10 Hal yang Harus Dipersiapkan Guru Ketika Menyiapkan Ujian Buka Buku

edukasi Feb 10, 2021

Ujian menjadi salah satu tahap akhir dalam proses belajar mengajar. Ujian menjadi tolok ukur sejauh mana proses pembelajaran berhasil. Dari ujian guru bisa mengetahui sejauh mana penerimaan murid-muridnya terhadap proses pembelajaran. Apakah semua indikator sudah tercapai atau belum.

Banyak ragam ujian yang bisa dilakukan oleh guru. Salah satunya adalah ujian buka buku. Ujian buka buku terkadang menjadi pilihan favorit bagi murid-murid. Mereka menjadi tenang bila guru mengadakan ujian dengan sistem buka buku. Lalu bagaimana dengan guru? Apakah guru merasa senang dengan ujian buka buku? Apa saja yang harus dipersiapkan guru ketika menyiapkan ujian buka buku?

Ujian Buka Buku

Ujian buka buku adalah praktik ujian yang mengijinkan murid menggunakan berbagai sumber yang diperlukan dalam mengerjakan soal ujian.  Sumber tersebut dapat  berupa buku teks, modul, catatan, dan berbagaisumber yang diakses dari internet. Dalam sistem ujian tutup buku, murid lebih banyak mengandalkan  pengetahuan yang dihafal atau diingat ketika mengerjakan soal ujian. Pada  sistem ujian buka buku tidak berarti bahwa murid sama sekali tidak menggunakan pengetahuan yang dihafal, tetapi capaian belajar yang disasar mengarah kepada kemampuan intelektual tinggi (higher order learning skills), yang mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi, atau mengkreasi suatu rancangan.

Ujian buka buku ini melatih murid untuk memiliki kemmapuan berpikir tinggi. Beberapa negara maju pun lebih bnyak menggunakan ujian dengan sistem buka buku. Bahkan Finlandia yang merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik juga menggunakan ujian dengan sistem buka buku.

Saat ujian buka buku para murid boleh membuka buku, secara otomatis para guru didorong untuk membuat soal yang berkualitas sangat tinggi. Dengan kata lain, soal-soal tersebut akan terus bergerak ke atas sesuai dengan ”Tangga Bloom”, yaitu dari tangga dasar pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan akhirnya berujung ke evaluasi. Dengan sistem buka buku, para guru akan terhindar dalam membuat soal dengan berhenti pada tangga pengetahuan saja. Sebaliknya dari itu, para guru akan tertantang membuat soal yang berkaitan dengan aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi.

Kelebihan Ujian Buka Buku

Ujian buka buku memiliki banyak kelebihan, diantaranya :

1. Ujian Buka Buku Mengurangi Kecemasan dalam Ujian

Kecemasan maha-murid berkurang dalam sistem ujian buka buku. Seperti penelitian yang dilakukan oleh   Gharib, Phillips dan Mathew (2012) bahwa murid yang mempersiapkan diri dengan baik, dalam sistem ujian buka buku akan berkurang rasa kecemasan yang dirasakan dan merasa lebih dapat berkonsentrasi dalam mengerjakan soal. Kecemasan pada derajat tertentu diperlukan untuk membuat murid berusaha mempersiapkan diri dan memacu “adrenalin”. Namun, tingkat kecemasan yang tinggi akan membuat kemampuan berpikir murid menjadi terganggu.

2. Ujian Buka Buku Memberi Kesempatan Memperoleh Nilai Lebih Baik

Ujian buka buku dapat membuat murid mempunyai rasa percaya diri berlebihan sehingga mereka bisa menjawab soal dengan baik. Ini membuat mereka bisa mendapatkan nilai yang lebih baik saat ujian buka buku.

3. Melatih Problem Solving

Membawa dampak positif bahwa murid  akan diberi masalah, bukan soal, sehingga mereka pada menit awal merasa penasaran untuk bisa menyelesaikan masalahnya. Ujian buka buku juga akan mengasah kemampuan problem solving para murid.

4. Mendorong para murid untuk  berpikir kritis, kreatif dan berpikir tingkat tinggi

Ujian buka buku membuat murid menjawab dengan cara menganalisa soal. Kemampuan analisa ini tentu menuntut murid untuk berpikir kritis dan kreatif tingkat tinggi.

5. Menjadikan murid mencintai membaca buku

Dengan ujian buka buku, murid  akan mempersiapkan banyak buku sebagai referensi. Mereka akhirnya perlu membaca terlebih dahulu buku-buku yang akan dijadikan referensi saat ujian buka buku. Ini akan membuat mereka lebih sering membaca buku.

Hal yang Harus Dipersiapkan Guru Ketika Menyiapkan Ujian Buka Buku

Setelah mengetahui banyaknya manfaat mengadakan ujian buka buku, tentu anda sebagai seorang guru juga ingin memberikan ujian dengan sistem buku ini. Agar ujian buka buku bisa berjalan optimal, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan.

Berikut 10 hal yang harus dipersiapkan guru ketika menyiapkan ujian buka buku :

1. Pahami mengapa anda mengadakan ujian buka buku

Ujian buka buku tidak bertujuan menguji daya ingat. Ujian buka buku umumnya bertujuan menguji kemampuan murid menyerap informasi dan menerapkan informasi tersebut dengan baik, alih-alih menguji hafalan murid.

Dengan memahami tujuan penting dari ujian buku ini, nantinya anda bisa membuat soal-soal yang sesuai.

2. Buat soal sesuai materi yang sudah diajarkan

Sebagaimana ujian pada umumnya, tentu bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman murid atas materi yang sudah diajarkan. Jadi saat akan membuat soal ujian buka buku, pastikan sudah sesuai dengan materi yang sudah anda ajarkan.

3. Berikan informasi ujian jauh-jauh hari

Meskipun ujian bersifat buka buku, tentu para murid juga butuh persiapan. Pastikan anda memberikan informasi seputar ujian pada jauh-jauh hari, agar murid punya banyak waktu untuk mempersiapkannya.

4. Berikan kisi-kisi soal ujian

Agar murid bisa mengerjakan ujian dengan baik, anda perlu memberikan kisi-kisi soal ujian. Kisi-kisi ini akan membantu murid untk belajar lebih optimal. Terutama dalam mengejar materi-materi yang perlu dikuasai.

5. Berikan informasi tentang referensi yang bisa dibawa saat ujian

Ujian buka buku membuat murid tak hanya mempersiapkan kemampuan menjawab soal saja, tetapi juga perlu mempersiapkan referensi yang dibutuhkan. Anda bisa memberikan informasi tentang referensi apa yang perlu dibawa saat ujian. Bisa berupa buku paket, buku tugas atau referensi dari internet.

6. Berikan soal-soal analisa

Ujian buka buku menuntut para murid agar bisa memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Tentunya soal-soal yang ada tidak seputar hafalan konsep semata. Tapi berupa soal analisa yang memicu daya kreatifitas murid.

7. Berikan soal sedikit saja

Salah satu tantangan guru saat ujian buka buku adalah menghabiskan waktu lebih lama dalam mengoreksi. Jawaban analisa tentu lebih panjang daripada soal pilihan ganda. Jadi, saat membuat ujian buka buku, jangan terlalu banyak memberi soal. Bukan jumlah yang menjadi fokusnya, tetapi kualitas soalnya.

8. Perhatikan kaidah penyusunan soal

Saat ujian buka buku, soal ujian tentu berbentuk uraian. Buat soal sesuai indikator dengan kisi-kisi soal serta hindari membuat soal yang menimbulkan penafsiran ganda. Gunakan kata tanya yang menuntut uraian yang jelas misalnya jelaskan, uraikan dan lain sebagainya.

Tips Membuat Worksheet Pembelajaran 1 Halaman yang Menarik
Worksheet atau yang biasa kita sebut sebagai Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah salah satu cara untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran di sekolah.

9. Berikan petunjuk yang jelas

Jangan lupa buat petunjuk yang jelas mengenai cara pengerjaan soal. Butir soal juga harus segera dilengkapi dengan kunci jawaban serta pedoman pemberian skor untuk memudahkan Anda memeriksa dan menilai jawaban para murid nantinya.

6 Tips Membuat Media Pembelajaran Berbasis Infografis Interaktif
Infografis dapat menjadi solusi untuk menjelaskan suatu hal yang terlalu membosankan jika hanya disampaikan dengan kata-kata dan tidak lengkap jika dijelaskan dengan foto saja.

10. Berikan nilai yang sesuai

Berikan nilai yang sesuai dengan jawaban murid. Semakin bagus analisanya semakin bagus nilainya. Hal ini sesuai dengan tujuan dari ujian buka buku ini, melatih kemampuan analisa murid.

Dian Kusumawardani

"Ibu rumah tangga yang suka menulis dan juga seorang konselor menyusui"

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.