Kelebihan yang Mendukung Peran Guru Penggerak

Pendidikan Guru Penggerak merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru yang menjadi pemimpin pembelajaran. Program Guru Penggerak ini mencakup pelatihan yang dilakukan secara daring, lokakarya, konderensi, dan pendampingan yang dilakukan sembari mengajar seperti kegiatan yang dilakukan setiap harinya.

Menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan yang mudah untuk dijalani. Kerap kali, guru harus memiliki kemampuan yang lebih mejadi pendukung dalam perannya. Kemudian, pertanyaan “Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai seorang Guru Penggerak?” adalah pertanyaan yang ditujukan agar mereka dapat memahami peran sebagai seorang guru.

Pasalnya, pertanyaan tersebut tidak mudah untuk dijawab karena sebagai seorang siswa pastinya belum memiliki pengalaman sebagai seorang guru. Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, siswa harus memiliki sudut pandang sebagai seorang guru yang diberi pertanyaan seperti pertanyaan tersebut. Berikut adalah jawaban yang tepat yang mana dapat menjawab tentang pertanyaan sebelumnya.

Pertanyaan:

Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai seorang Guru Penggerak? Jelaskan alasan dan berikan contohnya!

Jawaban:

Untuk menjadi seorang guru penggerak, seseorang tersebut harus memiliki kemampuan dalam menerapkan berbagai metode pembelajaran yang mampu membuat siswa nyaman dan senang ketika proses kegiatan pembelajaran sedang berlangsung. Melalui rasa nyaman tersebut, siswa tentu saja akan merasa senang dan tertarik untuk mempelajari materi yang diberikan guru.

Kompetensi yang Harus Dimiliki Guru Penggerak
Kompetensi guru penggerak yang harus dimiliki yaitu mampu mengembangkan dirinya sendiri dan orang yang ada di sekitarnya, serta menjadi pioneer yang aktif dalam mengajak warga sekolah

Selain itu, sebagai tenaga pengajar, ada baiknya guru melakukan penerapan lebih lanjut mengenai filosofi yang diberikan oleh Ki Hajar Dewantara yang merupakan bapak pendidikan Indonesia yang menjadi kunci. Pedoman Ki Hajar Dewantara mengenai teori belajar menjadi acuan dunia pendidikan di Indonesia selama ini, yang mengharuskan pendidik untuk mengikuti pedoman yang kerap disebut sebagai 3 semboyan, yaitu:

  1. Ing Ngarsa Sing Tuladha. Artinya, seorang guru harus memberi contoh yang baik di depan peserta didik.
  2. Ing Madya Mangun Karsa. Artinya, seorang guru harus menjadi memberikan motivasi belajar yang baik untuk setiap peserta didiknya.
  3. Tut Wuri Handayani. Artinya, seorang guru harus memiliki dorongan untuk setiap peserta didiknya.

Contoh penerapannya di lingkungan belajar ialah ketika pembelajaran berlangsung dengan bimbingan seorang guru yang berpedoman pada tiga semboyan tersebut. Apabila seorang guru ingin memegang pedoman yang pertama, guru tersebut harus memiliki sikap teladan yang baik untuk setiap anak didiknya. Hal itu bisa diterapkan dari hal yang paling sederhana, seperti dari segi berbusana.

Gaya berbusana guru akan memberikan dampak yang bermakna untuk setiap anak didik dan pendidik lain yang melihat. Jika guru tersebut berbusana yang sopan dan rapi ketika mengajar di kelas, secara tidak langsung guru tersebut telah memberi dampak positif untuk anak didiknya mengenai gaya berbusana yang baik, yaitu sopan dan rapi.

Contoh tersebut merupakan contoh teladan yang baik untuk siswa. Dengan begitu, mereka akan belajar dari pengalamannya dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari.

Manfaat Mengikuti Guru Penggerak

1. Mengembangkan Kompetensi dalam Lokakarya Bersama-sama

Calon Guru Penggerak akan menjalani pelatihan yang dilakukan secara daring dan lokakarya yang dilakukan bersama-sama selama sembilan bulan lamanya. Capaian perkembangan yang dimiliki Calon Guru Penggerak ini akan dipantau dan dievaluasi bersama sampai pelatihan selesai dilakukan.

2. Menjadi Pemimpin Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa

Calon Guru Penggerak yang mengikuti Program Guru Penggerak akan belajar dengan serius demi meningkatkan kapasitas dirinya. Selama pelatihan berlangsung, Calon Guru Penggerak akan belajar mengembangkan kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dalam hal ini, guru akan berperan sebagai teladan bagi setiap siswanya. Selain itu, guru juga berperan penting dalam memberdayakan dan memotivasi siswanya.

3. Belajar Bersama dalam Kelompok yang Terbimbing, Terstruktur, dan Menyenangkan

Para Calon Guru Penggerak akan belajar secara mandiri di mana dan kapan saja di sela-sela aktivitasnya dalam mengajar. Selain belajar secara mandiri, para Calon Guru Penggerak juga bisa belajar secara sistematis. Di samping itu, pemerintah juga telah menyediakan kelompok belajar dengan pembimbing dengan suasana yang mendukung kegiatan pembelajaran.

4. Pertukaran Pengalaman CGP

Program Guru Penggerak dapat memberi kesempatan untuk melakukan pertukaran praktik studi kasus antar Calon Guru Penggerak selama melakukan pendidikan. Dalam pelaksanaannya, para Calon Guru Penggerak yang berasal dari berbagai daerah dapat bertukar ilmu dan pengalaman selama masa pelatihan berlangsung.

5. Bimbingan

Calon Guru Penggerak akan mendapat pelatihan dan bimbingan yang diberikan pengajar praktik serta mendapatkan pendampingan Calon Guru Penggerak. Nantinya, pembimbing Calon Guru Penggerak akan mencatat perkembangan guru selama pendidikan dilakukan secara daring, memberi pendampingan selama pendidikan berlangsung, memotivasi, dan membantu Calon Guru Penggerak sampai selesai pendidikan.

6. Mendapat Komunitas Belajar Baru

Calon Guru Penggerak akan diberi kesempatan dalam membentuk komunitas belajar yang baru, yang mana anggota dari komunitas belajar tersebut, yaitu para guru penggerak, pengajar, dan pembimbing yang berasal dari berbagai macam latar belakang dan pengalaman dari berbagai daerah. Oleh karena itu, Guru Penggerak akan memiliki kesempatan dalam melakukan kolaborasi dengan guru lain dengan cakupan yang lebih luas lagi.

7. Mendapat Sertifikat Pendidikan dan Piagam

Calon Guru Penggerak harus menyelesaikan Pendidikan Guru Penggerak untuk mendapatkan sertifikat Guru Penggerak 310 JP dan Piagam Guru Penggerak. Sertifikat Guru Penggerak 310 JP dan Piagam Guru Penggerak ini dapat digunakan dalam menunjang karier guru. Perlu Anda ketahui, Sertifikat ini menjadi salah satu syarat yang dapat digunakan untuk melengkapi persyaratan menjadi kepala sekolah.

Tugas Guru Penggerak

Peran dan tugas yang akan diemban guru penggerak meliputi:

  • Membuat dan menggerakkan komunitas belajar yang ada di sekolah dan di wilayah sekitarnya.
  • Menjadi Pengajar Praktik untuk rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran yang ada di sekolah.
  • Meningkatkan kepemimpinan siswa yang ada di sekolah.
  • Membuka ruang diskusi yang positif dan ruang kolaborasi antara guru dan pemangku kepentingan yang ada di dalam maupun luar sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
  • Menjadi pemimpin dalam kegiatan pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan yang ada di sekolah.

Program Guru Penggerak ini akan menghasilkan pemimpin kegiatan pembelajaran yang mampu menerapkan konsep pembelajaran yang merdeka belajar. Selain itu, program Guru Penggerak ini juga akan mampu menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan guna mewujudkan pendidikan yang berpusat pada siswa.

Materi yang Digunakan pada Program Pendidikan Guru Penggerak
Guru Penggerak adalah pemimpin dalam proses kegiatan pembelajaran yang membantu pertumbuhan dan perkembangan siswa secara menyeluruh, aktif, dan proaktif

Dengan diterapkannya pembelajaran yang berpusat pada siswa, guru dapat melatih kemandirian siswa, keaktifan mereka dalam kegiatan pembelajaran, melatih kemampuan berpikir siswa, seperti kemampuan dalam memecahkan masalah, berpikir kritis, logis, dan kreatif, serta mampu meningkatkan daya nalar siswa.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa Program Guru Penggerak ini tidak hanya memberi dampak positif untuk para guru yang mengikuti program ini saja, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang akan diterima siswa. Demikianlah artikel mengenai peran guru penggerak ini. Semoga dapat bermanfaat!