10 Keterampilan Dasar yang Harus Dimiliki Siswa

Selain merancang pembelajaran, guru harus bisa memfasilitasi siswa untuk memperoleh keterampilan dasar dan mengembangkan keterampilan yang mereka butuhkan hingga dewasa. Bukan hanya sekadar pemahaman materi, proses pembelajaran harus mampu memuat fondasi keterampilan dasar yang akan menjadi bekal siswa untuk mencapai kehidupan yang berkualitas di masa depan.

10 Keterampilan Dasar yang Harus Dimiliki Siswa

1. Menjaga Kesehatan

Siswa perlu dibekali cara menjaga kesehatan dengan menjalani pola hidup sehat seperti menjaga pola makan, melaksanakan aktivitas atau olahraga rutin dan menerapkan pola tidur teratur. Dengan demikian, siswa bisa memiliki badan yang sehat dan bugar serta siap untuk menjalankan kewajiban serta tanggung jawabnya baik sebagai pembelajar maupun masyarakat. Selain itu, siswa juga perlu diajarkan keterampilan untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) agar bisa diterapkan untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar yang memerlukan bantuan.

2. Literasi

Kemampuan literasi menjadi salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa. Keterampilan literasi yang baik dapat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan akademik dan membantu proses belajar yang dialami siswa. Keterampilan literasi mencakup kemampuan membaca dan mengerti isi bacaan, mampu membaca tabel informasi, membaca rambu lalu lintas, dan membaca petunjuk yang ada di sekitar.

3. Inisiatif

Keterampilan dasar berupa inisiatif juga harus dimiliki oleh siswa. Keterampilan inisiatif artinya siswa akan melakukan sesuatu tanpa perlu diminta atau diberitahu terlebih dahulu. Oleh karena itu, keterampilan dasar ini perlu dimiliki agar siswa tidak pernah berhenti untuk belajar dan berusaha mengembangkan kemampuan dirinya. Siswa yang memiliki inisiatif dalam mengurus diri sendiri dapat membuat rencana dan menepati apa yang telah dibuatnya. Kemudian, siswa juga akan memahami nilai baik dan buruk akan sesuatuu serta terampil dalam mengambil keputusan.

Keterampilan inisiatif bisa dikembangkan siswa secara perlahan dengan bantuan dan stimulus dari guru. Sebagai contohnya, guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengeksplorasi kemampuan yang mereka dimiliki saat mengerjakan tugas atau proyek yang diberikan. Keterampilan inisiatif menjadi penting untuk dimiliki siswa sejak dini karena dapat berguna untuk kehidupan mereka ke depan. Dengan begitu, siswa dapat memperoleh hasil maksimal dari pekerjaan apapun yang akan dilakukan.

4. Komunikasi

Keterampilan dasar berupa komunikasi, memiliki keterkaitan erat dengan bagaimana siswa dalam mengekspresikan pemikirannya secara efektif baik lisan maupun tulisan. Siswa yang memiliki keterampilan komuniikasi dengan baik dapat menyampaikan apapun dengan mudah dan diterima orang lain dengan baik. Dengan kemampuan komunikasi yang baik, siswa juga dapat memahami lingkungan atau situasi sekitar dan siapa lawan yang akan diajak berbicara.

Gagasan Penguatan Kompetensi Sosial dan Emosional untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Pembelajaran sosial dan emosional merupakan metode pembelajaran untuk membantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan, karakter, sikap dalam pengendalian emosi.

Peran guru dalam mendorong keterampilan dasar siswa untuk berkomunikasi bisa dilakukan dengan memberi kesempatan kepada mereka untuk mengemukakan pendapat di depan kelas. Selain itu, melatih komunikasi siswa juga bisa dilakukan dengan cara meminta mereka untuk menceritakan pengalaman ataupun mengajukan pertanyaan. Memang, mengembangkan keterampilan berkomunikasi siswa memerlukan waktu dan latihan yang banyak. Kendati begitu, pembiasaan dan teladan dari guru dalam berkomunikasi yang baik akan memudahkan siswa untuk lebih mudah mengembangkan keterampilan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

5. Tanggung Jawab

Menumbuhkan keterampilan dasar berupa tanggung jawab menjadi penting dalam kegiatan pembelajaran. Agar siswa memiliki keterampilan tanggung jawab, guru harus memupuk dan memberikan contoh serta kebiasaaan yang serupa. Contohnya, guru meminta siswa untuk bertanggung jawab pada tugas yang diberikan dengan cara mengerjakan secara serius dan sungguh-sungguh. Sementara di rumah, guru meminta siswa untuk membereskan tempat tidur sendiri sebagai bentuk tanggung jawab sebagai anak di dalam rumah.

Selain itu, ketika menemukan sikap siswa yang melakukan kesalahan, guru jangan ragu menegur agar bisa melatih siswa untuk bertanggung jawab. Meskipun rasa tanggung jawab dipengaruhi pula oleh genetik dan sikap seseorang sejak lahir, tetapi pembiasaan dini untuk memupuk keterampilan ini bisa dilakukan oleh guru dan orang tua.

6. Bekerja Sama

Melatih siswa untuk mampu bekerja sama yang baik perlu sedini mungkin. Belajar bekerja sama dalam tim juga dapat membantu mengasah keterampilan sosial siswa, empati, komunikasi, kesabaran, dan menghormati orang lain.

7. Menjaga Lingkungan Sekitar

Kompetensi dasar yang harus dilatih pada siswa adalah pentingnya menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih. Mengajarkan siswa akan pentingnya kebersihan lingkungan dan mencintai bumi dapat berpengaruh terhadap gaya hidup yang mereka terapkan nantinya. Oleh karena itu, baik guru maupun orang tua perlu menanamkan kebiasaan ramah lingkungan dalam segala hal.

8. Kreativitas

Kompetensi dasar yang perlu dimiliki siswa adalah kreativitas. Meskipun kreativitas telah ada dalam diri setiap anak sejak kecil, namun jika tidak diasah maka potensi kreativitas tidak bisa muncul secara maksimal. Oleh karena itu, guru perlu melakukan identifikasi kreativitas yang dimiliki setiap anak dan mendukung penyaluran kreativitas tersebut ke arah yang bermanfaat. Dengan kata lain, siswa dilatih untuk mengembangkan potensi dan minatnya secara bebas dengan pemikiran dan imajinasinya agar mereka berani berkreasi mengeksplorasi diri.

9. Beradaptasi

Siswa yang tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan memiliki kecenderungan untuk bersikap negatif. Oleh karena itu, guru harus melatih keterampilan siswa untuk beradaptasi dengan baik sehingga bisa merespon dengan cepat atas perubahan yang terjadi.

10. Rasa Percaya Diri

Kepercayaan diri merupakan kemampuan dasar yang diperlukan oleh siswa bahkan hingga mereka dewasa. Menanamkan rasa percaya diri sejak dini dapat membantu siswa untuk berprestasi lebih baik.

Keterampilan dasar yang dimiliki siswa perlu dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di masa kini. Misalnya, pada abad ke-21 terdapat 16 keterampilan yang diperlukan dengan tiga kategori di dalamnya berupa literasi dasar, kompetensi, dan kualitas karakter.

1. Literasi Dasar

Literasi dasar ialah keterampilan siswa dalam membangun kompetensi serta kualitas karakter diri yang lebih maju. Literasi dasar memuat tentang kemampuan baca tulis, saintifik, teknologi informasi komunikasi, literasi keuangan, dan lintas budaya.

2. Kompetensi

Kompetensi menggambarkan bagaimana siswa mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang kompleks. Terdapat empat kompetensi yang diperlukan di abad ke-21 yaitu keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Guru dapat mengasah keterampilan yang dibutuhkan siswa tersebut dalam proses pembelajaran yang menyenangkan.

7 Tips Pembentukan Karakter Siswa Setelah Asesmen Awal
Asesmen awal adalah evaluasi yang dilakukan pada awal pembelajaran untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan karakteristik siswa sebelum pembelajaran dimulai

3. Kualitas Karakter

Pada abad ke-21 ini, selain kemampuan literasi dan kemampuan kompetensi, siswa dituntut memiliki karakter yang kuat dalam mengahadapi tantangan global. Kualitas karakter memberikan gambaran tentang bagaimana siswa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi. Terdapat enam karakter yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi lingkungan yang terus mengalami perubahan. Karakter itu seperti keterampilan rasa ingin tahu, inisiatif, ketekunan, beradaptasi, kepemimpinan (leadership), dan keterampilan sosial budaya.

Pengetahuan menjadi tombak utama dan perlu diiringi dengan keterampilan dasar. Oleh karena itu, guru perlu mengasah keterampilan dasar siswa melalui pembiasaan diri untuk memenuhi beragam kebutuhan yang didasari oleh pengetahuan.