5 Tanggung Jawab Orang Tua pada Pendidikan Anak

parenting Des 01, 2020

Anak adalah titipan dan anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada setiap orang tua. Orang tua bertanggung jawab dalam mendidik dan membesarkan anak-anak mereka sampai bertumbuh dewasa dan sanggup menghidupi dirinya sendiri. Namun, orang tua tidak hanya bertanggung jawab dalam bentuk materi saja, tetapi juga dalam membentuk karakter anak-anaknya. Dalam perkembangannya, orang tua juga harus memperhatikan pendidikan yang akan anak terima. Lantas apa saja tanggung jawab orang tua pada pendidikan anaknya?

Sebelum membahas tanggung jawab yang harus dipenuhi orang tua pada pendidikan anak, Anda harus mengetahui apa yang dimaksud dengan tanggung jawab. Tanggung jawab merupakan suatu kewajiban yang harus ditanggung dan dipikul. Tanggung jawab merupakan kesadaran diri manusia yang timbul karena telah melakukan sesuatu secara sengaja ataupun tidak sengaja. Dalam hal ini, tanggung jawab yang dimiliki orang tua karena mereka memiliki anak yang sudah lahir di tengah-tengah keluarga. Oleh karena itu, orang tua harus bertanggung jawab dalam membesarkan anak yang mereka miliki.

Selain bertanggung jawab dalam pendidikan anak, orang tua memiliki tanggung jawab lain yang harus dipenuhi yaitu seperti:

1. Mendidik dan Melindungi Anak

Layaknya seorang pahlawan dan seorang guru, orang tua berperan besar dalam mendidik anak-anaknya dan memberikan perlindungan supaya tetap merasa aman. Lindungi mereka dari lingkungan yang akan memberikan pengaruh buruk dan pergaulan bebas.

2. Membantu Anak Mengembangkan Kemampuan dan Bakatnya

Selain memberikan pendidikan, orang tua juga memiliki peran dalam membantu mereka dalam menemukan dan mengembangkan kemampuan dan bakat yang mereka miliki. Sebelum itu Anda harus mengetahui dan meneliti kemampuan dan bakat yang dimiliki anak-anak Anda. Jangan sampai salah menentukan dan akhirnya tidak memberikan hasil yang maksimal.

3. Memberikan Pendidikan Karakter

Selain pendidikan akademik, Anda juga jangan melupakan pendidikan karakter yang sangat berguna untuk masa depannya. Apabila anak Anda tumbuh tanpa karakter yang baik dan bermartabat, sama saja hasilnya nihil. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengajarkan tentang sopan santun, tata krama dan cara berkomunikasi sejak dini.

Dalam tumbuh kembang anak, pendidikan merupakan pondasi terkuat untuk membuat anak-anak Anda menjadi seseorang yang sukses dan berguna bagi keluarga dan negara. Dengan memberikan pendidikan yang sesuai dengan kemampuan anak dan Anda mampu untuk memberikan pendidikan setinggi-setingginya kepada anak Anda, hidup anak Anda akan berjalan mulus dan memiliki masa depan yang cerah. Anda harus tahu bahwa Anda memiliki peran yang begitu penting terhadap pendidikan anak.

Sebagai orang tua Anda sudah melakukan perencanaan pendidikan yang akan dikenyam anak Anda sampai perguruan tinggi nanti supaya anak Anda tidak akan mengalami kesulitan saat bersekolah nanti. Dalam hal ini, bukan berarti orang tua berperan sebagai pengatur atau menyetir kemampuan anak agar sesuai dengan keinginannya. Walaupun Anda memiliki peran yang begitu besar terhadap pendidikan anak, tetaplah memberikan mereka kebebasan dalam berkembang dan bertumbuh sesuai dengan kemampuan mereka sendiri. Jangan pernah mengekang kemampuan mereka, bahkan sampai mengatur mereka supaya sesuai dengan keinginan Anda. Apabila hal itu terjadi, anak Anda akan merasa tidak percaya diri dan tertekan, kemudian akhirnya tidak memberikan hasil yang terbaik dalam pendidikannya.

Selain itu, anak memiliki potensi yang patut dikembangkan untuk kemajuan negara dan masa depan dunia. Apabila Anda mengamati perkembangan tumbuh anak-anak di masa sekarang, mereka semua cenderung lebih kreatif dalam berpikir dan bertindak. Ide-ide cemerlang dan kemauan mereka dalam meraih cita-citanya patut diberikan acungan jempol.

Persaingan untuk mendapatkan kursi dalam perusahaan begitu ketat. Di era globalisasi yang semakin besar dan kemajuan teknologi yang di setiap tahunnya juga semakin bertumbuh pesat membuat persaingan mendapatkan pekerjaan menjadi lebih keras. Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk setiap orang memiliki potensi, skill, dan kualitas di dalam dirinya. Sehingga dapat dikatakan bahwa pendidikan merupakan kunci utama bagi anak Anda untuk bisa mendapatkan lapangan kerja dan sukses di masa depan. Berikut merupakan bentuk tanggung jawab yang orang tua miliki yaitu sebagai berikut:

5 Tanggung Jawab Orang Tua pada Pendidikan Anak

Selain bertanggung jawab dalam memberikan kehidupan yang layak, orang tua juga memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan anak. Di zaman sekarang, pendidikan sangat penting bagi anak-anak, baik dalam memperoleh ilmu pengetahuan, pengalaman dan sebagai aset mereka untuk menentukan masa depannya. Pendidikan yang diberikan kepada anak bukan juga hanya sebatas sekolah dan buku-buku saja, tetapi juga tentang kepribadian, perilaku dan kemampuan mereka dalam berkomunikasi. Maka dari itu, keluarga merupakan tempat pertama anak-anak mendapatkan pendidikan. Berikut merupakan penjelasan mengenai bentuk tanggung jawab yang orang tua berikan pada pendidikan anak.

1. Belajar Menghargai dan Menghormati

Pendidikan pertama yang harus diajarkan kepada anak-anak yaitu bagaimana caranya untuk saling menghargai dan menghormati orang lain. Setiap manusia memiliki prinsip ingin dihargai dan dihormati oleh orang lain, baik saat sedang berbicara dan bertindak. Begitu juga dengan anak-anak Anda kelak. Mereka akan mengalami fase ingin dihargai dan dihormati, misalnya saat mereka sedang melakukan presentasi di depan kelas saat belajar. Sehingga sangat penting untuk belajar dan menanamkan sikap untuk saling menghargai dan menghormati orang lain, baik mereka adalah orang yang lebih dewasa ataupun lebih muda dibandingkan kita.

2. Menanamkan Sikap Empati dan Simpati

Sikap empati adalah sikap atau kemampuan untuk mengerti situasi dan kondisi yang sedang dihadapi. Sedangkan sikap simpati merupakan sikap atau kemampuan seseorang untuk dapat merasakan perasaan yang dialami oranag lain. Dalam hal ini ada suatu waktu di mana anak-anak Anda akan berada di posisi sulit dan diminta untuk bisa lebih mengerti terhadap keadaan yang sedang terjadi, misalnya saat teman sekelasnya membutuhkan pertolongan. Salah satu cara yang dapat menumbuhkan rasa empati dan simpati kepada anak Anda yaitu dengan membawa mereka ke pedalaman atau panti asuhan untuk belajar mengerti keadaan teman-temannya yang mengalami kesulitan

3. Menanamkan Sikap Jujur

Selain itu Anda juga harus menanamkan sikap jujur kepada anak-anak Anda sejak dini. Karena sikap tersebut dapat sangat berpengaruh pada masa depan anak Anda kelak. Kejujuran adalah kunci yang sangat penting untuk dimiliki setiap orang dan pekerjaan. Tidak jarang kita menemukan berbagai macam orang yang tidak jujur dan kemudian akhirnya memakan hak yang tidak seharusnya mereka miliki. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya sikap yang tidak terpuji tersebut Anda harus mengajarkan dan menanamkan sikap jujur kepada anak Anda sejak dini.

7 Kisah Inspiratif Pengorbanan Guru Supaya Murid Lancar Belajar Selama BDR
Selama pelaksanaan BDR yang sudah berjalan beberapa bulan ini, banyak sekali kisah menarik dan inspiratif dari para guru-guru yang mengajar diseluruh pelosok negeri.

4. Menyediakan Dana Pendidikan

Selain sikap dan kepribadian, Anda juga harus bertanggung jawab terhadap dana pendidikan anak Anda. Menyediakan dan menyiapkan dana pendidikan sejak dini begitu penting. Roda kehidupan selalu berputar, kita tidak pernah mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan nanti. Oleh karena itu sangat penting bagi orang tua untuk menyiapkan dana pendidikan anak terlebih dahulu. Karena apabila sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi, anak Anda tidak akan mengalami kesulitan dalam bersekolah kelak.

Mengapa TK di Jepang Tidak Mewajibkan Pelajaran Membaca dan Berhitung?
Di Jepang, terdapat dua macam pendidikan prasekolah yang biasanya diikuti sebelum memasuki Sekolah Dasar yaitu hoikuen/child care, serta youchien/kindergarten. Pendidikan prasekolah bukan kewajiban, namun lebih dari 95% anak-anak usia 3-6 tahun di Jepang mengikutinya.

5. Merencanakan Sekolah untuk Anak

Setelah itu, Anda juga berperan dalam merencanakan dan menentukan pendidikan yang akan anak Anda kenyam. Terlebih dahulu Anda harus mengetahui potensi dan kemampuan yang anak Anda miliki sebelumnya. Setelah Anda mengetahui kemampuan dan potensi yang anak Anda miliki, Anda bisa merencanakan sekolah anak Anda.

Setelah mengetahui bentuk tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak, Anda juga harus memperhatikan interaksi Anda dengan anak Anda. Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dan sharing pengalaman dan kejadian-kejadian yang telah anak-anak Anda lewati di setiap harinya. Cara ini akan membantu Anda untuk selalu tetap dekat sekaligus mengawasi anak-anak Anda.

Agnes Meilina

Gemar membaca buku dan menulis di malam hari.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.