Bagaimana Cara Menghadapi Dunia VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity)

Dalam suatu perusahaan bisnis, perencanaan suatu pekerjaan baik skala besar maupun skala kecil sangatlah penting dan matang. Namun, dalam setiap rencana pasti ada resiko dan hambatan-hambatan yang tidak terduga, hambatan ini bisa dari faktor eksternal maupun faktor internal.

Faktor internal ini bisa berasal dari orang di dalam perusahaan, sedangkan faktor eksternal bisa dari kompetitor atau keadaan lain seperti VUCA. Namun, VUCA bukan hanya mempengaruhi sebuah perusahaan saja, tetapi kehidupan.

Mengenal VUCA

sumber: https://www.pexels.com/

Apa yang dimaksud dengan VUCA? VUCA merupakan sebuah kondisi yang mengalami perubahan yang begitu cepat, tidak pasti, kompleks dan ambigu akibat kemajuan teknologi. VUCA ini merupakan gabungan dari beberapa unsur, yakni : Volatility (Volatilitas), Uncertainty (Ketidakpastian), Complexity (Kompleksitas), dan Ambiguity (Ambiguitas). Nah, dari singkatan di atas akan dijabarkan secara langsung di bawah ini :

1. Volatility (Volatilitas)

Volatil adalah sebuah bahan kimia yang menguap pada suhu normal dengan sifat tidak stabil. Sedangkan dalam ranah bisnis, volatility adalah sebuah perubahan yang sering terjadi dalam waktu yang cepat dan berlangsung secara kilat tidak terduga. Sifatnya yang sulit diprediksi, akan tetapi situasi yang menggambarkan kondisi ini mudah dipahami.

2. Uncertainty (Ketidakpastian)

Uncertainty atau ketidakpastian dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang tidak pasti, namun membawa sebuah perubahan yang tidak tentu. Hal ini belum tentu terjadi, atau bahkan tidak akan terjadi. Penyebab dari kondisi ini biasanya sudah diketahui sebelumnya.

3. Complexity (Kompleksitas)

Complexity merupakan suatu kondisi yang memiliki beberapa bagian yang saling terhubung bahkan berhubungan. Ada beberapa hal dan informasi yang bisa diprediksi sebelumnya, namun volume dari hal ini cukup besar dan sulit dikendalikan. Dengan jenis yang beragam dan sifat yang berbelit-belit.

4. Ambiguity (Ambiguitas)

Sebuah kondisi yang tidak ada sebab dan akibat yang jelas, sifatnya baru membuat kondisi ini sulit untuk di prediksi. Selain itu penyebab dan dampaknya yang belum bisa diketahui.

Pentingnya Menguasai Pedagogi Anak untuk Guru SD
pedagogi akan membantu guru dalam membimbing siswa-siswanya untuk menjadi manusia yang mandiri dan bahagia di masa depannya nanti

Lalu, bagaimana cara menghadapi dunia VUCA? Dalam menghadapi ancaman dari dunia VUCA, ada beberapa hal yang harus dikenali. Hal tersebut berupa berbagai faktor ancaman di dunia VUCA yang memang tidak mudah untuk dihadapi.

Nah, untuk menjaga berlangsungnya bisnis Anda, dalam strategi menghadapi dunia VUCA yang setiap unsurnya memiliki cara yang berbeda dalam menanganinya. Hal ini menyebabkan Anda harus mampu menyiapkan beberapa strategi yang dapat digunakan untuk menghadapi dunia VUCA.

Cara Menghadapi Dunia VUCA

sumber: https://www.pexels.com/

Di bawah ini ada beberapa cara untuk menghadapi setiap unsur dunia VUCA, sebagai berikut :

1. Hadapi Volatilitas dengan Agility (Kelincahan)

Salah satu cara yang efektif dalam menghadapi volatilitas adalah agility. Seorang pemimpin perusahaan harus memiliki kemampuan yang lincah, kemampuan yang lincah ini bisa diartikan sebagai kemampuan untuk melihat kondisi sekitar.

Kemampuan untuk menggantikan dengan cepat, tepat dan tanpa kehilangan keseimbangan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah pola kerja, pola pikir karyawan dan pemimpin perusahaan, untuk mengikuti perkembangan teknologi digital seperti saat ini. Namun, dengan catatan tanpa menghilangkan identitas asli dari perusahaan.

Jika suatu hari ada sebuah perubahan, jangan langsung ditolak mentah-mentah. Namun, dengan adanya perubahan itu bisa diterima dengan pelan dan yakin. Dalam hal menerima perubahan ini, pemimpin harus bisa memutar otak untuk menentukan tujuan bisnis yang jelas dan fleksibel.

Mengapa demikian? Hal ini dilakukan dalam upaya memudahkan jika suatu saat harus mengubah sesuai dengan kondisi kedepannya. Selain itu, pemimpin juga harus menyiapkan sumber daya jaga-jaga, hal ini untuk mensiasati suatu hal yang mungkin terjadi. Di balik itu, pemimpin harus memikirkan perencanaan dan perhitungan yang sangat magang sebelumnya.

2. Antisipasi Ketidakpastian dengan Informasi yang Cukup dan Lebih Memahami Keadaan

Dalam dunia VUCA teknologi merupakan salah satu alat pertahanan utama dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran. Beberapa hal itu dapat dilakukan dengan alat kolaborasi online, pembuatan forum komunikasi secara online dengan karyawan. Hal ini dibuat untuk mengenalkan karyawan pada teknologi digital.

Selain itu, informasi yang cukup juga berfungsi saat keadaan penuh ketidakpastian. Perusahaan harus pandai menggali informasi dan mengumpulkan data dan mencari sudut pandang baru. Menganalisis kompetitor dan menganalisis data posisi perusahaan di pasar secara berkala.

Perusahaan diwajibkan untuk tetap up to date dan memperhatikan feedback dari pelanggan. Mengevaluasi performa perusahaan menggunakan strategi-strategi yang dulu pernah berhasil, menganalisis hambatan-hambatan  yang dialami. Namun sangat disarankan untuk tidak terlalu cepat puas, perlunya melakukan eksperimen dengan simulasi dalam berbagai keadaan.

3. Atasi Kompleksitas dengan Restrukturisasi Internal dan Membangun Koneksi

Salah satu cara restrukturisasi internal dengan cara menyusun portofolio ulang, menyusun keuangan/finansial perusahaan, menyusun struktur penyesuaian perusahaan dengan keadaan eksternal, dan merekrut seorang ahli di bidangnya dan membuat sebuah seminar atau pelatihan untuk karyawan, melakukan komunikasi dengan karyawan secara efektif. Membentuk tim yang mampu bekerja sama secara aktif dan efektif, dengan motto semakin banyak anggota semakin banyak ide dan sudut pandang berbeda.

Selain membuat restrukturisasi internal, Anda juga dapat memperluas koneksi secara langsung dengan setiap orang di organisasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari protokol hirarki yang rumit. Dengan Anda memperluas koneksi, akan memudahkan Anda jika terjadi sesuatu hal yang tidak terduga.

4. Kurangi Ambiguitas dengan Eksperimen

Salah satu cara untuk menghadapi ambiguitas ialah dengan membuat hipotesis, setelah hipotesis ini berhasil lalu bisa dilanjutkan dengan membuat sebuah eksperimen untuk memahami penyebab dan akibat dari hambatan ambiguity.

Selain itu, hal yang bisa dilakukan adalah membuat rancangan dengan efektif agar mampu diterapkan diberbagai kondisi. Setelah eksperimen itu berhasil, Anda akan mendapatkan strategi yang tepat untuk menghadapi Ambiguity.

Peran Pendidik dalam Menghadapi Dunia VUCA

Seperti yang diketahui sebelumnya, bahwa dunia VUCA membawa kita pada perubahan yang sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol serta kebenaran dan realitas menjadi hal yang subyektif. Banyak hal yang mempengaruhi perubahan ini, salah satunya adalah perkembangan teknologi dan informasi.

Bagaimanapun juga kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi, sebaliknya, kita dituntut untuk bisa beradaptasi dengan cepat. Kecepatan teknologi bukan hanya mengubah gaya hidup, tetapi mengubah bagaimana seharusnya kita mendidik anak-anak dalam menghadapi masa depan yang lebih maju dan canggih, sehingga mereka bisa bersaing dengan sehat, menyaring informasi dengan baik dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Tips Melakukan Refleksi Pembelajaran dengan Murid
Refleksi pembelajaran artinya sebuah proses perenungan, introspeksi dan kontempelasi atas proses pembelajaran yang telah dilakukan

Peran guru informatika sangat dibutuhkan untuk membantu peserta didik menghadapi era digital dan dunia VUCA, karena disiplin ilmu informatika adalah disiplin ilmu yang memberikan fondasi berpikir komputasional dan memiliki kemampuan problem solving di dalamnya.

Nah, dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam menghadapi setiap struktur VUCA, memiliki perbedaan cara dalam menghadapinya. Semoga bermanfaat.