6 Tips Membuat Portofolio Mengajar yang Kreatif dan Menarik

edukasi Nov 22, 2020


Membuat portofolio bukan hanya digunakan oleh para pekerja industri kreatif saja. Guru juga perlu membuat portofolio. Setiap guru hendaknya membuat portofolio mengajar yang nantinya juga bermanfaat untuk pengembangan karir guru kedepannya. Tentu juga banyak manfaat lain jika guru membuat portofolio mengajar. Lalu bagaimana ya cara membuat portofolio mengajar yang kreatif dan menarik?

Apa itu Portofolio Mengajar

Portofolio mengajar merupakan suatu kumpulan dari pekerjaan yang dihasilkan oleh seorang guru, yang didesain untuk menggambarkan talenta yang dimilikinya. Portofolio mengajar dibuat oleh guru itu sendiri yang menyoroti dan memperlihatkan tentang pengetahuan dan keterampilannya dalam proses belajar mengajar.

Portofolio dapat dijadikan sebagai bahan refleksi. Dalam arti, untuk mengkritisi dan mengevaluasi efektivitas pekerjaan yang dilakukan guru yang bersangkutan, baik dalam hal pengajaran maupun tentang interaksinya dengan siswa atau rekan sejawat.

Apa yang harus tercakup atau terkait dalam portofolio guru sesungguhnya tergantung bagaimana portofolio itu akan digunakan.

Secara garis besar sebuah portofolio dapat mencakup beberapa hal berikut ini :

a. Latar belakang guru, mulai dari latar belakang pendidikan hingga pengalaman mengajar yang dimiliki.


b. Deskripsi kelas,mulai dari waktu mengajar , tingkatan dan isi.


c. Ujian tertulis, menuliskan pengalaman ujian tertulis ap saja yang pernah diikuti guru.


d. Pernyataan Pribadi (A personal statement) tentang filsafat dan tujuan pengajaran.


e. Dokumentasi tentang upaya peningkatan kemampuan dalam mengajar, seperti : seminar, loka karya, penataran dan sebagainya.Implementasi tentang rencana, selebaran (handouts), catatan-catatan pengajaran.


f. Catatan nilai pekerjaan siswa, seperti tes, quiz dan class projects


g. Video/Audio Tape tentang pengajaran di kelas


h. Catatan observasi dari rekan sejawat

i. Refleksi tertulis tentang pengajaran

Idealnya, portofolio merupakan sebuah dokumen yang diciptakan oleh guru, yang menyatakan, menghubungkan dan menggambarkan kewajiban, tingkat kemahiran dan pertumbuhannya dalam pengajaran. Setiap portofolio hendaknya didokumentasikan dalam sebuah appendiks atau sebuah referensi.

Ukuran sebuah portofolio beragam, tetapi pada umumnya dua sampai dengan sepuluh halaman, termasuk apendiks.

Manfaat Membuat Portofolio Mengajar

Lalu sebenarnya untuk apa sih membuat portofolio. Portofolio mengajar ini baiknya digunakan untuk apa. Apa manfaat guru membuat portofolio mengajar ini?

Portofolio mengajar merupakan sebuah alat pendidikan, yang pada umumnya digunakan untuk dua tujuan. Pertama, portofolio digunakan sebagai tujuan untuk mengevaluasi tentang efektivitas dalam mengajar yang otentik yang dapat diguna kepentingan pemberian lisensi atau membuat keputusan tentang ketenagakerjaan.

Kedua, portofolio mengajar digunakan untuk kepentingan umpan balik bagi guru yang bersangkutan sehingga dapat meningkatkan pengajaran dan derajat profesionalismenya.

Portofolio mengajar memiliki peranan penting dari keseluruhan evaluasi tentang guru. Beberapa universitas di Amerika, seperti : University of Colorado , Marquette University and Murray State University, sekarang telah menggunakan portofolio untuk keputusan kepegawaian.

Tips Membuat Portofolio Mengajar yang Kreatif dan Menarik

Berikut beberapa tips yang bisa dicoba untuk membuat portofolio mengajar yang kreatif dan menarik.

1. Kumpulkan dan Tunjukkan Ulasan Baik

Dalam menyelesaikan pekerjaan,  tidak jarang guru akan mendapatkan testimonial atau ulasan mengenai hasil pekerjaan yang dilakukan.

Minta ulasan dari rekan sesama guru, kepalas sekolah atau bisa juga wali murid. Tampilkan ulasan baik pada portofolio mengajar yang akan dibuat.

2. Membuat Portofolio Sederhana

Saat membuat portofolio guru harus memastikan telah membuatnya sederhana dan nyaman untuk dilihat.
Apalagi bila ditampilkan secara online, sebaiknya guru membuat portofolio yang gampang ditemukan dengan meletakkannya dalam satu halaman yang sama.

Halaman ini harus berisi seluruh portofolio yang guru miliki tanpa perlu berpindah-pindah ke halaman lain, agar orang lain dapat dengan mudah melihat konteks.

3. Hindari Memasukkan Portofolio yang Sudah Usang

Memasukkan contoh portofolio usang menjadi salah satu kesalahan pembuatan portofolio yang harus dihindari.

Portfolio usang di sini berarti hasil pekerjaan yang sudah terlalu lama atau sudah berumur lebih dari tiga tahun.

Biasanya, portofolio tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kemampuanmu saat ini dan juga sudah tidak relevan dengan keadaan tren, teknik, dan teknologi yang sedang berjalan di masa kini.

4. Ceritakan Diri dan Hasil Pekerjaan

Portofolio mengajar adalah cara guru  untuk menunjukkan kemampuan mengajaranya  namun bagaimana guru menceritakan dan membangun branding dirinya akan menambah nilai bagus yang akan menjadi nilai tambah dalam portofolio yang dibuat.

5. Ceritakan Partisipasi dalam Komunitas

Aspek penilaian terpenting lainnya dari sebuah portofolio mengajar adalah adanya kegiatan yang menunjukkan bila guru juga punya partisipasi aktif.

Maka dari itu, cara membuat portofolio selanjutnya adalah menuliskan peran dan tugas guru saat bergabung dalam komunitas sukarelawan tertentu.

Guru bisa menuliskan di dalam portofolio itu proyek sukses yang telah dibangun bersama dengan komunitas.

Terutama bila komunitas itu merupakan komunitas yang terkait dengan bidang pendidikan. Dengan menunjukan keterlibatan dalam komunitas, orang akan menilai anda sebagai pribadi yang mudah bergaul. Ini akan menjadi nilai plus yang menarik dalam portofolio anda.

6. Jelaskan Setiap Karya Secara Rinci

Saat membuat portofolio mengajar, jelaskan semua karya yang pernah dibuat secar rinci. Misalnya tulisan yang pernah dibuat, prestasi yang pernah diraih atau pengalaman mengikuti pelatihan. Ini akan membuat portofolio mengajar anda menjadi lebih menarik dan punya nilai lebih.

Langkah Membuat Portofolio Mengajar yang Kreatif dan Menarik

Setelah tahu apa saja yang harus dibuat agar portofolio mengajar yang kreatif dan menarik, sekarang saatnya anda mulai membuat portofolio mengajar anda. Berikut adalah langkah-langkah membuat portofolio yang kreatif dan menarik.

a. Membuat Daftar Isi Terlebih Dahulu
Portofolio merupakan dalam suatu dokumen dari berbagai keberhasilan dan keberhasilan, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mempermudah orang lain untuk menemukan informasi spesifik tentang Anda dengan terlebih dahulu membuat daftar isi.

b. Melampirkan CV atau Resume
Lampirkan CV atau resume dalam portofolio mengajar yang anda buat. Informasi pribadi yang lengkap perlu dimasukkan agar orang lain bisa mengetahui detail tentang Anda.


c. Menguraikan Skill dan Pengalaman Anda
Banyak orang melihat portofolio keterampilan dan pengalaman, dari sini Anda dapat melihat keterampilan dan kemampuan yang tepat untuk Anda. Gambarkan secara lengkap dan jelas sehingga orang lain dapat memahami Anda dengan jelas. Di sini Anda dapat meningkatkan kemampuan kerja

Penyebab Guru Kesulitan Mengelola KBM Online dan Bagaimana Solusinya
KBM online membuat berbagai pihak beradaptasi. Baik bagi murid, guru, maupun orang tua. Bagi guru, KBM online memiliki banyak hambatan. Banyak kesulitan yang dialami guru saat melaksanakan KBM online ini.


d. Menguraikan Tujuan atau Pencapaian
Hal terpenting tentang portofolio mencerminkan tujuan dan kinerja, yang dapat menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang memiliki visi dan misi untukmelanjutkan. Kinerja target dibagi oleh jangka pendek dan jangka panjang.



e. Melampirkan Hasil Karya
Pada bagian ini Anda akan menemukan contoh pekerjaan yang telah Anda lakukan dan pekerjaan yang telah Anda lakukan sebagai bukti keterampilan yang Anda peroleh.

Demikianlah pembahasan tips membuat portofolio mengajar yang kreatif dan menarik. Semoga tulisan ini, dapat membantu anda membuat portofolio mengajar yang kreatif dan menarik.

Dian Kusumawardani

"Ibu rumah tangga yang suka menulis dan juga seorang konselor menyusui"

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.