5 Cara Guru Mengajar PJJ Tanpa Internet

Pembelajaran jarak jauh selama pandemi memang menjadi tantangan tersendiri bagi para guru, murid, maupun orangtua. Banyak kendala yang ditemui saat pelaksanaan PJJ baik melalui daring maupun luring. Selain kesiapan bahan ajar dan ketersediaan gawai yang terbatas, permasalahan utama pembelajaran jauh selama ini adalah berkaitan dengan ketersediaan jaringan internet.

Di Indonesia, saat ini masih banyak wilayah yang belum terjangkau akses internet. Sekalipun banyak juga wilayah desa dan wilayah yang sudah terhubung internet, namun dari sisi konektivitas dan kekuatan jaringan secara umum masih lambat dan sering terputus. Tentu hal seperti ini akan menghambat kelancaran PJJ dan membuat KBM menjadi tidak efektif dan efisien.

Hal ini juga diakui oleh Kemdikbud, Nadiem Makarim. Seperti ketika pengumuman tentang kebijakan merdeka belajar selama masa pandemi pada awal bulan agustus lalu. Mendikbud mengatakan sejumlah kesulitan dalam sistem pembelajaran jarak jauh diantaranya akses internet yang belum memadai.

Nadiem juga mengungkapkan saat ini yang terpenting bagaimana upaya pemerintah dan stakeholder pendidikan untuk bisa menyesuaikan diri mencari alternatif dan solusi bersama, bukan sebaliknya. Guru diharapkan tidak hanya memenuhi tuntutan kurikulum semata, melainkan juga harus mempertimbangkan kondisi lapangan.

Sehingga itu, sebagai bentuk solusi untuk mengatasi kendala KBM jarak jauh, termasuk keterbatasan akses internet, pada bulan agustus lalu Kemdikbud melakukan relaksasi kurikulum.

Relaksasi dilakukan dengan cara merampingkan kurikulum dan mengeluarkan panduan serta modul pembelajaran darurat yang siap digunakan oleh guru dan murid dibantu orangtua. Melalui adanya relaksasi diharapkan guru bisa lebih fokus pada kompetensi inti dan meningkatkan kualitas pembelajaran meskipun dengan sumber daya yang terbatas.

Selain solusi yang diberikan Kemdikbud di atas, berikut ada beberapa alternatif dan tips melaksanakan PJJ tanpa membutuhkan akses internet (luring).

1.  Manfaatkan Program Belajar dari Rumah TVRI

Program belajar dari rumah di TVRI merupakan salah satu solusi yang diberikan Kemdikbud untuk menunjang PJJ terutama bagi guru dan murid yang memiliki kendala dalam akses internet. Program yang disajikan juga sudah disesuaikan dengan materi yang ada pada kurikulum namun disajikan lebih kontekstual, interaktif dan sederhana. Materi yang disajikan juga beragam mencakup berbagai jenjang dari PAUD-SMA.

Seminggu sebelum ditayangkan juga program tersebut sudah memiliki jadwal lengkap dengan jam tayang serta materi yang ingin ditampilkan, sehingga guru bisa menyiapkan terlebih dahulu panduan pembelajaran dan penugasan untuk diberikan kepada para murid, sehingga proses KBM lebih memiliki tujuan yang jelas dan terarah.

Adapun program pembelajaran ini sifatnya tidak wajib diikuti, melainkan hanya sebagai alternatif pilihan sumber belajar selain dengan menggunakan metode lain.

2.  Buat Panduan dan Materi Ajar Belajar Mandiri

Panduan atau modul pembelajaran dalam masa pembelajaran jarak jauh saat ini memiliki peran yang sangat penting. Kondisi ini karena siswa diharuskan belajar mandiri tanpa pendampingan Anda sebagai guru. Sehingga agar pembelajaran tetap teratur, jelas, dan bisa sesuai dengan tujuan maka penting untuk memberikan panduan dan modul belajar mandiri siswa.

Adapun jika tidak ingin repot membuat modul dari awal, maka Kemdikbud juga sudah menyiapkan modul khusus belajar dari rumah untuk jenjang PAUD-SMA yang sudah direlaksasi atau disesuaikan dengan kurikulum darurat.

Selain untuk guru, khusus jenjang SD modul juga tersedia untuk para orangtua yang bisa menjadi buku pedoman yang lengkap untuk membantu anak belajar di rumah.

Dengan adanya panduan dan modul yang berisi mengenai kompetensi, tujuan pembelajaran, ringkasan materi, bentuk penugasan, sampai panduan penilaian tentu saja akan memudahkan proses pembelajaran mandiri para murid di rumah dengan bimbingan orangtua.

Jadi tugas guru bisa lebih ringan yaitu hanya perlu memonitor dan memantau perkembangan murid pada waktu tertentu dengan cara berkunjung ke rumah atau melalui jaringan komunikasi lainnya seperti telepon atau jika memiliki koneksi internet maka bisa menggunakan video conference atau whatsapp.

3.  Beri Tugas Mandiri Berbasis Proyek dan Observasi

Alternatif pembelajaran lain yang bisa dilakukan guru dalam kondisi luring atau tidak adanya koneksi internet adalah dengan memberikan penugasan mandiri kepada murid. Guru bisa memilih beberapa alternatif penugasan mandiri yang memungkinkan bisa mengasah dan meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa pada materi yang diajarkan.

Ada berbagai metode penugasan yang bisa dicoba, terutama yang bisa meningkatkan kemampuan analisis, daya kritis, kreatif, dan pemecahan masalah, yaitu seperti penugasan berbasis proyek, studi kasus, pengamatan, observasi, prakarya, dan lainnya. Sebelum memberikan penugasan sebaiknya guru perlu membuat panduan pembelajaran ringkas agar menjadi panduan murid selama melakukan belajar dan penugasan mandiri.

Selain lebih efisien karena guru tidak perlu menyiapkan bahan ajar yang banyak dan menjelaskan teori dan konsep sampai spesifik, para siswa juga bisa lebih bebas dan kreatif mengembangkan materi sesuai dengan gaya belajarnya. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh juga lebih kontekstual dan konstruktif karena diperoleh melalui proses discovery, saintifik dan praktis.

4.  Manfaatkan Fitur Akses Offline Google Classroom

Tahukah Anda jika Google Classroom memiliki fitur akses offline tanpa koneksi internet. Hal ini merupakan kabar baik bagi Anda para guru maupun murid yang sedang dan sudah menggunakan Google Classroom namun memiliki kendala koneksi internet yang lelet atau sering terputus.

Meskipun sebenarnya tidak bisa dikatakan semua fitur pada Google Classroom bisa diakses secara offline melainkan hanya beberapa fitur penting saja. Seperti google documents, google drive, google calender, dan beberapa lainnya.

Berikut cara membuat akses offline pada Google Classroom bagi para guru, agar nantinya bisa diakses secara offline oleh para murid. fitur G Suite yang bisa diakses offline diantaranya adalah Google Docs, Calender, Sheets, Drive dan Slides.

Untuk guru:

1.    Masuk ke akun G Suite menggunakan browser google chrome

2.   Buka Akun Administrator G Suite

3.   Pilih Featured and Application

4.   Kemudian pilih “allow users to enable offline access

5.   Unduh ekstensi Google Docs Offline untuk peramban Google Chrome

6.   Setelah itu Anda maupun para murid bisa langsung menggunakan fitur Google Classroom secara offline, seperti mengetik dan mengedit google document, melihat presentasi di google slide, mengakses file di google drive, dan sebagainya.

Untuk Murid:

1.   Murid perlu mengaktifkan fitur offline terlebih dahulu, sehingga memerlukan koneksi internet terlebih dahulu. Untuk mensiasati apabila tidak ada koneksi internet, murid bisa meminta bantuan kepada guru atau kerabat yang lokasinya memiliki koneksi internet.

2.   Setelah fitur offline sudah aktif, maka murid sudah bisa langsung mengakses google classroom dan fitur lainnya seperti melihat dan mengunduh google documents, slide, drive, calender secara offline.

3.   Sayangnya jika ingin mengirimkan kembali tugas yang direvisi misalnya dari google documents, maka tetap saja membutuhkan koneksi internet. Sehingga fitur offline memang diperuntukan bagi murid dan guru yang sudah memiliki akses internet namun terkendala dengan koneksi yang sering putus atau tidak kencang.

5.  Kembangkan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

Membuat LKPD merupakan alternatif yang paling ideal dan memungkinkan untuk KBM luring atau tanpa jaringan internet. Dengan membuat LKPD para guru bisa lebih mudah mengarahkan pembelajaran dan memberikan tugas kepada murid tanpa harus selalu bertemu.

Agar bisa mudah dicerna dan dipahami oleh murid, maka bentuk materi dan penugasan yang ada pada LKPD harus sesuai dengan konteks dan kondisi lingkungan siswa. Karena berbentuk lembaran cetak maka para murid bisa lebih mudah belajar dan mengerjakan tugas sekalipun tidak adanya akses internet.

LKPD juga perlu ada lembar refleksi murid. LKPD juga harus menjadi sarana komunikasi tidak langsung antara guru dengan murid, misalnya para guru bisa menulis kalimat penyemangat dan motivasi, serta meminta saran dan masukkan terkait KBM yang sudah dilewati.

Bentuk penugasan yang ada pada LKPD juga dibuat ebragam dan tidak berpatokan pada jenis tes objektif seperti pilihan ganda. Anda bisa menyisipkan tugas analisis, studi kasus, dan proyek yang relevan dengan kondisi saat ini dan konteks lingkungan siswa.

Anda juga bisa memanfaatkan rangkuman materi dan worksheet dari kejarcita.id. terdapat ribuan rangkuman materi dan worksheet 1 lembar yang bisa langsung dicetak dan dipakai untuk KBM luring Anda.

Terpenting rangkuman materi dan worksheet kejarcita.id suda disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku dan tentu saja bisa diakses secara gratis. Perlu dicatat untuk mengunduh file tersebut Anda tentu saja memerlukan koneksi internet ya.

Bapak/Ibu itu tadi beberapa tips mengenai cara melakukan KBM tanpa koneksi internet yang bisa dicoba oleh Anda.

Tips Agar KBM Online Tetap Berjalan Dengan Minimnya Fasilitas
Fasilitas yang dibutuhkan yaitu gadget atau ponsel dan akses untuk melakukan internet. Sayangnya, tidak semua orang tua bisa menyediakan fasilitas tersebut dikarenakan keadaan ekonomi yang kurang.

Memang harus diakui proses PJJ pada masa darurat seperti saat ini memang memiliki tantangan yang tidak mudah baik bagi para guru, murid, maupun orangtua. Namun disatu sisi dengan adanya perubahan kondisi pembelajaran ini, membuat semua pihak termasuk Anda para guru semakin lebih kreatif dan terdorong untuk selalu belajar dan mencoba hal-hal baru yang selama ini bapak/Ibu enngan untuk mau mencoba dan melakukannya.

Dengan keluar dari zona nyaman dan terbiasa dalam kondisi yang serba terbatas, tentu saja akan sangat baik dalam membentuk mental, karakter, dan keterampilan Anda dengan lebih matang. Sehingga kedepannya Anda akan terbiasa pada segala kondisi dan tantangan baru terutama yang berkaitan dengan proses pembelajaran.

7 Media Belajar yang Dapat Dibuat dengan Mudah Oleh Guru
Guru memiliki tugas sebagai pendidik memerlukan bantuan media belajar. Media belajar yang tepat akan mendukung guru untuk mengajar dengan baik dan lancar.

Jadi sebagai pendidik jangan pernah berhenti belajar dan berkreativitas, karena kreativitas dalam pembelajaran adalah kunci kemajuan sebuah proses pendidikan.