Cara Membimbing Siswa untuk Mencari Sumber Materi Eksternal

Mendapatkan sumber belajar yang tepat bukanlah hal yang mudah. Bahkan, kerap kali siswa akan menemukan sumber belajar yang isinya sama. Oleh karena itu, kadang-kadang siswa merasa kesulitan dalam mendapatkan sumber atau referensi belajar karena beberapa artikel memiliki isi dan pembahasan yang sama. Selain itu, dengan semakin berkembangnya teknologi, kita mendapat keuntungan, yaitu mudahnya mendapatkan informasi.

Namun, informasi yang didapatkan dari teknologi belum tentu valid dan kredibel. Maka dari itu, penting bagi guru untuk membimbing siswa ketika ingin mencari sumber belajar. Pada kesempatan ini, Anda akan diberikan beberapa tips atau cara membimbing siswa mencari sumber materi eksternal.

Apa yang Dimaksud dengan Sumber Materi Eksternal?

Eksternal artinya 'sesuatu yang berasal dari luar'. Bisa dikatakan bahwa sumber materi eksternal, yaitu sumber belajar yang berasal dari luar kegiatan pembelajaran. Sumber itu misalnya jurnal ilmiah, artikel, buku atau pembahasan yang didapat dari kegiatan mentoring.

Jika dilihat secara sepintas, mendapatkan sumber materi eksternal ini cukup mudah. Sayangnya, tidak semua orang pandai dalam memilah dan memilih informasi atau sumber yang valid untuk pembelajaran. Hal ini dapat terjadi karena semakin canggihnya teknologi dan informasi saat ini. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin berkembang, tidak jarang orang-orang memanfaatkan kemajuan tersebut sebagai peluang untuk menebar berita hoaks, palsu, maupun melakukan beberapa tindak kejahatan. Oleh karena itu, ada baiknya guru dan orang tua turut berperan penting dalam membimbing siswa dan anaknya dalam memilih sumber materi belajar.

Beberapa fungsi dari sumber belajar maupun sumber materi dalam proses kegiatan belajar siswa di antaranya ialah sebagai berikut.

Fungsi Sumber Materi Pembelajaran

1. Meningkatkan Produktivitas Kegiatan Pembelajaran

Dengan adanya sumber materi yang sudah dicari dan dikumpulkan siswa, proses kegiatan belajar yang ada di dalam kelas bisa lebih produktif. Metode belajar seperti ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengumpulkan informasi, berpikir kritis, serta dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses kegiatan belajar. Dalam hal ini, Anda bisa memberikan petunjuk kepada siswa mengenai kapan dan jenis informasi apa yang harus mereka cari dalam kegiatan pembelajaran di minggu depan. Ini akan membuat persiapan mereka akan lebih matang.

2. Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa secara Individual

Selain dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mencari informasi, berpikir kritis, dan keaktifan siswa ketika KBM sedang berlangsung, kegiatan ini juga dapat membantu siswa yang ingin belajar secara individual. Kerap kali siswa akan merasa senang belajar sendiri. Alasannya, suasananya lebih fokus dan pemikiran mereka tidak tercampur dengan adanya sanggahan dari orang lain.

3. Menjadi Pelajaran Dasar bagi Siswa

Kemampuan ini sangat penting untuk dimiliki siswa. Alasannya, dengan mereka memiliki kemampuan untuk mencari informasi yang valid, di kemudian hari mereka akan jauh lebih mudah dalam menjalani proses kegiatan belajar, baik ketika sekolah maupun ketika memasuki jenjang universitas. Bisa dikatakan bahwa kemampuan ini adalah pelajaran dasar bagi siswa sebelum memulai pembelajaran.

4. Memantapkan Proses Kegiatan Belajar

Hal lain yang akan didapatkan siswa dan guru yaitu proses kegiatan belajar akan berlangsung lebih maksimal. Dengan adanya sumber materi tersebut, siswa sudah memiliki kemampuan dasar untuk memulai kegiatan belajar. Ketika KBM sedang berlangsung, siswa tidak hanya ada di dalam posisi menerima materi saja. Namun, mereka juga bisa turut berkomunikasi dengan guru mengenai materi yang sedang dibahas.

5. Memperluas Penyajian Pembelajaran

Komunikasi yang terjalin antara guru dan siswa dalam proses kegiatan belajar dapat memperluar penyajian pembelajaran. Selain itu, sumber materi juga dapat mengurangi kesenjangan antara proses kegiatan belajar yang awalnya dilakukan secara satu arah menjadi dua arah.

4 Modul Wajib untuk Mewujudkan Sekolah yang Merdeka Belajar
Merdeka Belajar bertujuan menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, cerdas dan berkarakter. Untuk mewujudkan Merdeka belajar, diperlukan kerjasama yang baik antara semua pihak.

Lalu, apa saja cara untuk membimbing siswa mencari sumber materi eksternal? Mari simak uraian berikut ini.

Cara Membimbing Siswa Mencari Sumber Materi Eksternal

1. Mencari Jurnal Ilmiah di Situs Web yang Resmi

Siswa bisa memanfaatkan jurnal ilmiah dalam proses kegiatan belajarnya. Untuk mendapatkan jurnal ilmiah tersebut, mereka bisa menggunakan situs web yang resmi dan sudah terkenal memiliki jurnal-jurnal ilmiah yang bagus, misalnya seperti pada website Google Schoolar. Pada website tersebut, Anda akan menemukan ribuan jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah tersebut bisa dijadikan pedoman atau materi tambahan bagi siswa untuk memperkuat materi yang sedang dipelajari. Selain itu, cara ini bisa dijadikan kemampuan dasar untuk siswa sebelum mereka menjadi seorang mahasiswa yang dalam proses belajarnya sering mengandalkan jurnal ilmiah dan buku diktat.

2. Membaca Artikel Gratis dari Situs Web yang Dikenal Valid

Tidak jarang seseorang akan menemukan informasi yang tidak valid atau hoax. Oleh karena itu, ada baiknya sedari dini siswa diberikan pembelajaran mengenai cara menemukan informasi yang benar. Sebagai contoh, mengenalkan siswa pada website yang sudah dikenal valid, memberikan informasi seperlunya (tidak berlebihan), dan sudah disertai bukti maupun fakta. Dengan adanya pembelajaran sedari dini, siswa akan terlatih dalam menemukan sumber materi yang tepat bagi mereka.

3. Menggunakan Platform Belajar yang Sudah Direkomendasikan

Beberapa macam platform belajar juga bisa dimanfaatkan siswa dalam proses kegiatan belajarnya. Platform atau aplikasi belajar itu misalnya Ruangguru dan Kejarcita. Beberapa platform belajar lainnya yang sudah direkomendasikan oleh pemerintah, seperti belajar.kemdikbud.go.id, rumahbelajar.id, sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan aplikasi atau platform tersebut, proses kegiatan belajar siswa jadi lebih terjamin.

4. Menggunakan Video Pembelajaran dari YouTube

Saat ini, sudah banyak content creator yang membuat video pembelajaran di YouTube. Dengan adanya video pembelajaran tersebut, pengetahuan siswa akan semakin meningkat. Selain dapat meningkatkan kemampuan siswa, video pembelajaran ini juga dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu materi yang sedang dipelajari. Tentu saja ini solusi yang bagus untuk para guru yang mengalami kesulitan dalam membuat video pembelajaran.

7 Rekomendasi Buku Pendidikan Menarik untuk Guru
Membaca buku membuat guru semakin cerdas dan berwawasan luas, serta dapat membentuk kepribadian yang lebih baik.

5. Belilah di Toko Resmi

Selain mencari sumber materi yang bersifat online, siswa juga bisa mencari sumber materi eksternal yang bersifat fisik, seperti buku. Ada berbagai buku bacaan atau buku latihan yang bisa dipakai siswa berdasarkan referensi yang guru sudah berikan. Oleh karena itu, sebelum proses kegiatan belajar dilangsungkan Anda harus membuat beberapa referensi buku pelajaran yang bisa membantu siswa dalam memperdalam pengetahuannya. Dalam pembelian buku tersebut, sarankan siswa untuk membeli buku-buku tersebut di toko buku yang resmi maupun toko online yang sudah resmi dari toko buku tersebut. Ini disebabkan banyak sekali oknum-oknum yang berani menjual buku bajakan. Dengan membeli buku bajakan, sudah pasti kita mendukung para pencuri Hak Cipta.

Demikianlah penjelasan mengenai sumber materi eksternal serta beberapa cara membimbing siswa mencari sumber materi eksternal. Hal pertama yang bisa Anda lakukan, yaitu memberikan beberapa rekomendasi atau referensi yang bisa dipakai siswa dalam mencari sumber materi tersebut. Dengan begitu, mereka akan belajar dari apa yang mereka dapatkan di kali pertama.