7 Strategi Mencari Sumber Belajar Terbaik Untuk Homeschooling

Homeschooling saat ini mulai banyak diminati oleh para orangtua sebagai pendidikan alternatif untuk anaknya. Proses pembelajaran yang fleksibel dan kurikulum yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tentu saja menjadi beberapa faktor mengapa Homeschooling cukup diminati.

Selain itu meningkatkan hubungan keluarga, menyediakan lingkungan yang lebih aman, dan menanamkan serangkaian nilai dan keyakinan kepada anak juga menurut Brian D. Ray, Ph.D., menjadi alasan mengapa orangtua memilih jalur Homeschooling untuk anak-anaknya.

Berbeda dengan sekolah formal yang seluruh komponen pembelajaran sudah disediakan oleh penyelenggara pendidikan, pada model Homeschooling Anda perlu menyiapkan sendiri seluruh perangkat dan komponen pembelajaran.

Apalagi jika jenis Homeschooling yang dipilih menggunakan format tunggal atau majemuk (kolaborasi). Tentu saja segala hal yang berkaitan dengan kurikulum, biaya, perangkat pembelajaran, sampai sumber belajar yang mendukung proses pembelajaran perlu disiapkan sendiri oleh orangtua secara mandiri.

Oleh sebab itu penting bagi orangtua untuk melakukan riset dan belajar terlebih dahulu dengan komunitas, lembaga, bahkan praktisi Homeschooling yang sudah memiliki pengalaman dan sistem yang baik dan stabil dalam menjalankan pembelajaran Homeschooling. Tujuannya untuk mengamati dan mempelajari kurikulum, perangkat pembelajaran, sumber belajar, dan proses KBM yang dijalankan.

Selanjutnya agar memudahkan Anda dalam menyiapkan berbagai macam komponen yang harus ada dalam pembelajaran Homeschooling, berikut akan diberikan beberapa strategi bagi Anda para orangtua yang hendak menyiapkan dan mencari sumber belajar terbaik untuk Homeschooling yang akan dijalankan untuk anak-anak Anda.

Apa Itu Sumber Belajar ?

Sebelum masuk pada pembahasan dan tips, maka penting untuk mengetahui terlebih dahulu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan sumber belajar itu.

Sumber belajar jika menurut Edgar Dale:

merupakan segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi belajar seseorang.

Sementara menurut Yusufhadi Miarso:

Sumber belajar adalah segala sesuatu yang meliputi pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan, baik secara tersendiri maupun terkombinasikan dapat memungkinkan terjadinya belajar.

Dari dua pendapat di atas, sudah jelas sekali mengenai esensi dari sumber belajar yaitu dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang meliputi pesan, orang, alat, teknik, lingkungan, dan lainnya yang dapat mendukung , memfasilitasi, dan mempermudah proses pembelajaran sehingga dapat tercapai tujuan pembelajaran secara efektif, efisien, dan optimal.

Adapun secara umum, sumber belajar dibedakan menjadi sumber belajar yang sengaja dirancang untuk proses pembelajaran (by design), contohnya; multimedia pembelajaran, buku, modul, metode, dan lainnya. Sementara yang satunya adalah sumber belajar yang sudah tersedia tanpa dipersiapkan sebelumnya secara instruksional namun memungkinkan untuk dipakai dalam mendukung proses pembelajaran (by utilization), contohnya: perpustakaan, tanaman, museum, kebun binatang, dan lainnya.

Sumber belajar dalam pembelajaran memegang peranan penting sehingga perlu dipersiapkan sebaik mungkin. Sumber belajar bisa membuat siswa lebih mendapatkan pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual, memperluas wawasan dari berbagai prespektif, membuat proses pembelajaran lebih kritis dan bermakna. Menurut (Kulthan, 1993) sumber belajar juga mampu mendorong anak atau peserta didik untuk memusatkan perhatian terhadap topik atau materi, sehingga lebih banyak informasi yang diperoleh dan hasil belajar lebih bermutu.

Berikut beberapa strategi yang bisa dicoba untuk mencari dan mempersiapkan sumber belajar yang baik dan bermutu.

1. Mencari di Komunitas atau Lembaga Homeschooling

Cara pertama yang bisa dicoba adalah dengan mencari berbagai sumber belajar yang dibutuhkan pada komunitas atau lembaga Homeschooling yang terpercaya di sekitar tempat tinggal Anda. Komunitas dan lembaga ini umumnya memiliki berbagai macam sumber belajar, perangkat dan media pembelajaran yang lengkap.

Biasanya juga mereka melakukan kerjasama dengan produsen atau penyalur sumber belajar seperti alat peraga, modul, media pembelajaran, dan lainnya. Sehingga Anda bisa meminjam, menyewa, maupun membeli dari mereka. Jika untuk kebutuhan pribadi biasanya akan diberikan harga khusus. Anda juga bisa langsung meminta alamat atau kontak produsen sumber belajar tersebut.

2. Beli di Toko Penyedia Sumber Belajar Terdekat

Apabila di komunitas atau lembaga Homeschooling tidak menyediakan apa yang Anda cari, berarti Anda bisa mencoba mencari secara mandiri pada toko-toko yang menjual khusus alat dan perangkat pembelajaran. Mencari toko khusus seperti itu memang cukup sulit karena jarang ada yang berbisnis pada bidang tersebut. Tapi di kota besar umumnya toko-toko seperti ini cukup banyak tersebar.

Jadi agar Anda tidak kesulitan dalam mencari, manfaatkan jaringan kenalan Anda seperti pada nomor 1(satu) di atas. Anda juga bisa memanfaatkan google maps atau google search untuk mencari toko penyedia sumber dan media pembelajaran yang terdekat dengan posisi Anda.

3. Beli di Toko Online atau Website Resmi

Cara ini merupakan alternatif ketika Anda tidak menemukan sumber belajar di lembaga Homeschoolingatau toko konvensional di tempat Anda. Saat ini umumnya toko konvensional juga menjual produknya secara online melalui website resmi perusahaan/toko maupun lewat marketplace terpercaya seperti Tokopedia, shoppe, dan lainnya. Bahkan banyak juga yang tidak membukan toko konvensional dan fokus pada toko online saja.

Cobalah Anda mencari dan menelusuri toko online di marketplace, Instagram atau melakukan pencarian website resmi toko tersebut menggunakan kata kunci melalui google search. Biasanya jika Anda membeli langsung dari website atau toko online resmi penyedia sumber dan media belajar tersebut, Anda akan mendapatkan harga khusus dan tentu saja produk yang ada juga lebih lengkap.

4. Cari di Internet secara Gratis

Kehadiran internet dan gadget saat ini tentu saja juga merubah sistem dan pola pembelajaran, termasuk jenis sumber belajar. Saat ini anak-anak lebih tertarik belajar menggunakan gadget, karena sumber dan media pembelajaran yang tersedia juga semakin menarik dan interaktif yaitu berbasis digital dan online.

Saat ini jika ingin membaca materi anak bisa memanfaatkan ebook dan modul elektronik. Apabila ingin latihan soal dan kuis, anak-anak atau orangtua juga bisa mencari berbagai jenis soal beserta pembahasannya yang tersedia secara gratis di internet untuk dijadikan bahan latihan di rumah.

Apabila ingin mencari sumber belajar di internet dengan lebih efektif, maka manfaatkan kata kunci yang tepat dan juga gunakan filter yang sudah disediakan google search. Anda juga bisa menggunakan google scholar (scholar.google.co.id) agar hasil pencarian lebih efektif karena hanya memuat laman dan sumber dengan kategori pendidikan saja.

5. Manfaatkan Platform yang Direkomendasikan Pemerintah

Saat pemerintah menghimbau seluruh institusi pendidikan untuk melaksanakan KBM dari rumah atau berbasis pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena Covid-19, maka bersama dengan itu juga pemerintah mengeluarkan daftar rekomendasi berbagai situs dan platfrom online penyedia sumber belajar daring yang bisa diakses secara gratis dan penuh oleh masyarakat.

Contoh platform dan laman yang disediakan atau direkomendasikan Kemendikbud misalnya: belajar.kemdikbud.go.id, rumahbelajar.id, aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital, setara.kemdikbud.go.id, sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id, sumberbelajar.seamolec.org, dan masih banyak lagi lainnya yang dapat Anda telusuri sendiri di internet.

Tentu saja seluruh sumber belajar yang sudah disediakan pemerintah ini tidak semuanya akan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran anak Anda, sehingga silakan diseleksi dan dipilih sumber belajar yang sesuai dan cocok dengan kebutuhan saja.

6. Gunakan Video Pembelajaran YouTube

Alternalif lain yang cukup mudah diakses dan sudah sangat populer karena banyak dipakai untuk sarana belajar dan hiburan yaitu dengan memanfaatkan YouTube. YouTube merupakan platform berbagi video nomor 1 (satu) saat ini yang hampir seluruh orang di dunia menggunakan untuk sarana hiburan maupun belajar.

Keunggulan YouTube adalah semua orang bebas dan gratis membuat channel dan membagikan konten videonya kepada khalayak umum. Tidak hanya konten hiburan dan umum yang ada di platform ini, namun juga banyak sekali tersedia channel-channel yang menyediakan sumber belajar video yang edukatif dan membelajarkan.

Dengan sajian yang menarik dan interaktif maka tidak ada salahnya Anda mencari dan mengumpulkan video-video pembelajaran menarik tersebut untuk dipakai dalam pembelajaran Homeschooling anak Anda. Misalnya dari kanal YouTube: kejarcita, kokbisa, hujan tanda tanya, sains bro, ayo mikir, arsypedia, neuron, dan lainnya, yang menyediakan video pembelajaran yang menarik, interaktif, dan informatif.

Agar dapat lebih aman diakses oleh anak, Anda juga dapat masuk menggunakan YouTube kids (www.youtubekids.com) agar anak bisa lebih aman dan terkontrol dalam mengakses konten yang tersedia di YouTube. Karena konten yang disajikan khusus untuk anak-anak dan bisa juga diatur oleh Anda sendiri.

5 Manfaat Musik untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar di Rumah
Untuk menghindari stres, banyak anak yg melakukan aktivitas lain selain belajar di rumah seperti mencari hiburan di internet, menonton drama korea, menonton youtube dan mendengarkan musik.

7. Optimalkan situs Penyedia Pembelajaran Daring

Sama seperti poin nomor 4 (empat) sebelumnya yaitu dengan memanfaatkan platform online untuk mencari sumber belajar daring. Hanya saja untuk poin ini yang direkomendasikan adalah pada situs-situs yang disediakan oleh swasta dan bisa diakses baik secara gratis maupun berlangganan untuk mendapatkan fitur lengkap. Anda bisa memanfaatkan situs dan platform ini untuk mencari sumber belajar interaktif dan juga pengorganisasian pembelajaran anak Anda di rumah.

Ada berbagai macam situs pembelajaran daring yang memiliki konten yang menarik dan interaktif, seperti misalnya : National Geographic Kids (sains dan kehidupan hewan), PBS Kids (Video, bernyanyi, game, berhitung, dan lainnya), Time for Kids (foto, artikel, majalah interaktif, dan lainnya), Coolmath (belajar matematika), Sesame Street (karakter animasi interaktif untuk belajar alphabet, musik, warna, sains, dan lainnya), kejarcita.id (penyedia bank soal, rangkuman materi, worksheet, video pembelajaran, kuis online otomatis, dan lainnya). Tentu saja masih banyak lagi platform lainnya yang bisa dicari sendiri melalui mesin pencarian.

Bapak/Ibu di era digital dan disrupsi saat ini, segala hal yang berkaitan dengan proses pembelajaran juga semakin modern dan variatif. Anda bisa memilih sumber belajar konvensional dan juga bisa memilih yang berbasis digital dan online. Semuanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Terpenting ketika menyiapkan perangkat pembelajaran dan sumber belajar untuk Homeschooling anak Anda, haruslah yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Praktisi Homeschooling yang Sukses dan Berprestasi di Indonesia
Pendidikan saat ini tidak hanya bisa ditempuh dengan mengikuti sekolah umum. Ada sistem belajar homeschooling yang juga nge-trend di sebagian masyarakat Indonesia.

Jangan sampai apa yang disiapkan malah tidak sesuai dengan karakteristik anak dan kebutuhan pembelajaran. Jika demikian terjadi, maka proses dan hasil pembelajaran juga akan menjadi tidak efektif, efisien, dan optimal. Sehingga penting untuk merencanakan dan menyiapkan semua komponen pembelajaran dengan baik dan matang sesuai kebutuhan sebelum menjalankan Homeschooling.