Cara Meneliti Topik untuk Makalah, Esai, atau Proyek bagi Siswa

Proses pembelajaran perlu dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Maka, sudah akrab bagi guru agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien dibutuhkan rancangan atau rencana pembelajaran.

Rencana pelajaran digunakan sebagai acuan melaksanakan kegiatan belajar mengajar agar berjalan sesuai harapan. Dengan begitu capaian pembelajaran juga dapat tercapai.

Adapun untuk mengetahui keberhasilan dari ketercapaian belajar pada peserta didik, umumnya guru akan memberikan evaluasi pembelajaran berupa asesmen. Salah satu cara untuk melakukan asesmen yang cukup sering digunakan ialah berupa penugasan. Entah mengerjakan lembar kerja peserta didik (LKPD) atau membuat suatu karya.

Beberapa jenis karya yang kerap ditugaskan pada siswa seperti makalah, esai, serta di Kurikulum Merdeka ini kamu juga pasti mengenal istilah proyek.

Nah, umumnya mengerjakan penugasan berupa makalah, esai, ataupun proyek ini tak hanya selesai dalam sehari. Setidaknya perlu mencari tahu, membaca sumber, melakukan kegiatan di luar sekolah, atau bahkan perlu berdiskusi dengan teman sekelas agar dapat terselesaikan sesuai yang diinginkan.

Pastinya ada proses tertentu yang dianggap sulit. Mungkin kamu kesulitan bagaimana menentukan topik makalah, esai, atau proyek? Bisa jadi kamu juga bertanya-tanya mengapa perlu menyusun makalah, esai, atau proyek? Lalu, apa perbedaan dari ketiganya?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin terlintas di pikiranmu. Mari kita mulai dengan mengenal istilah masing-masing ya. Yuk, simak pengertian makalah, apa itu esai, dan definisi proyek berikut ini!

Apa itu Makalah, Esai, atau Proyek?

sumber: https://www.pexels.com/

1. Apa itu Makalah

Menurut KBBI makalah merupakan tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum dalam suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan. Sedangkan dilihat dari sudut pandang akademis atau pendidikan, definisi makalah ialah karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.

Karakteristik dari makalah berupa hasil kajian literatur, bisa juga merupakan laporan pelaksanaan kegiatan, atau mendemonstrasikan pemahaman terkait permasalahan teoritik. Isi dari makalah berupa pendahuluan, studi pustaka, pembahasan, dan penutup (kesimpulan dan saran).

2. Apa itu Esai?

Esai merupakan kata serapan yang berasal dari bahasa Inggris essay memiliki arti ''upaya'' atau ''percobaan''. Secara etimologis berasal dari verba Prancis 'Essayer', yaitu "mencoba". Adapun menurut KBBI pengertian esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya.

Ciri khas dari esai ialah singkat, personal, gaya pembeda, kebutuhan kepenulisan, tidak selalu utuh, dan berbentuk prosa. Sedangkan untuk tujuan dibuatnya esai ialah agar pembaca bisa melihat sudut pandang yang berbeda atas suatu permasalahan.

Kesalahan yang Kerap Terjadi Saat Mengajar Matematika
Kesalahan yang kerap terjadi saat mengajar Matematika yang dilakukan oleh guru adalah kurang persiapan. Melakukan persiapan sebelum mengajar adalah sebuah keharusan bagi guru

3. Apa itu Proyek?

Proyek yang dimaksud berkaitan pendidikan ialah model pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Sesuai definisi proyek yang dikutip dari Kemdikbud (2013), diartikan dengan peserta didik melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Adapun definisi proyek menurut KBBI ialah rencana pekerjaan dengan sasaran khusus (pengairan, pembangkit tenaga listrik, dan sebagainya) dan dengan saat penyelesaian yang tegas.

Jadi berdasarkan pembelajaran proyek siswa terbagi dalam suatu kelompok belajar dengan tujuan mengerjakan suatu proyek. Untuk membuat proyek, peserta didik tetap didampingi oleh gurunya.

Fungsi dan Manfaat Membuat Makalah, Esai, dan Proyek bagi Siswa

1. Fungsi dan Manfaat Membuat Makalah

Bagi kamu yang seorang pelajar. Tugas membuat makalah pasti rasanya sudah bukan hal asing untuk kamu kerjakan. Karena membuat makalah menjadi salah satu penugasan yang cukup sering dikerjakan siswa.

Makalah perlu disusun dengan runtut dan sistematis, serta ada aturan baku dalam membuatnya. Maka dari itu, penugasan ini dipilih karena memberikan beberapa manfaat bagi siswa.

Adapun manfaat dari membuat makalah bagi siswa ialah dapat membantu meningkatkan kemampuan bernalar kritis, belajar berpikir secara sistematis, mengasah rasa tanggung jawab, mengembangkan kepekaan pada atas permasalahan di sekitarnya, serta menambah pengetahuan. Dari manfaat tersebut, dengan membuat makalah dapat pula melatih kamu menyusun karya ilmiah dengan benar dan cermat.

2. Fungsi dan Manfaat Membuat Esai

Dibandingkan makalah yang memiliki ciri khas lebih terstruktur dalam penyusunannya, esai memang menekankan pada penyampaian opini dari si penulis.

Bisa dikatakan membuat esai memang tidak mudah, perlu kemampuan mengolah kata dan menyusun kalimat dengan baik. Agar tulisan yang dihasilkan tetap terkesan sederhana, mudah dipahami, namun inti esai bisa sampai ke pembaca. Dari tujuan dibuatnya esai tersebut, kamu mungkin bisa langsung tahu fungsi esai tak lain untuk meyakinkan pembaca terkait opini yang diutarakan penulis.

Adapun manfaat membuat esai dapat melatih diri mengembangkan gagasan baru dari sudut pandang berbeda, sebagai sarana menyalurkan pendapat, penyeimbang perbedaan opini, atau juga solusi dari  suatu permasalahan. Sedangkan bagi diri sendiri, menulis opini bermanfaat untuk mengasah dan mengukur kemampuan menulis.

3. Fungsi dan Manfaat Membuat Proyek

Untuk membuat proyek, siswa perlu melakukan brainstorming terkait kegiatan apa yang akan dilakukan. Dari segi durasi prosesnya, proyek bisa jadi lebih lama dibandingkan membuat makalah ataupun esai.

Melalui proses yang lebih kompleks ini, proyek berfungsi untuk membantu siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan, selain itu juga mengasah kemampuan siswa memecahkan masalah.

Adapun manfaat yang dirasakan dalam membuat proyek ialah memperkuat karakter, melibatkan diri akan rasa tanggung jawab pada permasalahan di sekitarnya, mampu merencanakan pembelajaran secara aktif dan berkelanjutan, serta menghargai proses dan hasil belajar yang telah dilalui.

Bagaimana Cara Meneliti Topik untuk Makalah, Esai, dan Proyek

sumber: https://www.pexels.com/

Baik makalah, esai, ataupun proyek memiliki kesamaan dalam hal penugasan yang bermanfaat mengasah keterampilan dan berpikir kritis siswa. Begitu pula kesamaan dalam hal pengerjaannya, beberapa mungkin merasa kebingungan dalam menentukan topik.

Apakah kamu juga merasa kesulitan untuk menentukan topik saat membuat makalah, esai, ataupun proyek? Bagaimana cara meneliti topik untuk makalah, esai, atau proyek?

Cara meneliti memang salah satu kemampuan atau keterampilan yang sangat dibutuhkan. Dalam proses meneliti, kamu perlu memeriksa berbagai sumber dan panduan. Namun, kamu tak usah khawatir menentukan atau meneliti topik tidak sesulit itu kok. Yuk, simak tips menentukan topik makalah, esai, dan proyek berikut ini:

1. Memulai meneliti topik

  • Kenali topik lebih mendalam. Gali ide dari sudut pandangmu, atau pikirkan gagasan yang menurutmu menarik. Tulis setiap ide yang muncul, jangan ada yang dilewatkan. Lalu, pilah atau seleksi topik yang telah ditulis hingga kamu menemukan  menurutmu yang paling tepat.
  • Pahami tugas yang diberikan. Sebelum membuat makalah, esai, atau proyek, kamu harus benar-benar memahami tugas yang diberikan. Pemahaman akan tugas menentukan informasi yang dibutuhkan dalam proses meneliti maupun pengerjaan berikutnya.
  • Tentukan jenis informasi. Dalam meneliti topik, kamu harus bisa menentukan jenis informasi yang dibutuhkan. Apakah berupa pendapat, analisis, studi penelitian, atau campuran.
  • Mempelajari tugas yang sudah ada sebelumnya. Dengan melihat hasil penugasan sebelumnya, kamu bisa mendapatkan ide dan memudahkan dalam meneliti topik makalah, esai, atau proyek yang ingin dibuat.

2. Meneliti Secara Mendalam

  • Persempit fokus topik yang diteliti. Sebelumnya kamu telah menulis beberapa topik yang muncul di pikiranmu. Nah, saatnya kamu semakin mempersempit fokus topik yang diteliti. Perhatikan jika ada topik di daftar yang telah kamu tulis. Apakah dari beberapa topik yang ditulis ada kesamaan?
  • Mengakses sumber akademik. Mencari sumber-sumber materi dari internet memang mudah, tapi tidak ada salahnya jika kamu juga memperkuatnya dari sumber-sumber lainnya. Bisa dari buku, jurnal, koran, video, dll.
  • Atur informasi yang telah diperoleh. Setelah cukup dalam melakukan penelitian, kamu perlu mengatur informasi yang didapatkan. Hal ini akan membantumu dalam menyusun makalah, esai, ataupun proyek.
Bagaimana Cara Efektif untuk Menyiapkan Siswa Memiliki Daya Saing Global
pendidikan 4.0 dianggap paling cocok untuk memperisapkan siswa yang memiliki daya saing global. pendidikan 4.0 adalah proses pendidikan yang akrab dengan penggunaan teknologi

Terakhir, jangan lupa untuk mencatat semua sumber-sumber informasi yang akan mendukungmu dalam membuat makalah, esai, atau proyek. Dengan begitu, saat proses pembuatan hingga akhir, kamu dapat mempelajari serta menyusun tugas tersebut secara efektif.