Memahami Karakter Siswa Gen Z

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju, kita bisa melihat bahwa percepatan penggunaan teknologi di berbagai bidang terjadi secara masif. Penggunaan internet dalam menjalani rutinitas di setiap harinya sebagai sarana konektivitas dapat membantu setiap individu untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Walaupun memiliki dampak positif, apakah Anda mengetahui bahwa perkembangan teknologi dapat mempengaruhi karakter pada anak zaman sekarang atau biasa dikenal dengan generasi Z? Apa yang dimaksud dengan generasi Z atau Gen Z? Bagaimana karakter siswa Gen Z? Mari kita bahas.

Apa yang dimaksud dengan Gen Z?

Gen Z atau Generasi Z adalah generasi yang lahir pada tahun 1997 hingga tahun 2000-an. Menurut Pew Research, generasi Z merupakan individu yang lahir setelah tahun 1997 yang tumbuh dengan pengaruh teknologi, internet, dan sosial media. Pada umumnya, Gen Z dinilai sebagai generasi yang terlahir ambisius, mahir tentang berbagai hal berbau digital, terkenal percaya diri, lebih senang menghabiskan waktu sendiri, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan lain sebagainya.

Adapun beberapa istilah yang tersemat pada anak generasi Z, misalnya seperti gen Net (generasi internet), iGen (iGeneration), digital natives, gen Tech, dan plurals. Jika diperhatikan dengan seksama, beberapa istilah yang tersemat pada generasi Z berkaitan erat dengan adanya perkembangan teknologi. Hal itu dapat terjadi dikarenakan anak Gen Z lahir dan tumbuh di era digital, sehingga dalam proses pertumbuhannya mereka akan didampingi teknologi dan akrab dengan berbagai macam perangkat digital canggih sejak mereka kecil. Berdasarkan penjelasan tersebut, bisa dipastikan bahwa teknologi adalah teman yang menyertai tumbuh kembang generasi Z yang mempengaruhi karakter mereka.

Karakteristik Gen Z

Setiap generasi memiliki karakteristik masing-masing yang bisa jadi sama maupun berbeda. Dari berbagai macam penelitian yang telah dilakukan, didapatkan suatu informasi bahwa generasi Z (Gen Z) memiliki beberapa karakteristik yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Adapun beberapa karakteristik dari generasi Z yang harus Anda ketahui, antara lain:

1. Berambisi Dalam Mencapai Kesuksesan

Jika diperhatikan secara seksama, pada saat ini mayoritas anak muda memiliki role model yang semakin banyak dan memiliki impian besar yang sudah mereka rancang sedari dini. Kenyataan ini mendorong timbulnya ambisi yang besar bagi anak muda untuk bisa sukses seperti role model-nya. Adapun pengertian dari role model yaitu seseorang yang mereka idolakan. Tidak ada batasan dalam menentukan role model, bisa orangtua sendiri, saudara kandung, keluarga, artis, aktor, dosen, dan lain sebagainya. Dengan adanya role model, impian yang dimiliki individu mulai tergambar dengan jelas.

2. Menyukai Hal-Hal yang Instan, Praktis, dan Simpel

Anak muda Gen Z memiliki kecenderungan untuk menyukai banyak hal yang serba praktis dan simpel, termasuk dalam memecahkan suatu permasalahan dan mencari solusi. Biasanya mereka merasa enggan untuk meluangkan waktu yang cukup lama untuk mencermati suatu hal dan menghadapi proses penyelesaian masalah.

Hal ini dapat terjadi karena didukung oleh kehidupan serba instan, misalnya seperti mengonsumsi makanan instan dan cepat saji, mudah untuk mendapatkan informasi dan beraktivitas. Dengan adanya kemudahan yang terus dialami setiap individu, mereka menjadi terbiasa dan merasa enggan jika dihadapkan dengan suatu proses yang sulit dan membutuhkan banyak waktu untuk mengerjakan suatu hal.

3. Menginginkan Suatu Kebebasan

Lahir dan tumbuh di tengah kehidupan yang modern, siswa pada generasi Z memiliki kecenderungan untuk sulit diatur. Mereka lebih menginginkan kebebasan, baik dalam bertindak, berpendapat, berekspresi, dan lain sebagainya.

Pada umumnya, mereka tidak suka diperintah, apalagi diperintah tanpa adanya penjelasan logis dan dibumbui dengan berbagai macam peraturan-peraturan yang mengekang mereka untuk bisa mengeksplor kemampuan yang dimiliki. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa anak-anak yang lahir pada generasi Z lebih suka untuk membangun usaha sendiri.

Indikator Keberhasilan Guru dalam Mengajar
Indikator keberhasilan dalam mengajar cukup beragam mulai dari bagaimana guru merancang kegiatan pembelajaran, berinteraksi dengan siswa dan analisis tingkah laku.

4. Percaya Diri

Memiliki sikap yang penuh percaya diri adalah salah satu karakter siswa Gen Z. Mereka memiliki sikap yang optimis dalam menghadapi banyak hal. Kepercayaan diri yang dimiliki sisa Gen Z akan menumbuhkan karakter dan membangun mental positif di dalam dirinya. Dengan begitu, mereka jadi lebih mampu untuk memandang segala hal secara positif dan tidak mudah menyerah jika dihadapkan kegagalan. Sikap percaya diri dapat membantu siswa untuk belajar dari kesalahan dan tidak mudah menyerah.

5. Detail

Anak Gen Z lahir dan tumbuh di era teknologi digital yang pada saat ini telah berkembang dengan pesat. Dengan adanya perkembangan teknologi tersebut, mereka lebih menyukai hal-hal detail, sehingga membuat mereka menjadi lebih kritis dalam berpikir dan mencermati suatu permasalahan.

Dengan adanya teknologi digital yang dapat membantu mereka untuk mencari informasi dan berbagai macam referensi melalui internet, maka untuk mencermati suatu permasalahan se-detail mungkin tidak sulit untuk dilakukan.

6. Melek Teknologi dan Informasi

Dikarenakan mereka tumbuh dan berkembang saat teknologi digital telah berkembang dengan pesat, maka tak heran maka mereka lebih melek terhadap teknologi informasi. Mereka lebih cepat belajar dan mahir untuk menggunakan berbagai macam perangkat digital, seperti laptop, ponsel, tablet, dan lain sebagainya.

Jika diperhatikan secara seksama, bisa dilihat bahwa dalam kesehariannya anak-anak generasi Z lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menggunakan perangkat digital, baik untuk belajar, bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan banyak orang melalui sosial media jika dibandingkan dengan bercengkerama dengan keluarga di kehidupan nyata maupun berinteraksi langsung dengan orang lain secara bertatap muka.

Oleh karena itu, tidak jarang anak-anak Gen Z terkesan anti-sosial dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang rendah jika dihadapkan di depan publik.

7. Realistis

Anak-anak Gen Z lebih analitis dan pragmatis dalam berpikir. Mereka lebih tertantang untuk mencari kebenaran dari suatu peristiwa. Selain itu, mereka mampu untuk belajar secara mandiri dan jauh lebih nyaman untuk menyerap suatu ilmu pengetahuan yang didapatkan secara online.

8. Menginginkan Suatu Pengakuan

Setiap individu yang telah bekerja keras pasti ingin mendapatkan pengakuan, baik di lingkungan kerja, sekolah, maupun di hadapan orangtua. Sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang dalam teknologi dan perangkat digital yang canggih, Gen Z menginginkan adanya pengakuan, baik pengakuan itu didapatkan dalam bentuk pujian, hadiah, maupun penghargaan.

Perkembangan teknologi digital yang memberikan kemudahan bagi setiap individu membangkitkan motivasi mereka untuk bisa memberikan hasil yang maksimal, sehingga jika mereka telah berhasil dalam menyelesaikan permasalahannya mereka cenderung mendapatkan suatu pengakuan bahwa mereka telah berhasil.

7 Peran Guru Dalam Melaksanakan Asesmen
Assesmen atau penilaian sangat penting dilakukan untuk mengetahui kemampuan siswa.

9. Lebih Toleran dan Menghargai Adanya Perbedaan

Banyak sekali berbagai macam perbedaan yang dimiliki setiap individu dan di kalangan masyarakat. Perbedaan itu bisa mencakup cara pandang seseorang dalam menilai sesuatu, karakterisitik, kehidupan sosial, dan lain sebagainya. Pada umumnya, anak-anak yang tumbuh pada generasi Z, mereka lebih terbuka dengan adanya perbedaan, sehingga mereka menjadi lebih toleran dan menghargai setiap perbedaan yang mereka hadapi.

Demikianlah penjelasan mengenai generasi Z dan beberapa karakter siswa Gen Z yang harus Anda ketahui. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat dilihat bahwa untuk menghadapi siswa Gen Z, sebagai guru Anda harus peka terhadap perkembangan teknologi, informasi, dan zaman. Anda harus lebih kreatif untuk mengolah proses kegiatan belajar siswa di kelas.