Tips Guru dalam Melaksanakan Kurikulum Merdeka

12 Jun 2022

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang rencananya akan menjadi kurikulum nasional pada tahun 2024. Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Kemendikbud Nadiem Makarim adalah wujud kemerdekaan belajar mengajar. Kurikulum ini dibuat agar siswa Indonesia bisa belajar dengan baik dan "merdeka" untuk mendalami minat dan bakatnya masing-masing. Siswa diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi pengetahuannya dan interaktif melalui kegiatan proyek.

Selain itu, kurikulum merdeka juga memberikan "kemerdekaan" bagi guru dalam mengajar. Di mana melalui kurikulum ini, guru bisa menentukan cara mengajar yang tepat dan membuat materi esensial sesuai dengan yang ingin dicapai.

5 Kendala Guru dalam Menghadapi Program Merdeka Belajar
Merdeka Belajar menjadi suatu kebijakan yang dianggap transformatif di dunia pendidikan, tentu ada perubahan dan kendala yang dirasaka guru.

Tips Guru dalam Melaksanakan Kurikulum Merdeka

Guru harus bisa adaptif dengan perubahan, sehingga bisa melaksanakan kurikulum merdeka dengan optimal. Beriku ini merupakan beberapa tips yang bisa dilakukan guru dalam melaksanakan kurikulum merdeka, yaitu:

1. Lebih Fokus ke Materi Esensial dan Pengembangan Kompetensi Siswa

Kurikulum merdeka lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas, sehingga fokus terhadap materi esensial, yaitu literasi dan numerasi. Dengan begini, guru dapat menyiapkan materi essensial yang berhubungan dengan kompetensi siswa dan dibebaskan dalam memilih materi yang akan difokuskan, asalkan tetap memenuhi kriteria Kurikulum Merdeka.

2. Guru Memahami Siswanya

Dalam melaksanakan kurikulum merdeka, guru harus memahami siswanya, seperti karakter dan potensi yang dimiliki siswa agar lebih mudah dalam pemilihan materi esensial yang akan disampaikan pada siswa. Selain itu, guru akan lebih mudah dalam pemilihan materi yang berhubungan dengan kompetensi yang dimiliki siswa, sehingga menambah antusias siswa dalam belajar.

Poin utama dalam kurikulum merdeka adalah kebebasan berpikir, kebebasan memilih materi, kebebasan dalam mengeksplor kompetensi maupun potensi yang dimiliki siswa seluas-luasnya. Dengan ini guru harus mampu memahami siswa dengan baik, agar tidak terjadi kesalahan dalam pemilihan materi maupun pemahaman terhadap siswa.

3. Guru Harus Memiliki Peta Kemampuan Siswanya

Dalam melaksanakan kurikulum merdeka, guru harus mengetahui atau memiliki peta kemampuan siswanya, mengapa demikian? Karena bisa mempermudah guru dalam mengetahui potensi, kompetensi dan kemampuan siswa dan mengelompokkannya dengan tepat. Guru juga bisa memetakan apa aja kebutuhan siswa, potensi apa yang dapat digali oleh guru agar siswanya dapat maju.

Peta kemampuan siswa juga akan sangat membantu guru dalam pemilihan materi, agar siswa bebas bereksplorasi seluas-luasnya dan bisa menciptakan sistem belajar yang tepat.

4. Orientasi yang Holistik

Dalam kurikulum merdeka, guru bukan hanya harus mampu menumbuhkan pengetahuan siswa, tetapi juga dalam hal praktek, di mana siswa harus mampu berkembang dalam praktek nyata. Hal ini akan membuat siswa bebas bereksplorasi seluas-luasnya dalam melaksanakan pembelajaran. Siswa harus mampu berkembang secara utuh dalam pengetahuan yang akan dikembangkan untuk menumbuhkan potensi dirinya tanpa batasan materi ataupun batasan kurikulum yang harus mendapatkan nilai sesuai KKM atau standar dari guru.

Dalam kurikulum merdeka, siswa dituntut untuk melakukan kerja nyata atau mampu mengkolaborasikan materi dengan praktek. Dalam hal ini siswa akan dituntut memahami pengetahuan yang akan digabungkan dalam proyek. Guru harus menempatkan siswa sesuai kemampuan dan kompetensi yang dimiliki siswa tersebut untuk mencapai hasil yang diharapkan di akhir pembelajaran.

Selain itu, guru dituntut untuk mampu memandu siswa dalam membuat karya yang kolaboratif, dan mampu mengangkat isu yang ada disekitarnya. Dengan begitu, siswa tidak akan merasa bosan dalam pembelajaran.

5. Guru Harus Mampu Menumbuhkan Karakter Pelajar Pancasila

Guru harus mampu menumbuhkan karakter pelajar pancasila. Pasalnya kurikulum merdeka ini berintregasi untuk mewujudkan karakter pelajar pancasila, yakni karakter pelajar yang mandiri dengan pengetahuan yang luas dan merdeka. Atau bisa diartikan sebagai pemuda yang bebas memilih sesuai minat bakat dan kemampuan yang dimiliki serta menjadi pelajar pancasila yang mampu bertumbuh dan berkembang sesuai dengan pancasila.

5 Tantangan Program Merdeka Belajar untuk Guru
Dengan adanya program belajar ini, diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang bahagia, baik untuk siswa, guru maupun orangtua.“Nantinya sistem pembelajaran akan berubah, yang tadinya hanya di dalam kelas maka nanti akan di luar kelas. Jadi lebih menyenangkan juga.

Guru harus mampu menumbuhkan karakter siswa yang merdeka, mampu berkarya dan berkolaborasi dalam berbagai hal serta membentuk karakter siswa yang bebas, yang sesuai dengan kurikulum yang merdeka.

Agar tercapai kurikulum merdeka yang ingin dicapai, dalam hal ini guru akan memetakan siswa sesuai minat dan bakat yang dia miliki. Potensi yang mungkin dikembangkan, dan pengembangan bakat yang dia miliki sesuai dengan kurikulum merdeka.

Selain itu dalam kurikulum merdeka guru harus mampu menumbuhkan karakter siswa yang kritis, suka gotong royong, bermusyawarah, adil dan mampu mengemukakan pendapat di depan umum, menjadi pelajar yang mandiri, kreatif dan inovatif. Sesuai dengan pelajaran yang ada dalam pancasila, membentuk karakter pelajar pancasila yang lebih mementingkan pertumbuhan karakter sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki siswanya. Karakter tersebut dapat dibentuk melalui kerja kelompok, pembentukan kelompok kecil dalam kelas. Hingga tercapainya kurikulum merdeka yang ingin dicapai.

Itulah beberapa tips guru dalam melaksanakan kurikulum merdeka yang bisa Anda ketahui. Keberhasilan pengimplementasian kurikulum merdeka ini dipengaruhi oleh kesiapan dan kompetensi guru.

Untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar, dibutuhkan pelatihan yang sesuai. kejarcita.id merupakan lembaga atau perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan yang menyediakan platform pembelajaran dan pelatihan atau pendampingan untuk guru dan sekolah. Visi kejarcita.id adalah kesempatan pendidikan yang merata untuk semua anak Indonesia.

Pelatihan dan support system kejarcita.id memang sudah di desain sesuai dengan kebutuhan kerja guru, mulai dari merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran di kelas. Pelatihan gurucita juga menjadi solusi dalam meningkatkan kapasitas guru Indonesia yang sesuai dengan misi Merdeka Belajar. Untuk mengetahui kejarcita, Anda bisa mengunjungi platform kejarcita.id.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.