Cara Menerapkan Differentiated Instruction di Kelas

Differentiated instruction adalah suatu pendekatan yang digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan siswa berdasarkan dengan penyesuaian karakteristik siswa dengan proses kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam proses kegiatan pembelajarannya, pendekatan ini menekankan prosesnya akan berpusat pada siswa, guru akan bertindak sebagai fasilitator yang menyediakan rancangan proses kegiatan pembelajaran siswa serta pembimbing dan pengawas keberlangsungan kegiatan belajar. Dalam hal ini, guru akan berperan penting untuk merencanakan proses pembelajaran sehingga kegiatan belajar akan sesuai dengan karakteristik siswa. Lantas bagaimana cara menerapkan differentiated instruction di kelas? Simak penjelasan di bawah ini.

Dalam penerapannya, pendekatan differentiated instruction ini berfokus untuk membuat perbedaan-perbedaan karakteristik siswa sebagai dasar dari proses kegiatan pembelajaran. Dengan adanya perbedaan-perbedaan karakteristik tersebut, proses pembelajaran akan jauh lebih mudah. Hal ini juga sudah pernah diteliti oleh Ellis, et al pada tahun 2007 yang menyatakan bahwa hasil belajar siswa semakin meningkat karena keseluruhan kinerja siswa turut meningkat, interaksi antar siswa dalam kegiatan pembelajaran juga turut meningkat. Tidak hanya sampai di situ saja, dapat ditemukan bahwa siswa telah merasa nyaman dengan belajar secara bekerja sama satu sama lain di dalam kelompok. Mereka menjadi lebih aktif dalam belajar, semangat belajar, dan lebih fokus dalam proses kegiatan belajar.

Seperti yang kita ketahui bahwa sifat setiap orang tentu tidak ada yang benar-benar sama. Hal ini tentu saja ditemukan di kelas di mana karakter setiap siswa berbeda-beda dengan kemampuan yang juga berbeda-beda. Memang akan terlihat sulit untuk mendidik mereka dan membuat mereka memahami pembelajaran dengan baik dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama. Untuk mengatasi permasalahan ini, guru harus menemukan metode atau model pembelajaran yang tepat untuk diterapkan di kelas, dan salah satunya yaitu dengan menerapkan pendekatan differentiated instruction yang mana dapat meningkatkan kemampuan pemahaman siswa.

Ada rangkaian tahap yang perlu dilakukan guru yang ingin menggunakan pendekatan differentiated instruction dalam proses kegiatan belajar, berikut penjelasannya.

Penerapan Differentiated Instruction dalam Proses Kegiatan Belajar

Sebelum ingin menerapkan pendekatan differentiated instruction (DI) di dalam pembelajaran, terlebih dahulu guru harus menyiapkan beberapa hal penting supaya proses kegiatan pembelajaran bisa berlangsung dengan lancar.

- Menyiapkan Outline

Hal pertama yang harus dipersiapkan guru yaitu menyiapkan outline rancangan pembelajaran yang menggunakan pendekatan differentiated instruction. Dengan adanya outline tersebut, proses pembelajaran menjadi lebih terarah. Namun, apabila outline rancangan pembelajaran tidak dibuat, maka kemungkinan besar guru akan mengalami kesulitan dalam menentukan langkah atau tahap yang harus dilalui ketika pembelajaran sedang berlangsung.

- Menetapkan Pembagian Kelompok

Selain menyiapkan outline, maka langkah selanjutnya yaitu dengan menetapkan pembagian kelompok. Seperti definisi dari differentiated instruction yaitu pendekatan ini akan menyatukan perbedaan-perbedaan karakter siswa ke dalam suatu kelompok yang mana gaya belajar tersebut akan membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran dengan lebih baik.

Dalam pembagian kelompok ini, Anda yang harus turun langsung dalam membuat kelompoknya, karena Anda yang lebih tahu potensi siswa dan tidak ada kelompok yang kekuatannya beda sebelah dan ada kelompok yang merasa terasingkan karena merasa kalah dengan kelompok yang lebih pintar.

- Menyiapkan LKS

Selanjutnya yaitu dengan menyiapkan LKS. LKS ini akan dibuat dengan bentuk soal terbuka. LKS akan digunakan guru untuk menilai kemampuan dan pemahaman siswa.

Peran Guru Menumbuhkan Kemandirian Siswa saat Belajar di Kelas
Kemandirian adalah suatu hal atau keadaan yang bisa berdiri sendiri tanpa bergantung dengan orang lain.

Nah, ketiga hal tersebut adalah beberapa hal yang harus dipersiapkan guru sebelum memulai proses kegiatan belajar. Berikut adalah beberapa cara menerapkan differentiated instruction di dalam kelas yang harus Anda ketahui, yaitu antara lain:

a. Guru akan menyampaikan materi pembelajaran secara garis besar lalu akan memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Sesi tanya jawab ini dilakukan guru untuk memancing respon siswa, apakah mereka benar-benar menyimak pembelajaran atau tidak dan meneliti pemahaman siswa terkait materi yang sedang dipelajari.

b. Guru akan memberikan beberapa permasalahan yang harus diselesaikan siswa. Permasalahan yang dibuat guru akan dibedakan menurut pendekatan differentiated instruction yang mana akan dibedakan berdasarkan pengelompokkan, tugas berjenjang, perbedaan LKS sesuai dengan gaya belajar atau LKS yang menggunakan soal terbuka.

c. Siswa yang berada di kelompok differentiated instruction akan mengerjakan permasalahan yang diberikan guru menurut pendekatan DI yang sedang digunakan.

d. Guru akan meminta perwakilan siswa di dalam kelompok untuk mempresentasikan hasil penyelesaian masalah. Sementara itu siswa lainnya akan memperhatikan presentasi yang ditampilkan kemudian akan bertanya apabila ada penjelasan yang kurang dipahami.

e. Guru akan memfasilitasi jalannya diskusi di kelas selama kegiatan presentasi berlangsung. Presentasi yang ditampilkan sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan.

f. Setelah pembelajaran telah selesai berlangsung, maka langkah selanjutnya yaitu guru dan siswa akan menyimpulkan materi pembelajaran. Selanjutnya, guru akan memastikan bahwa seluruh siswa akan mendapatkan kompetensi yang sama walaupun LKS atau pengelompokkan yang dibuat berbeda.

Kelebihan Differentiated Instruction

Beberapa kelebihan dari pendekatan differentiated instruction yang harus Anda ketahui, yaitu sebagai berikut:

1. Dapat Memenuhi Kebutuhan Siswa

Hal pertama yang akan didapatkan setelah menerapkan differentiated instruction dalam pembelajaran yaitu pendekatan ini dapat memenuhi kebutuhan siswa. Di dalam satu kelas, guru harus menghadapi dan mendidik banyak siswa secara sekaligus yang mana mereka memiliki karakteristik, minat, kemampuan dan kebutuhan yang berbeda-beda.

Maka dari itu, guru harus bisa memastikan bahwa setiap siswa akan memperoleh pembelajaran yang dilakukan secara efektif dan sesuai. Dengan menggunakan pendekatan differentiated instruction, proses kegiatan pembelajaran akan disesuaikan dengan setiap individu (siswa). Sehingga bisa dikatakan bahwa kebutuhan setiap siswa di dalam satu kelas akan terpenuhi dengan baik.

2. Memaksimalkan Kualitas Pembelajaran

Jika proses kegiatan pembelajaran yang diterima siswa sudah sesuai dengan kebutuhannya, maka siswa akan mendapatkan pengetahuan secara maksimal. Dengan menerapkan differentiated instruction, guru terlebih dahulu harus mengenal setiap siswanya supaya mereka dapat menyesuaikan proses pembelajaran dengan tepat. Jika pendekatan ini bisa diterima dengan baik, maka kualitas pembelajaran siswa juga dapat diterima secara maksimal.

Strategi Membangun Komunikasi Guru & Orang Tua Siswa saat PJJ
Strategi yang bisa dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara guru dan orangtua saat pjj adalah membangun komunikasi positif.

3. Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Penerapan pendekatan ini berfokus pada siswa, bukan pada guru, yang mana guru tidak secara langsung akan mengajar kepada siswa, melainkan siswa harus mengkonstruksikan pengetahuannya sendiri dalam pembelajaran. Dalam hal ini, siswa akan bertanggung jawab dengan pembelajarannya sendiri yang mengakibatkan mereka akan terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar.

Dengan adanya penerapan pendekatan ini, guru akan menyesuaikan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan setiap siswa sehingga siswa akan mendapatkan pembelajaran secara efektif dan mereka bisa menunjukkan potensi yang dimiliki secara maksimal. Dengan begitu, siswa menjadi lebih termotivasi dalam belajar karena mereka sudah memahami apa yang harus dilakukan. Selain itu, tugas yang akan mereka dapatkan telah sesuai dengan karakteristik setiap siswa dan kemampuannya.

Demikianlah penjelasan mengenai differentiated instruction beserta beberapa cara menerapkan differentiated instruction dalam pembelajaran di kelas. Semoga penjelasan ini dapat dijadikan referensi proses kegiatan pembelajaran di kelas.