelajaran. Anda tidak bisa menyamakan semua karakter anak, melainkan harus bisa menerima berbagai karakter mereka.

Dengan mengetahui karakter siswa, Anda akan tahu siswa mana saja yang mengalami ketertinggalan selama belajar jarak jauh. Anda juga bisa menerapkan metode yang tepat agar siswa tersebut bisa belajar lebih baik dan cepat mengerti.

2. Mengecek Tugas yang Diberikan

Selama pembelajaran jarak jauh, tentu guru akan memberikan tugas yang bisa dikerjakan siswa di rumah. Pastikan setiap siswa menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. Untuk melihat progres atau hasil perkembangan belajar anak, Anda bisa mengecek hasil tugas-tugas yang diberikan.

Jika siswa mengerjakan tugas sesuai dengan standar yang diberikan atau lebih baik dari itu, tandanya mereka bisa memahami pelajaran dengan baik. Sebaliknya, jika hasil tugas yang dikerjakan masih kurang dan jauh di bawah rata-rata, artinya siswa tersebut belum mampu mengerjakan tugas karena tidak cukup memahami materi pelajaran.

5 Tips Agar Guru Selalu Tampil Menarik Ketika Video Call dengan Kelas
Pada pembelajaran secara online melalui video call dapat membantu guru menjadi semakin kreatif dalam menciptakan proses pembelajaran yang menarik. Selain itu siswa pun akan mampu memupuk rasa mandiri dalam mencari materi yang akan dipelajarinya.

Untuk mengatasi ketertinggalan tersebut, Anda bisa memberikan tugas tambahan pada siswa. Semakin sering mengerjakan tugas, mereka akan semakin paham dengan materi pelajaran yang diajarkan.

3. Pemberian Materi secara Intensif

Selain memberikan tugas, Anda juga harus memberikan materi pelajaran dengan jelas dan secara intensif. Tanpa penjelasan yang baik, mustahil bagi mereka untuk bisa mengerjakan tugas dan memahami pelajaran dengan optimal. Tanyakan pada mereka, bagian mana saja yang sulit dipahami dan pastikan semuanya mengerti apa yang Anda jelaskan.

4. Berkomunikasi yang Baik dengan Siswa

Komunikasi adalah hal penting yang harus dilakukan, tanpa komunikasi yang baik, Anda sulit memahami karakter siswa. Cobalah lebih dekat dengan mereka, dan tanyakan kendala apa saja yang mereka rasakan ketika belajar.

Jika Anda menghadapi siswa yang pasif atau pendiam, jangan pernah berhenti untuk mengajak mereka bicara. Biasanya mereka akan banyak bicara atau bercerita dengan orang terdekat saja. Sebagai guru, Anda juga bisa menjadi sahabat dan orang tua bagi siswa. Dengarkan semua curhatan yang mereka sampaikan dan berikan solusi tepat untuk menghadapinya.

5. Berkomunikasi dengan Orangtua Siswa

Selain berkomunikasi dengan siswa, Anda juga harus berhubungan baik dengan orangtua mereka. Mengingat di masa PJJ ini siswa lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah saja, sehingga orang terdekat mereka adalah orangtua mereka. Cobalah berkomunikasi dengan orangtua siswa untuk mengetahui perkembangan belajar anaknya, kalau perlu Anda bisa bekerjasama dengan orangtua siswa untuk mendidik anak lebih baik.

Tanyakan pada orangtua siswa, seberapa lama anak belajar di rumah, apakah anak mengerjakan tugasnya sendiri atau lebih sering menyontek di google dan lainnya. Mintalah orangtua untuk jujur menggambarkan kondisi atau perkembangan anak, agar guru bisa mendidik sesuai kebutuhan mereka.

5 Strategi Guru untuk Mengatasi Kesenjangan di Kelas PJJ
PJJ yang dilaksanakan lebih banyak menggunakan sistem sekolah online. Dimana dalam prosesnya membutuhkan jaringan internet dan gadgetseperti laptop ataupun telepon pintar. PJJ menjadi jalan terbaik agar pendidikan bisa tetap berjalan meski pandemi.

6. Memilih Waktu KBM yang Pas

Sebagai guru, Anda harus bisa menentukan waktu belajar yang pas dengan murid. Jika Anda telah mendapatkan jadwal mengajar dari sekolah, Anda harus bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan baik. Selama total jam kerja guru terpenuhi, Anda bisa mengatur waktu belajar sesuai kondisi dan kebutuhan sekolah.

Lama waktu belajar bukan tolak ukur keefektivan kegiatan belajar mengajar, yang terpenting adalahkondisi siswa, apakah masih mampu menerima materi atau sudah lelah belajar seharian di depan laptop. Jika Anda mendapat waktu mengajar siang hari, mungkin kebanyakan siswa sudah mengantuk, Anda bisa mengajak mereka untuk bermain secara daring terlebih dahulu, agar belajar tidak membosankan dan siswa tetap semangat.

7. Lakukan Evaluasi Belajar

Evaluasi belajar sangat penting dilakukan untuk mengetahui apakah siswa sudah memahami materi dengan baik atau belum. Evaluasi bisa dilakukan setelah KBM daring selesai atau melalui tugas-tugas yang Anda berikan. Jika ada satu atau beberapa siswa yang belum paham materi, jangan lanjutkan bab materi pelajaran selanjutnya, lebih baik Anda selesaikan satu bab pelajaran terlebih dahulu dengan tuntas, hingga semuanya benar-benar mengerti dengan baik.

Hasil evaluasi tersebut juga dapat menilai, apakah cara mengajar Anda cocok dengan siswa dan apakah Anda berhasil mendidik mereka. Jika hasilnya kurang memuaskan, mungkin Anda bisa melakukan beberapa perubahan, seperti mengganti metode pembelajaran yang lebih seru dan menyenangkan siswa.

Itulah 7 hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi ketertinggalan siswa dalam memahami materi pelajaran selama PJJ. Lakukan hal-hal tersebut agar setiap siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik di kelas dan mereka bisa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

Epin Supini

Penulis yang memiliki banyak mimpi

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.