Langkah-Langkah Penilaian Portofolio Siswa

Portofolio adalah salah satu indikator guru dalam memberikan penilaian hasil belajar siswa-siswanya. Portofolio adalah hasil belajar yang telah dilakukan siswa dalam periode tertentu. Biasanya dibuat setiap satu semester. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru untuk tahu, bagaimana langkah-langkah penilaian portofolio siswanya.

Pengertian Portofolio Siswa

Portofolio secara epistemologi nya terdiri dari dua kata, yaitu porto yang berarti laporan dan folio yang artinya lengkap. Jika digabung, portofolio berarti laporan lengkap. Laporan lengkap dari serangkaian aktivitas yang sudah dilakukan.

Bagi siswa, portofolio adalah laporan lengkap yang berisi rangkaian aktivitas yang sudah dilakukan selama mengikuti kegiatan belajar. Portofolio ini menjadi catatan aktivitas belajar setiap siswa. Catatan belajar ini meliputi semua hal yang sudah dilakukan oleh siswa selama periode pembelajaran tertentu, misalnya selama satu semester. Dalam portofolio ini akan terkumpul catatan setiap tugas, ulangan, proyek, prestasi yang telah diraih oleh siswa.

Portofolio adalah laporan lengkap dari proses belajar yang telah dilakukan oleh siswa. Laporan ini menjadi dasar penilaian guru. Portofolio sebagai bahan evaluasi sejauh mana siswa telah memahami pembelajaran yang telah dilakukan selama periode tertentu.

Tujuan Portofolio

Mengapa perlu ada portofolio siswa? Apa tujuan dunia pendidikan dari adanya portofolio siswa ini? Penyusunan portofolio siswa memiliki banyak tujuan, diantaranya :

1. Sebagai rekam jejak proses pembelajaran yang sudah dilakukan oleh siswa

2. Dokumentasi proses pembelajaran yang telah diikuti

3. Sebagai indikator penilaian hasil belajar siswa

4. Sebagai bahan refleksi atas pembelajaran yang telah dilakukan

5. Memberikan apresiasi terhadap prestasi yang telah diraih oleh siswa

6. Sumber informasi terhadap orangtua atas proses belajar yang sudah dilakukan

7. Bahan meningkatkan efektivitas pembelajaran periode berikutnya

Fungsi Portofolio

Selain memiliki banyak tujuan, pembuatan portofolio siswa juga memiliki fungsi yang penting dalam dunia pendidikan. Portofolio ini memiliki fungsi bagi guru, maupun bagi siswa sendiri.

Bagi siswa, portofolio berfungsi sebagai dokumentasi atas semua kegiatan belajar yang telah dilakukan. Dokumentasi ini tentu sangat penting bagi siswa. Yaitu sebagai dasar evaluasi atas pencapaian yang telah diraihnya. Juga menjadi dokumen penting dalam melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Berbagai perguruan tinggi negeri bahkan memberikan kursi masuk tanpa tes dari hasil portofolio yang dimiliki siswa.

Sedangkan bagi guru, portofolio berfungsi sebagai dasar melakukan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan portofolio ini, guru bisa tahu sejauh mana siswa memahami pelajaran yang telah diberikan. Portofolio ini juga menjadi referensi bagi guru, untuk mencari tahu metode mengajar yang lebih sesuai untuk periode pembelajaran berikutnya.

Saat ini, fungsi portofolio dalam dunia pendidikan sangatlah penting. Portofolio bahkan menjadi salah satu indikator kesuksesan sebuah proses pembelajaran.

Ada prasayarat penting agar portofolio ini bisa berfungsi dengan baik. Keberhasilan sebuah portofolio bergantung pada kemampuan untuk merefleksikan dan mendokumentasikan kemajuan dalam proses pembelajaran, baik dari sisi siswa, maupun dari sisi guru.

Isi Penilaian Portofolio

Lalu apa saja isi portofolio siswa itu? Apa saja yang bisa menjadi bagian penilaian dari penyusunan portofolio siswa. Portofolio adalah catatan hasil belajar siswa selama periode tertentu, yang terdiri atas :

1. Laporan praktik pembelajaran yang dilakukan, misalnya saat melakukan penelitian, percobaan yang sudah dilakukan.

2. Penilaian hasil ulangan, mulai dari ulangan harian, ulangan tengah semester hingga ulangan akhir semester.

3. Tugas-tugas yang telah dilakukan.

4. Prakarya yang sudah dibuat.

5. Kumpulan piagam penghargaan yang telah diraih.

6. Proyek apa yang sudah dilakukan.

7. Refleksi hasil belajar.

8. Cerita siswa tentang usaha pembelajaran yang sudah dilakukan.

9. Analisa pembelajaran yang telah dilakukan.

10. Dokumentasi setiap aktivitas pembelajaran.

Selain itu, portofolio siswa biasanya terdiri dari lima bagian, yaitu :

1. Daftar isi, pada bagian daftar isi ini terdiri dari nama siswa, periode pembelajaran, kelas dan daftar objek penilaian.

2. Isi dokumen, isi dokumen portofolio ini terdiri dari kumpulan aktivitas pembelajaran yang telah dilakukan oleh siswa.

3. Bundel dokumen, adalah kumpulan dokumen yang terkait dalam proses pembelajaran. Misalnya kertas ulangan, piagam penghargaan dan dokumentasi atas tugas-tugas yang telah dilakukan.

4. Batasan dokumen, setiap bagian portofolio diberi batasan. Ini untuk memudahkan kategori penilaian yang sudah dilakukan. Misalnya berdasarkan periode ataupun jenis mata pelajaran.

5. Catatan dari guru dan orangtua, yaitu hasil pengamatan guru dan orangtua dari portofolio siswa. Catatan refleksi atas pembelajaran yang sudah dilakukan oleh siswa.

Pentingnya Penilaian Sikap dan Cara Penilaiannya
Penilaian sikap adalah ekspresi nilai-nilai atau pandangan yang dimiliki seseorang, yang diwujudkan dalam tindakan atau perilaku.

Langkah-Langkah Penilaian Portofolio

Lalu, bagaimana guru melakukan penilaian portofolio ini? Apa langkah-langkah dalam penilaian portofolio ini?  Secara garis besar, ada tiga langkah penilaian portofolio ini. Mulai dari langkah persipan, langkah pelaksanaan hingga langkah penilaian.

· Langkah persiapan

Pada langkah persiapan ini, beberapa hal yang dilakukan guru diantaranya :

1.      Menentukan tujuan pembelajaran yang akan dijadikan dasar pembuatan portofolio.

2.      Memberikan informasi kepada siswa tentang proses penilaian portofolio ini. Proses apa yang harus dilakukan siswa untuk mempersiapkan portofolio ini. Bila perlu, guru memberikan contoh kepada siswa bentuk-bentuk portofolio.

3.      Menyebutkan kepada siswa indikator apa saja yang dijadikan portofolio.

4.      Memberi tahu siswa bagimana cara menyusun hasil belajar dalam sebuah portofolio.

· Langkah pelaksanaan

Adapun pada langkah persiapan ini, beberapa hal yang dilakukan oleh guru adalah :

1.      Memberikan motivasi siswa untuk menyusun portofolio dengan baik.

2.      Guru melakukan diskusi rutin dengan siswa, dalam membahas proses belajar apa saja yang bisa dijadikan catatan karya dalam penyusunan portofolio.

3.      Memberikan feed back secara rutin, terhadap setiap proses belajar yang sudah dilakukan oleh siswa.

4.      Mendorong siswa untuk selalu melakukan refleksi belajar di setiap akhir proses pembelajaran.

5.      Menunjukkan hasil portofolio yang sudah disusun oleh siswa.

· Langkah penilaian

Langkah penilaian, adalah tahapan akhir yang dilakukan oleh guru dalam menilai portofolio siswa. Di tahap akhir ini, beberapa hal yang dilakukan oleh guru, antara lain :

1.      Menentukan kriteria penilaian, ini dilakukan bersama-sama dengan murid.

2.      Menerapkan secara konsisten kriteria penilaian yang telah ditentukan.

3.      Menuliskan hasil penilaian dalam sebuah laporan penilaian sesuai dengan periode portofolio yang dibuat oleh siswa.

4.      Mengkomunikasikan hasil penilaian portofolio kepada siswa dan orangtua siswa.

5.      Menjadi bahan refleksi untuk proses pembelajaran pada periode berikutnya.

6.      Memberikan apresiasi terhadap setiap proses belajar yang telah dilakukan oleh siswa.

Kesimpulannya, portofolio siswa adalah hal yang sangat penting dalam sebuah proses pembelajaran. Portofolio ini hendaknya disusun secara berkala agar bisa mengetahui setiap tahap perkembangan siswa dalam proses pembelajaran. Penyusunan portofolio hendaknya menjadi elaborasi bersama antara siswa dan guru.

7 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Melakukan Evaluasi Pembelajaran
Evaluasi pembelajaran dilakukan guru setelah proses belajar atau transfer knowledge melalui tugas dan materi yang diajar telah selesai dilakukan.

Demikian langkah-langkah penilaian portofolio siswa yang dilakukan oleh guru. Semoga artikel ini bisa membantu Anda dalam melakukan proses penilaian portofolio setiap siswa.