Respon Guru dan Pihak Sekolah terhadap Perubahan Pendidikan

edukasi 11 Agt 2022

Masa pandemi Covid-19 serta era digital membawa banyak perubahan yang terjadi dalam berbagai sektor kehidupan manusia. Sejumlah perubahan terjadi pada dunia pendidikan, pemanfaatan teknologi dan inovasi terbaru, globalisasi yang mempertemukan berbagai masyarakat dunia tanpa sekat, tuntutan dunia karier, dan sebagainya.

Adanya berbagai perubahan tersebut menuntut penyesuaian pula dalam bidang pendidikan. Pasalnya, kualitas pengajaran memegang peranan penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Mau tidak mau, pihak sekolah, guru, serta kalangan yang menghadapi langsung terjadinya perubahan itu memegang peran penting. Berbagai perubahan yang terjadi pastinya menjadi tantangan bagi guru dan pihak sekolah.

Untuk mengetahui permasalahan dan tantangan yang dihadapi di lapangan, diperlukan tim khusus yang berkunjung di  sekolah. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai tantangan apa saja yang dihadapi. Mari kenal tim khusus yang berkunjung di sekolah.

A. Educational Consultant (EC)

Kejarcita sebagai badan usaha sosial di bidang pendidikan menaruh perhatian besar dan kepekaan terhadap perubahan yang terjadi. Melalui riset secara ilmiah maupun praktis di lapangan dengan adanya tim Educational Consultant (EC), untuk mengetahui permasalahan, kendala maupun tantangan pendidikan bagi guru maupun pihak sekolah. Tugas dari tim EC ialah sebagai berikut.

  • Mengunjungi sekolah-sekolah untuk berdialog masalah pendidikan di sekolah tersebut dan memberikan solusi kepada sekolah tersebut.
  • Melakukan presentasi dan negosiasi kepada sekolah yang sudah dikunjungi.
  • Menemukan jawaban dan melaporkan kepada berbagai macam kendala yang ditemui di lapangan.
Dokumentasi tim EC saat berkunjung ke sekolah bertemu dengan guru-guru ataupun Kepala Sekolah

Dalam aktivitasnya mengunjungi sekolah-sekolah, tim EC melakukan diskusi (sharing) dengan pihak sekolah yang ditemui seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, maupun guru. Secara umum, topik yang dibahas berupa topik untuk membangun keakraban dan topik seputar  pendidikan. Caranya adalah dengan membahas hal-hal berikut ini.

  • Masalah kondisi sekolah yang ada di kecamatan tersebut, yaitu menyampaikan hasil keluhan-keluhan dari sekolah seangkatannya. Contoh: membahas kondisi guru, siswa dll.
  • Membahas permasalahan sekolah secara khusus, yakni sekolah yang didatangi.
  • Membahas mengenai isu terkini dunia pendidikan seperti learning loss (penurunan kemampuan dalam belajar) dan kesiapan sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka.
  • Membahas aktivitas atau agenda sekolah yang sedang dan akan berlangsung.

B. Memperkenalkan kejarcita.id

Tidak hanya sekadar berkunjung dan membahas masalah maupun tantangan yang dihadapi pihak sekolah di dunia pendidikan, tim educational consultant juga memperkenalkan kejarcita.id. Sebagai badan usaha sosial (sosiopreneur), kejarcita.id hadir dengan harapan menjadi solusi bagi guru, sekolah, maupun siswa agar kegiatan pembelajaran berlangsung dengan lebih baik. Dengan demikian, mutu pendidikan di Indonesia dapat berkualitas dan mampu membantu banyak orang (guru, sekolah, siswa maupun orang tua siswa).

Cara yang dilakukan tim EC saat berkunjung dan berdiskusi dengan pihak sekolah di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Memperkenalkan diri.
  • Membangun kedekatan/keakraban. Kedekatannya ini bisa dibangun dalam bentuk ekspresi atau respons saat berkomunikasi seperti aktivitas maupun kesibukan di sekolah, kondisi guru dan siswa, dan lain-lain.
  • Mengajak berdiskusi seputar dunia pendidikan yang sedang terjadi saat ini. Seperti pelaksanaan kurikulum terbaru, kesiapan guru dalam mengajar, dan sebagainya.

Dari diskusi yang dilakukan, biasanya akan ditemukan berbagai kendala, permasalahan, maupun tantangan dalam dunia pendidikan yang dirasakan pihak sekolah. Selanjutnya, dari hasil temuan tim educational consultant terdapat sejumlah tantangan dalam dunia pendidikan.

C. Tantangan dan Kendala

Setiap sekolah memiliki kultur dan lingkungan belajar yang berbeda-beda. Dari keberagaman sifat maupun karakter pihak sekolah pun juga berpengaruh. Berikut ini tantangan dan kendala yang ditemukan tim EC dari diskusi (sharing) dengan pihak sekolah.

  • Ada sekolah yang masih kekurangan murid.
  • Kurangnya inovasi guru dalam mengajar, yaitu guru masih menggunakan metode ceramah.
  • Pihak sekolah yang ditemui menyampaikan keinginan agar sekolahnya lebih baik, maju, dan berkembang, tetapi kurangnya dukungan oleh yayasan.
  • Kurangnya wawasan dan pemahaman informasi terkini seputar perkembangan dunia pendidikan. Seperti belum begitu memahami terkait perubahan kurikulum maupun kebijakan pemerintah mengenai hal tersebut.
  • Agenda sekolah yang terlalu padat.

D. Respon Sekolah terhadap Perubahan di Dunia Pendidikan dan Adanya kejarcita.id

Berdasarkan diskusi maupun pemaparan wawasan dan informasi seputar perubahan pendidikan kepada pihak sekolah, memberikan pandangan baru sehingga pihak sekolah lebih peka bahwa mereka harus berbenah. Pada umumnya, tanggapan dari pihak sekolah cukup baik, meskipun tidak semuanya mengambil sikap, tindakan, maupun merespons dengan tanggap. Hal tersebut disebabkan oleh masalah seperti terkendala biaya, kurangnya dukungan wali murid, yayasan, atau lainnya.

Tanggapan terkait adanya kejarcita.id juga cukup baik. Dengan adanya kejarcita.id, sekolah sangat terbantu dalam pemahaman seputar dunia pendidikan. Bahkan, sebagian besar pihak sekolah menuturkan jika pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka dari dinas berkali-kali dilaksanakan, tetapi pihak sekolah masih juga kurang memahami. Namun, pelaksanaan sosialisasi maupun pelatihan dari kejarcita.id dapat dipahami pihak sekolah pada satu kali pelaksanaan. Pihak sekolah merasa sangat terbantu dalam meng-update informasi dunia pendidikan dan persiapan sekolah yang perlu dilakukan.

Rata-rata pihak sekolah juga sangat antusias dengan layanan yang diberikan kejarcita.id. Menurut mereka, layanan pendidikan yang diberikan sangat komplit dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Produk pelatihan baik bagi guru maupun siswa sudah sesuai dengan kebutuhan untuk persiapan menggunakan kurikulum Merdeka Belajar, sistem yang dibangun juga sudah termasuk dengan prinsip-prinsip merdeka belajar.

Dokumentasi sosialisasi dan pelatihan dari kejarcita.id ke pihak sekolah maupun perkumpulan

Kejarcita.id berharap bisa terus memberikan kebermanfaatan dan mengambil bagian dalam mempersiapkan guru, sekolah, maupun siswa agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas dan terkini. Kami terus melakukan perbaikan dan meningkatkan pelayanan supaya semakin banyak yang merasakan kebaikan dari langkah dan usaha kami untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Silakan hubungi kejarcita.id untuk mendapatkan informasi terkini maupun melakukan kolaborasi dalam dunia pendidikan!

Insani Miftahul Janah

Trying. Learning. Then Doing.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.