Capaian Pembelajaran Ekonomi Fase F

A. Rasional Mata Pelajaran Ekonomi

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia telah membawa manusia pada perubahan yang besar. Tingginya mobilitas orang, barang, dan jasa yang digunakan, serta informasi adalah akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia harus mampu meningkatkan kualitas dirinya untuk bertahan hidup dan mampu menjalani kehidupan yang akan selalu berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.

Perkembangan teknologi telah mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan, salah satunya aspek ekonomi. Ada banyak kegiatan masyarakat yang telah mengalami perubahan dan bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Beberapa perubahan dan transformasi tersebut dilihat dari kemudahan manusia dalam mengakses informasi, melakukan transaksi pembayaran, kecepatan mobilitas barang dan jasa, dan semakin banyaknya bentuk usaha kerakyatan yang berbasis digital.

Adanya perubahan paradigma tersebut diikuti dengan perubahan perilaku dalam menjalankan tindakan ekonomi seseorang menjadi efisien dan bertanggung jawab. Dengan adanya pembelajaran Ekonomi, masyarakat dapat mempelajari beberapa hal untuk mengatasi masalah-masalah sosial kontemporer pada lingkungan masyarakat, seperti rendahnya etos kerja dan menurunnya jiwa kewirausahaan. Pembelajaran Ekonomi akan membantu peserta didik dalam memahami upaya manusia untuk mempertahankan hidupnya, seperti masyarakat yang perlu dibekali dengan pendidikan ekonomi yang mendunia, tetapi harus tetap berpijak pada kearifan lokal.

Dengan mempelajari ekonomi, peserta didik memiliki pemahaman terhadap perkembangan zaman. Oleh karena itu, paradigma pembelajaran Ekonomi penting untuk diarahkan agar peserta didik:

  1. memiliki rasa ingin tahu untuk mencari tahu sumber informasi, bukan hanya sekadar menerima informasi;
  2. mampu merumuskan masalah dengan baik, seperti memiliki kemampuan untuk bertanya, bukan sekadar menyelesaikan masalah dengan bantuan ponsel pintar yang dapat memproses data dengan cepat;
  3. memiliki kemampuan untuk berpikir analitis; dan
  4. memiliki sifat kerja sama dan mau berkolaborasi dalam menyelesaikan suatu permasalahan, serta mampu mengomunikasikannya dengan baik.

B. Tujuan Mata Pelajaran Ekonomi

Dengan mempelajari Ekonomi, peserta didik mampu:

  1. Menghargai sumber daya alam yang ada di Indonesia dan memanfaatkannya secara efisien dan bertanggung jawab;
  2. Memahami masalah ekonomi dan menyelesaikannya secara efisien dan bertanggung jawab;
  3. Memahami aktivitas ekonomi yang bersifat dinamis dan memahami dampak dari dinamika perekonomian;
  4. Membuat rencana masa depan yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi, dan mampu mengambil keputusan yang berkaitan dengan isu atau masalah keuangan;
  5. Memahami lembaga jasa keuangan dan produk jasa keuangan; dan
  6. Bersikap kritis dalam menyikapi kebijakan-kebijakan ekonomi, dan mampu memetakan dampak dari suatu kebijakan ekonomi bagi pihak yang berkepentingan.
Capaian Pembelajaran Sejarah Fase F
Secara progresif, pembelajaran Sejarah harus mampu mengkontekstualisasikan berbagai macam peristiwa yang terjadi di masa lalu dengan peristiwa yang terjadi di masa kini

C. Karakteristik Mata Pelajaran Ekonomi

Pembelajaran Ekonomi adalah pembelajaran yang berasal dari perilaku ekonomi dalam kehidupan sosial masyarakat yang diseleksi dengan menggunakan konsep ilmu ekonomi yang berguna untuk kepentingan proses kegiatan belajar. Perubahan sosial ini disebabkan karena adanya interaksi sosial antar individu maupun kelompok, yang biasa disebut sebagai globalisasi. Globalisasi ini menyebabkan semakin cepat dan mudahnya interaksi, tanpa harus memusingkan batas ruang dan waktu. Globalisasi juga meningkatkan daya saing antar individu.

Dengan mempelajari ekonomi, peserta didik dapat menguasai ilmu ekonomi dan memiliki keterampilan literasi keuangan. Literasi keuangan yang dipelajari peserta didik mencakup keterampilan dalam mengambil keputusan terhadap penggalian sumber keuangan dan penggunaannya. Pembelajaran Ekonomi menekankan peserta didik untuk terhindar dari sumber keuangan dan pembelanjaan yang tidak efektif dan berpotensi pada tindakan yang tidak sah dan cenderung menyebabkan boros.

Dengan mempelajari ilmu ekonomi, peserta didik akan didorong untuk mampu menciptakan peluang datangnya sumber keuangan yang sah dan sesuai dengan kapasitas mereka. Peserta didik yang berada di tingkat menengah atas akan diarahkan untuk bersikap menghargai pola kehidupan dengan memanfaatkan barang atau jasa yang memiliki nilai ekonomis dan ekologis, seperti benda atau jasa yang tidak menimbulkan potensi dampak lingkungan.

Ruang lingkup pada pembelajaran Ekonomi meliputi hal-hal berikut.

  1. Konsep dasar ilmu ekonomi, yang mencakup tentang konsep kelangkaan, analisis biaya, dan manfaat, kegiatan ekonomi dan konsep uang.
  2. Sistem ekonomi yang mencakup tentang jenis-jenis sistem ekonomi yang dianut oleh berbagai negara yang ada di dunia.
  3. Mikroekonomi yang mencakup tentang struktur pasar, kegagalan pasar, harga dan kompetisi.
  4. Makroekonomi yang mencakup tentang permintaan dan penawaran, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, anggaran negara dan anggaran daerah, inflasi, kebijakan fiskal dan kebijakan moneter, serta pengangguran.
  5. Guru akan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar, seperti koperasi, pasar tradisional, bank, dan lain sebagainya.

Elemen

Deskripsi

Pemahaman Konsep

Pembelajaran ekonomi diawali dengan pemahaman terhadap materi, meliputi definisi dan konsep yang dikaitkan dengan masalah atau peristiwa ekonomi yang terjadi. Pemahaman konsep akan difokuskan pada fokus dari marteri yang akan menjawab pertanyaan kunci yang juga dikaitkan dengan materi lain yang relevan sehingga perlu direkomendasikan materi ajar yang relevan. Elemen pemahaman konsep adalah elemen dimana peserta didik mampu untuk mendefinisikan, menafsirkan dan merumuskan konsep atau teori dengan bahasa mereka sendiri. Pada elemen ini, peserta didik tidak hanya hafal secara verbal tetapi juga memahami konsep dari masalah atau fakta yang ditanyakan.

Keterampilan Proses

Pendekatan keterampilan proses pada hakikatnya adalah suatu pengelolaan kegiatan belajar-mengajar yang berfokus pada pelibatan peserta didik secara aktif dan kreatif dalam proses pemerolehan hasil belajar. Rahayu (2011), mengatakan bahwa pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pendekatan keterampilan proses pada hakikatnya adalah suatu pengelolaan kegiatan belajar-mengajar yang berfokus pada pelibatan peserta didik secara aktif dan kreatif dalam proses pemerolehan hasil belajar. Depdikbud (dalam Dimyati dan Mudjiono, 2002: 138) menyatakan bahwa “Pendekatan Keterampilan Proses dapat diartikan sebagai pendekatan pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan intelektual, sosial, dan fisik yang bersumber dari kemampuankemampuan dasar yang pada prinsipnya telah ada pada diri peserta didik”. Elemen keterampilan proses memuat sub elemen:

1.   Mengamati

2.   Menanya

3.   Mengumpulkan informasi

4.   Mengorganisasikan informasi

5.   Menarik kesimpulan

6.   Mengomunikasikan

7.   Merefleksikan dan Merencanakan Proyek Lanjutan Secara Kolaboratif 

Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Ekonomi Fase F Mata Pelajaran Ekonomi (Kelas XI dan XII SMA/MA/Program Paket C)

Di akhir Fase F, peserta didik mampu mengidentifikasi permasalahan ekonomi berdasarkan fenomena yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga mampu memberi solusi penyelesaian masalah secara kritis dan kreatif terhadap permasalahan ekonomi yang terjadi. Selain itu, peserta didik juga mampu mencari, mengolah, dan menginterpretasi data yang berasal dari sumber terpercaya untuk membuat suatu kesimpulan serta evaluasi mengenai konsep ekonomi mikro, ekonomi makro, dan ekonomi internasional.

Capaian Pembelajaran Fase E
Capaian Pembelajaran mencakup sekumpulan kompetensi dan lingkup materi pembelajaran yang disusun secara komprehensif yang dimuat ke dalam bentuk narasi. Capaian Pembelajaran Fase E akan diikuti oleh peserta didik yang duduk di kelas 10 SMA/MA/SMALB/Paket C, SMK/MAK

Elemen

Capaian Pembelajaran

Keterampilan Proses

Pada akhir fase ini, peserta didik mampu melakukan kegiatan penelitian sederhana dengan menggunakan teknik atau metode yang sesuai untuk mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan, dan mengomunikasikan hasil penelitian mengenai berbagai fenomena ekonomi berdasarkan konsep-konsep ekonomi. Peserta didik mampu merefleksikan dan merencanakan projek lanjutan secara kolaboratif. 

Pemahaman Konsep

Pada akhir fase ini, peserta didik mampu menjelaskan berbagai konsep ekonomi baik yang bersifat mikro maupun makro. Peserta didik mengidentifikasi berbagai permasalahan ekonomi akibat dari terjadinya berbagai kegiatan ekonomi mulai dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Peserta didik juga mampu menjelaskan dampak dari permasalahan ekonomi yang sedang terjadi berdasarkan konsep yang sudah dipelajari. Konsep ekonomi yang diharapkan dikuasai peserta didik pada fase ini yaitu Peran Pelaku Ekonomi, Teori Perilaku konsumen, Teori Perilaku Produsen (Pengusaha), Pengangguran, Inflasi, Pendapatan Nasional, Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Permintaan dan Penawaran Agregat, Pertumbuhan Ekonomi, Pasar Uang, Kebijakan Fiskal dan Moneter, Perdagangan Internasional dan Hambatan, Neraca Pembayaran dan Perjanjian Perdagangan Internasional, Sistem dan Pelaku Ekonomi, serta Ekonomi Digital.

Itulah contoh dari Capaian Pembelajaran Ekonomi Fase F. Semoga bermanfaat!