7 Cara Mendapatkan Umpan Balik Pembelajaran dari Murid

teaching 26 Jun 2021

Jika membahas dunia pendidikan, banyak sekali perbincangan yang tercipta, salah satunya yaitu umpan balik (feedback) yang didapatkan guru dari murid selama proses pembelajaran. Dengan adanya umpan balik yang diberikan murid, guru jadi bisa memantau perkembangan kemampuan peserta didik dan bisa mengetahui langkah-langkah apa saja yang bisa dilakukan guru saat proses pembelajaran berlangsung. Lantas bagaimana cara mendapatkan umpan balik dalam pembelajaran?

Apa yang dimaksud dengan umpan balik? Umpan balik (feedback) merupakan respon yang berkenaan dengan kemampuan siswa, sehingga guru bisa melihat perkembangan kemampuan siswa dan mereka bisa mengetahui langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan proses pembelajaran supaya bisa lebih baik lagi.

Manfaat Umpan Balik dalam Pembelajaran

Adapun beberapa manfaat yang didapatkan dari umpan balik dalam kegiatan pembelajaran, yaitu sebagai berikut:

- Mendorong peningkatan upaya dan motivasi guru untuk mencapai tujuan pembelajaran.

- Memberikan informasi tentang strategi alternatif untuk memahami materi pembelajaran.

- Mengonfirmasi siswa bahwa mereka benar atau salah.

- Dapat mengetahui seberapa jauh mereka telah mencapai tujuan pembelajaran.

- Mendapatkan informasi lebih banyak terkait kemampuan siswa dan proses mengajar di kelas.

Dalam penerapannya, umpan balik berfokus pada kualitas pekerjaan siswa dan tidak membandingkan kemampuan setiap sisw, cara spesifik di mana pekerjaan siswa dapat ditingkatkan, dan mencari solusi terbaik untuk siswa terkait tugas atau pekerjaan yang telah diselesaikan sebelumnya.

Adapun beberapa fungsi dari umpan balik yang bagus untuk kegiatan pembelajaran, yaitu:

1.      Dapat meningkatkan keberhasilan proses kegiatan belajar.

2.      Dapat memperbaiki kesalahan.

3.      Dapat memberikan solusi dari permasalahan yang ada.

4.      Kegiatan belajar menjadi lebih efektif dan efisien.

Komponen yang Terdapat dalam Umpan Balik

Black dan William menjelaskan bahwa terdapat 3 komponen penting yang terdapat di dalam umpan balik, yaitu:

1. Recognition of the Desired Goal

Dalam hal ini umpan balik diberikan sebagai respons yang diberikan siswa untuk menunjukkan apakah mereka telah menguasai materi pembelajaran serta mencapai tujuan pembelajaran atau tidak. Oleh karena itu, guru harus dapat merumuskan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai secara jelas dan dapat mengomunikasikan tujuan pembelajaran tersebut pada awal kegiatan pembelajaran. Salah satu metode yang cukup efektif yang bisa memastikan apakah siswa telah memahami tujuan pembelajaran tersebut, yaitu dengan cara melibatkan mereka dalam menetapkan kriteria keberhasilan. Jika siswa telah memahami kriteria keberhasilan pembelajaran, maka mereka akan turut mengarahkan proses belajar dan mampu melaksanakan proses belajar dengan baik.

2. Evidence about Present Position

Umpan balik yang terdapat dalam pembelajaran bukan tentang memberikan pujian atau celaan, persetujuan atau ketidaksetujutan, tetapi sebagai bentuk usaha untuk memberikan nilai atau makna. Pada umumnya, umpan balik bersifat netral yang mana menggambarkan apa yang telah dilakukan dan yang tidak dilakukan siswa. Selain itu, umpan balik juga bersifat objektif, deskriptif, dan disampaikan pada waktu yang tepat yaitu ketika tujuan pembelajaran masih segar dalam ingatan siswa.

3. Some Understanding of a Way to Close the Gap Between the Two

Umpan balik yang efektif harus bisa memberikan bimbingan kepada siswa tentang bagaimana mereka melakukan perbaikan. Sebagai seorang guru, Anda harus bisa memberikan bantuan dan kesempatan kepada siswa Anda untuk melakukan perbaikan jika melakukan kesalahan atau mendapatkan hasil belajar yang kurang memuaskan. Wiggins meyakinkan bahwa dengan siklus umpan balik yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran, Anda bisa menghasilkan keunggulan dari kinerja siswa. Oleh karena itu, ada baiknya setiap guru sering memberikan umpan balik kepada siswa dalam proses pembelajarannya.

7 Tips Melatih Public Speaking untuk Guru Agar Tidak Gugup Saat Mengajar
Public speaking adalah kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap orang, tak terkecuali guru. Kemampuan ini bisa membangun hubungan yang erat.

7 Cara Praktis Mendapatkan Umpan Balik Pembelajaran yang Tepat dari Murid

Untuk mendapatkan umpan balik dari murid di kelas, Anda memerlukan beberapa tips atau teknik yang tepat dengan kepribadian setiap anak didik Anda. Berikut merupakan penjelasan mengenai cara mendapatkan umpan balik dalam pembelajaran.

1. Memancing Apersepsi Murid

Setiap murid memiliki kepribadian dengan ciri-ciri yang khas sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan mereka. Kepribadian seorang murid dilatarbelakangi oleh kehidupan sosial anak, seperti faktor keluarga, lingkungan tempat bermain, dan pergaulannya. Dengan mengetahui latar belakang setiap murid, Anda bisa lebih mudah untuk memahami mereka serta menarik kesimpulan untuk merancang proses kegiatan belajar. Pengalaman yang dimiliki murid Anda bisa digunakan sebagai suatu pancingan supaya mereka lebih terbuka dengan dirinya. Dengan membicarakan apa yang mereka suka dan alami, semangat mereka tentunya akan semakin besar. Pengalaman atau kesan bahagia yang mereka miliki bisa Anda gunakan sebagai bahan pancingan ketika Anda sedang mengajar di kelas.

2. Memanfaatkan Alat Bantu yang Akseptabel

Alat bantu yang akseptabel dapat dimanfaatkan sebagai suatu taktik yang jitu untuk mendapatkan perhatian murid Anda terhadap bahan pelajaran yang akan disampaikan nanti di depan kelas. Dengan begitu, umpan balik akan sering terjadi ketika proses belajar sedang berlangsung. Adapun beberapa manfaat yang didapatkan dari alat bantu dalam kegiatan pembelajaran yaitu dapat memperlancar interaksi antara guru dan siswa, proses belajar jadi lebih menarik dan interaktif, dan juga dapat meningkatkan kualitas belajar siswa.

3. Memberikan Motivasi Belajar

Supaya murid Anda bisa semangat dan senang dalam belajar, Anda harus berusaha menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dan nyaman. Untuk menciptakan kelas yang kondusif dan nyaman, ada faktor motivasi yang berperan penting dalam suasana kelas tersebut. Dengan adanya motivasi belajar tersebut mereka akan semangat dalam belajar.

4. Menggunakan Metode Mengajar yang Bervariasi

Dewasa ini guru dituntut untuk memiliki keterampilan atau metode mengajar yang bervariasi. Dengan metode mengajar yang bervariasi tersebut kemampuan murid akan semakin berkembang. Selain itu, dengan adanya metode mengajar maka proses belajar mengajar menjadi lebih efektif, efisien, dan terstruktur. Metode yang digunakan guru pun tidak sembarangan, karena ada beberapa faktor pertimbangan yang harus dipikirkan guru sebelum memilih metode mengajar tersebut.

5. Menggunakan Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran merupakan cara yang dipilih dan akan digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran dengan tujuan untuk memudahkan murid dalam menerima dan memahami materi pembelajaran. Dengan adanya strategi pembelajaran tersebut, guru dapat bermain taktik dan memahami seberapa jauh kemampuan siswa.

6. Berdiskusi

Metode diskusi bisa dikatakan cara paling sederhana yang bisa dilakukan guru untuk memberikan dan mendapatkan umpan balik dari murid selama proses pembelajaran. Dalam hal ini Anda tidak harus berdiskusi secara langsung kepada murid. Anda bisa memberikan waktu dan tempat kepada setiap murid di kelas untuk mendiskusikan tentang suatu materi pelajaran dan memerhatikan mereka secara seksama ketika menyampaikan pendapat. Setelah kegiatan berdiskusi telah selesai, Anda bisa memberikan kesimpulan dan memberikan umpan balik tersebut.

10 Strategi Guru Agar Optimal Dalam Mengajar
Guru memiliki peran penting untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar lebih efektif dan menyenangkan. Berikut strategi guru dalam mengajar.

7. Memberikan Reward

Hal terakhir yang bisa Anda lakukan yaitu dengan memberikan reward kepada murid. Dengan adanya reward tersebut Anda bisa melihat seberapa jauh kemampuan anak didik Anda di kelas. Selain itu, motivasi mereka untuk mendapatkan dan memahami materi pelajaran akan semakin meningkat.

Demikianlah penjelasan mengenai umpan balik beserta cara mendapatkan umpan balik dalam pembelajaran. Untuk mendapatkan umpan balik tentu saja sebagai seorang guru Anda harus merancang kegiatan belajar dengan baik supaya Anda bisa mengetahui kapan baiknya umpan balik tersebut diberikan atau tidak.

Agnes Meilina

Gemar membaca buku dan menulis di malam hari.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.