Resensi Novel Na Willa dan Rumah Dalam Gang Reda Gaudiamo

IDENTITAS BUKU:

  • Judul Buku: Na Willa dan Rumah Dalam Gang
  • Nama Penerbit: Post Press
  • Tebal Halaman: 175 halaman
  • No Edisi: ISBN 978-6-02-603043-6
  • Nama Pengarang: Reda Gaudiamo
  • Ilustrasi: Cecilia Hidayat

Tahun Terbit Buku:

  • Cetakan pertama: Februari 2018
  • Cetakan kedua: September 2019
  • Cetakan ketiga: Juli 2020

SINOPSIS:

Hari-hari Na Wila masih dipenuhi kegembiraan: bermain-main bersama teman-teman kecilnya, membaca buku baru dari Bu Juwita, atau menyanyi di RRI. Apalagi Pak kini juga mengisi hari-harinya. Pak mengantar Na Willa ke sekolah dan membelikan es krim (tanpa bilang-bilang mak), atau mengajarinya ketak-ketik di kantor, atau bersama-sama menggambari dinding rumah (barangkali hanya rumah Na Willa yang dindingnya juga digambari bapak-bapak).

Na Willa bahagia tinggal di rumah kecilnya di dalam gang. Hingga suatu hari, pak memberi kabar yang membuat dunia kecilnya terguncang.

KELEBIHAN:

Buku Na Willa dan Rumah Dalam Gang ini memiliki sampul yang simpel, tapi tetap bagus dan elegan. Dalam setiap bab cerita Na Willa, penulis menghadirkan cerita sehari-hari, namun dikemas lebih menarik.

Buku ini cocok dibaca untuk siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Ada banyak pesan yang bisa diambil dari cerita Na Willa dan Rumah Dalam Gang, yang paling mencolok yaitu bagaimana cara mendidik anak dengan baik, seperti Mak yang selalu menanggapi Willa dengan baik.

Selain menghadirkan cerita yang unik, buku Na Willa dan rumah dalam gang juga memberikan ilustrasi di setiap bab cerita, sehingga memudahkan pembaca untuk menggambarkan situasi yang diceritakan dalam bab tersebut.

KEKURANGAN:

Meskipun memiliki ilustrasi yang memudahkan pembaca untuk menggambarkan situasi cerita, namun ilustrasi dalam buku kurang menarik, lantaran menggunakan tinta hitam putih. Jika gambarnya lebih berwarna tentu akan menarik minat pembaca anak-anak maupun orang dewasa

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kumpulan Cerpen Bisik-bisik

IDENTITAS BUKU:

  • Judul Buku: Na Willa dan Rumah Dalam Gang
  • Nama Penerbit: EKI (Eksotika Karmawibhangga Indonesia)
  • Tebal Halaman: 155 halaman
  • No Edisi: ISBN 979-97148-3-4
  • Nama Pengarang: Reda Gaudiamo
  • Tahun Terbit Buku: 2004

SINOPSIS:

"...."

"Yang pasti, seluruh teman kerjamu terganggu oleh dering telepon istrimu. Bayangkan, setiap lima menit sekali, satu kantor sibuk mencarimu. Inspeksi yang tak kunjung tamat."

"Ya, saya minta maaf kalau itu mengganggu kelancaran kerja perusahaan."

"Sebetulnya apa yang disampaikan istrimu pada saat ia menelepon itu?"

"Macam-macam. Anak tidak mau makan rambutku sebaiknya dilepas atau dijepit?. Aku lebih suka dilepas. Kalau dilepas, berantakan. Kalau begitu dijepit saja. Tapi tadi kau bilang lebih baik Dilepas. Dilepas atau dijepit? Dilepas saja, ya? Aku baru cuci rambut semalam. Tapi... Nanti terbang-terbang. Berantakan. Dijepit atau dilepas ya? Ya saya harus pulang cepat. Dia (juga) tidak bisa memasang tabung gas pada pipa kompor." "Kenapa dia tidak kau ajari pasang sendiri?"

" ...Katanya, buat apa punyaami kalau semua harus dikerjakan sendiri."

"Dan kamu setuju itu."

"Bagaimana, ya...

"Ya, kamu pasti setuju"

"Bagaimana kamu tahu?

"Kalau tidak, mana mungkin kamu bertahan sampai punya anak tiga."

"...."

KELEBIHAN:

Buku kumpulan cerpen berjudul bisik-bisik memiliki cerita yang ringan dan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, Meskipun begitu, penulis mampu menyajikan cerita dengan menarik dan unik.

Cerita yang ada dalam buku ini bisa dikatakan dikuasai oleh dialog, bahkan ada beberapa cerita yang tidak memiliki narasi sama sekali, hal ini membebaskan pembaca untuk menggambarkan situasi cerita yang sedang terjadi sesuai dengan sudut pandang atau arah pembaca. Dari segi cover, buku bisik-bisik memiliki cover yang menarik dan pas.

KEKURANGAN:

Ada beberapa cerita yang akhirannya digantung misalnya pada cerita berjudul, "Sayang", "Kawin". Terkadang, penulis juga membuat cerita yang tersembunyi dalam dialog tersebut yang sulit dimengerti dalam satu kali baca, misalnya pada cerita berjudul "Nonton".

Resentator oleh : Wildana (kejarcita.id)