Bagaimanakah Rencana Pak Nadiem Memperkuat Pendidikan Seni di Sekolah?

Melalui siaran channel Youtube Budaya Saya pada hari Senin tanggal 02 November 2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim berkata bahwa dengan memperkuat pendidikan seni di sekolah, peran guru dalam menerapkan semangat merdeka belajar semakin meningkat. Selain itu Pak Nadiem juga berkata bahwa pendidikan seni merupakan prasyarat dari kemerdekaan berpikir. Berdasarkan siaran di channel Youtube tersebut Pak Nadiem mengaku berencana untuk memperkuat pendidikan seni di sekolah. Memang bagaimana rencana Pak Nadiem memperkuat pendidikan seni di sekolah?

Selain itu Pak Nadiem berpendapat bahwa dengan melalui pendidikan seni yang berbasis proyek dapat membantu anak-anak dalam menggali dan memperoleh berbagai pengetahuan dari proses mereka dalam berkarya dan mengekspresikan dirinya. Sebelumnya, apakah kamu mengerti apa yang dimaksud dengan seni? Seni merupakan sebuah ekspresi atau sebuah karya yang dihasilkan manusia berdasarkan bentuk perasaan dan ekspresi yang mereka miliki. Seni sengaja dibuat oleh manusia untuk memberikan nilai keindahan yang dapat mempengaruhi perasaan orang lain ketika menikmati karya telah dibuat.

Namun, apabila kita melihat telaah dengan cermat, tidak banyak siswa yang memiliki nilai seni yang tinggi di sekolah. Sebagian dari mereka menganggap bahwa pelajaran seni tidak terlalu penting untuk dianggap serius. Bagi mereka pelajaran seperti Sains dan Matematika adalah pelajaran yang lebih penting untuk dipelajari karena sangat berpengaruh bagi kelangsungan masa depan mereka. Pada kondisi seperti ini, sebagai guru Anda tidak menyalakan pemikiran siswa Anda. Pemikiran mereka mengenai pelajaran-pelajaran yang harus dianggap serius dan mendapatkan nilai yang bagus sudah tertanam sejak mereka kecil dan hal itu juga sudah berlaku sejak zaman dahulu. Tidak banyak yang menganggap bahwa pendidikan seni itu penting bagi masa depan. Namun, lihatlah sekarang, bukankah banyak sekali anak muda yang mulai mencintai seni terutama pada seni sastra?

Saat ini zaman sudah berubah dan berkembang dengan pesat di setiap tahunnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua dan guru untuk tidak terlalu mengekang anak-anak dalam menjalani kehidupannya. Biarkanlah mereka untuk turut serta dalam menentukan dan merencanakan masa depannya. Termasuk keputusan mereka untuk lebih menekuni dan menyukai pelajaran yang mereka pelajari di sekolah.

Kerap kali sebagai orang tua, mereka akan bersikap egois dan menganggap apa yang mereka pilih adalah yang terbaik bagi anak-anaknya. Banyak sekali orang tua yang lebih bangga ketika anak-anak mereka lulus di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan mengambil jurusan yang ternama, seperti Kedokteran, Teknik, Pertambangan, Matematika, dan Hukum. Sedangkan ketika anak-anak mereka lulus dan mengambil jurusan seni seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Prancis, Seni Tari, dan lain sebagainya, mereka terlihat tidak begitu antusias. Oleh karena itu, sebagai guru Anda bisa menjadi komunikator yang baik bagi orang tua yang mengalami kendala seperti itu. Ada baiknya Anda untuk menjelaskan pilihan-pilihan siswa Anda melalui sudut pandang yang positif.

Selain itu Pak Nadiem juga pernah berkata bahwa minat yang muncul ketika belajar seni semakin lama akan menumbuhkan perasaan cinta. Layaknya mempelajari sesuatu yang disukai dengan perasaan cinta, maka seseorang itu akan bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, tujuan dari pendidikan seni bukan untuk mencetak seorang seniman, melainkan untuk menumbuhkan kepekaan dan daya tanggap siswa terhadap lingkungan sekitar. Sehingga Pak Nadiem merasa bahwa gerakan untuk memperkuat pendidikan seni di sekolah sangat penting dan harus segera diterapkan.

Rencana Pak Nadiem Memperkuat Pendidikan Seni di Sekolah

Dalam hal ini Pak Nadiem belum memberitahukan dengan pasti seperti apa rencana yang akan dibuat Pak Nadiem supaya dapat memperkuat pendidikan di sekolah. Namun, apabila dilihat dari tujuan yang ingin dicapai Pak Nadiem, berikut merupakan bentuk rencana yang dapat diterapkan di sekolah demi memperkuat pendidikan di sekolah.

1. Menambah Pelajaran Peminatan Tentang Pendidikan Seni

Pada laman Kompas yang dirilis pada tanggal 17 Januari 2020, dijelaskan bahwa menurut Kementerian Pendidikan Inggris, dikatakan bahwa antara tahun 2010 dan 2018 jumlah jam mengajar seni di sekolah menengah Inggris telah turun sebanyak 23 persen dan jumlah guru seni juga turut turun sebanyak 22 persen. Apabila kita tidak segera mencegah permasalahan ini, bisa saja tidak ada lagi pendidikan seni di sekolah. Oleh karena itu, sangat diperlukan untuk menambah pelajaran peminatan tentang pendidikan seni dan kegiatan tersebut wajib diikuti oleh seluruh siswa. Dengan menambah jam pelajaran seni, siswa menjadi lebih sering mempelajari seni dan perkembangan berpikir mereka untuk lebih peka pun menjadi meningkat.

2. Seluruh Siswa Wajib Mengikuti Kegiatan Ekstrakulikuler Seni

Dalam keadaan yang normal, biasanya setiap siswa akan memilih ekstrakulikuler seperi bermain sepak bola, bola basket, catur, pramuka, paskibra, PMR, karya ilmiah, dan kelas untuk olimpiade. Tidak banyak siswa yang berminat untuk mengikuti ekstrakuler seperti menari, melukis, dan bernyanyi. Oleh karena itu, untuk memperkuat pendidikan seni di sekolah, setiap siswa diwajibkan untuk mengikuti salah satu kelas seni untuk mengembangkan bakat dan minat yang mereka miliki.

3. Mengadakan Event atau Lomba Seni

Di setiap tahunnya sekolah akan mengadakan beberapa event atau perayaan, seperti hari guru, hari ulang tahun Republik Indonesia, dan hari-hari spesial lainnya. Dengan begitu, sekolah dapat mengambil tindakan untuk mengadakan event atau lomba untuk menunjukkan bakat yang seluruh siswa punya. Anda bisa membuatnya seperti salah satu acara TV yang sedang hits seperti Indonesia Idol dan The Voice untuk lomba menyanyi, Master Chef untuk lomba memasak, lomba membaca puisi, bermain drama dan menggambar. Anda bisa meminta setiap kelas untuk memberikan perwakilannya untuk mengikuti lomba dan itu bersifat wajib. Dengan begitu mereka akan turut berpartisipasi dalam event yang diadakan sekolah.

Mengenal Apa itu Quantum Teaching dan Bagaimana Tips Menerapkannya dalam KBM
Quantum Teaching adalah sebuah metode belajar yang dinamis dengan melakukan interaksi bersama siswa. Guru dituntut untuk selalu melibatkan mereka dalam pembelajaran sebagai subjek, bukan objek.

4. Meningkatkan Antusias Siswa

Selain itu, Anda juga harus kembali meningkatkan antusias siswa terhadap pendidikan seni. Bagi sebagian siswa, mereka menganggap bahwa pelajaran seni tidak begitu mengasyikkan dan membosankan. Oleh karena itu, seluruh guru harus memiliki inovasi yang dapat membuat kegiatan pembelajaran seni menjadi lebih menyenangkan dari sebelumnya. Dengan adanya inovasi tersebut, Anda telah menyelamatkan siswa-siswa di Indonesia untuk kehilangan jati dirinya terhadap seni yang telah diturunkan nenek moyang sejak dulu, seperti menenun batik dan membuat wayang.

Mengenal ‘Love Quotient’, Kecerdasan Baru yang Dikenalkan Jack Ma untuk Pendidikan
Menurut Jack Ma, Membangun kapasitas siswa bukan hanya melibatkan IQ (Intelligence Quotient) dan EQ (Emotional Quotient) saja, tetapi kapasitas LQ (Love Quotient).

5. Setiap Siswa Harus Memiliki Keterampilan yang Bisa Dipersembahkan dan Dipertunjukkan di Sekolah

Setiap orang memiliki bakat dan kemampuannya masing-masing. Tidak ada seorang pun manusia yang tidak memiliki keterampilan, apabila ada mereka hanyalah orang yang malas untuk mencari dan menggali bakat yang dimilikinya. Oleh karena itu, Anda dan sekolah bisa memberikan inovasi terbaru ketika ingin menerima siswa dan memasukkan mereka ke dalam suatu kelas. Sebelum menerima siswa di dalam suatu sekolah, Anda bisa bertanya apa bakat yang mereka miliki, apabila mereka masih belum mengetahui bakat yang dimiliki, Anda bisa memberikan gambaran kegiatan apa yang kiranya mereka sukai. Setelah itu, Anda bisa menempatkan mereka yang memiliki bakat yang sama ke dalam satu kelas yang sama pada hari tertentu. Kelas tersebut berguna untuk mengembangkan dan meningkatkan bakat yang mereka miliki.

Setelah melihat beberapa gambaran rencana yang dijelaskan di atas, mungkin bisa dikatakan bahwa bentuk gambaran rencana tersebut berupa pemaksaan. Namun, sesuatu yang awalnya terpaksa akan membaik ketika dilakukan setiap harinya sampai mereka jatuh cinta dengan bakat yang mereka miliki. Dengan begitu rencana Pak Nadiem memperkuat pendidikan seni di sekolah dapat berjalan dengan lancar.